Kisah Mario Iroth “Wheel Story ” keliling Bali sebagai pemanasan turing

WS1

Bagi peturing sejati seperti Mario Iroth bukan berarti turing hanya sekali saja, namun ia masih punya rencana besar akan menjelajah Indonesia bagian Timur pada tahun 2014. Untuk itu, iapun melakukan rangkaian turing pemanasan sekaligus mencoba-coba teknik pengambilan foto sambil turing. Nih.. kita simak kisahnya yang dilakukan Mario pada bulan Oktober yang lalu.

Cakrawala telah mengangkasa membuka lembah dan gunung, musik dari suara gema burung berkicau, pagi yang indah seperti hari-hari biasanya. Ini pulau Dewata, pulau seribu Pura, Bali – Indonesia, surga dunia yang tak akan lenyap.

Ok, saya sudah siap menyetuh cakrawala itu, langit terlihat indah dari Kuta pagi ini. Kawasaki KLX 150 S tahun 2010 yang baru saja selesai touring adventure keliling Asia Tenggara akan menemani saya membawa kenikmatan berkendara di pulau dewata Bali. Memang saya dan si Dark Chocolato (Julukan KLX hitam saya) sudah sering bermain bersama keliling Bali, ini karena saya domisili di Kuta Bali namun hari ini hari minggu dan kami akan bernostalgia bersama.

Keluar dari Denpasar yang ramai lalu beranjak menuju utara melewati pedesaan Kabupaten Badung, lewati lembah yang hijau serasa membawa kembali perjalanan bersejarah saya waktu melewati daratan tinggi Laos, Hmm sungguh suguhan yang luar biasa saya nikmati dengan lambat dan damai. Memang ada jalan raya yang lebar menuju Bedugul namun saya memilih jalanan sempit lewati desa-desa bagian Timur hingga bisa menyatu kembali dengan jalan raya itu di ujung nanti.

Sungguh sangat kental budaya Bali khususnya umat Hindu beraktivitas di jalan sempit ini ketimbang lewat jalan raya. Gunung yang tampak rapi itu nantinya saya dan si Dark Chocolato akan gapai juga, disana Danau jernih dan udara bersih menunggu, ya danau Beratan 1 dari 4 danau yang ada di Bali dan terkenalnya karena terdapat Pura Ulundanu yang merupakan Pura penting bagi umat Hindu dan juga menjadi ikon uang kertas pecahan Rp 50.000 nampak pemandangan Pura Ulundanu di Danau Beratan Bedugul ini, mengingatkan saya dengan danau Toba yang tak kalah hebatnya begitu Indah di Sumatra waktu saya riding keliling Asia Tenggara saya mampir sana.

Matahari mulai pada puncaknya, saya lantas memacu partner saya menuju Bali bagian utara, lebih gersang dan panas. Teringat sejenak akan Kamboja, negara ke 5 yang saya lalui waktu adventure awal tahun ini. Panas yang hampir serupa diserai area gersang menambah adrenalin saya untuk membrutal dengan KLX ini, hebatnya motor dual purpose berada di gravel dengan sigap dia menerima tantangan saya, menukik dan mendaki gundukan bukit-bukit kecil sisa lava dari Gunung Agung gunung tertinggi di Bali terletak di Bali Timur yang meletus terakhir sekitar tahun 1960’an.

Terlihat garis horisontal membentang luas tercium aroma laut yang keras. Saya bukan lagi berada diatas daratan tinggi Bali, saya sekarang di Tulamben salah satu spot diving yang terkenal karena aneka ragam hayati yang ada di dalam sana. Matahari mulai berpindah ke Barat, menuntun saya kembali pulang ke Kuta dengan membawa sejuta kenangan seru adventure bersama Dark Chocolato di Pulau Bali serasa kami masih berada dalam petualangan seru Wheel Story yang keliling 7 negara Asia Tenggara selama 105 hari menempuh lebih dari 20.000 Km, dan saat ini saya berterima kasih kepada KLX yang setia menemani saya.

Terima kasih telah membaca cerita petualangan saya setelah melakukan touring keliling Asia Tenggara saya masih sempatkan jalan-jalan sekitar Bali mencari tempat untuk mengingat kembali masa-masa itu yang tak kalah indahnya dengan alam di Indonesia khususnya di Bali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *