Mio M3 125 ganti ban Michelin M45 bergaya Dual Purpose

 

IMG_7654

Selagi musim hujan, akibatnya jalan sering becek, banyak genangan air, hingga banyak jalan yang rusak, maka motor skutik M3 125 milik Motobikerz.com untuk sementara ini mengganti ban dengan model Duel Purpose, dan terpilih ban belakang merek Michelin tipe M45 ukuran 110/80-14 (code 057410) seharga Rp. 360,000.-.

Hanya saja, Michelin tak memiliki ban depan dengan model yang sama dan Motobikerz memilih ban Michelin M29S ukuran 80/90-14 (code 473699) dengan harga Rp. 245.000,-. Sementara soal harga, ternyata harganya masih sama dengan tabel harga ban Michelin per Juni 2014 (artikel ini).

Ulasan tentang kelebihan dan kekurangan ban Michelin tersebut akan ditulis pada artikel berikutnya sementara pada saat ini motor sedang dipakai wara-wiri dulu. Sabar ya.

Oh ya.. pemasangan ban Michelin tersebut dilakukan pada hari Sabtu, 7/2/15 di Bursa Ban Motor (BBM) Jl. Jagakarsa Raya No. 76 Jakarta Selatan Hp. 082113992726. Ada yang minat silahkan datang kesana.

 

9 thoughts on “Mio M3 125 ganti ban Michelin M45 bergaya Dual Purpose

  1. hmm
    persis sama kayak di bit bini ane…n
    kurang mantap buat mereng2
    karena kembangannya
    tapi buat ngelibas jalan berbatu kerikil
    okelah,,,

  2. noise kid says:

    Ban belakang sebesar itu Gak mentok ama box plastik item yg nyambung ama filter itu om?
    Krn m3 basicnya kan mirip kayak soul gt125…
    Saya punya soul gt 125 mau pasang ban sebesar itu takut kena plastiknya..
    Jd Penasaran… Trims 🙂

  3. noise kid says:

    Tanya om… itu ban belakang sebesar itu gak mepet kena box plastik item yg nyampung ama filter itu? Penasaran… Soalnya saya punya soul gt 125…
    Trims…

  4. Ane pake di vario 150 belakang pake michelin m45 depan pake swallow sb 117 selama 6bln ini, buat miring tipis-tipis masih okelah tapi buat yg suka cornering yah jangan pake itu toh, untuk jalan basah dan berair dan kerikil michelin m45 di ane kasih jempol lah blum pernah slip untuk jarak pengereman sempit,

  5. Sebagian besar artikel modifikasi Honda Spacy agar tidak mentok tanggul jalan kok masih referensi lama yah atau mungkin hanya copas yah.
    .
    Contoh :
    1. pake shock Vario 125, ini trik tetap dipakai meski di beberapa forum diskusi ada beberapa keluhan tentang pemakaian shock Vario 125 (masih mentok, kurang stabil, cepat rusak, dll), tapi tetap dipertimbangkan bisa dipakai.
    2. Ban asli belakang 90/90-14 dipindah jadi ban depan, trik ini ini masih dipakai.
    2. mesti ganti ban belakang ukuran 100/90-14, lah ukuran ini kan sudah jarang dijual produsen. mestinya diupdate jadi 100/80-14 atau 110/80-14 atau 120/17-14 yg masih banyak merk ban menjual ukuran segitu.
    3. ukuran ban tidak ikut diterangkan cara menghitungnya.
    4. Mengganti ukuran ban depan dan belakang menjadi lebih lebar, kemungkinan konsumsi bahan bakar menjadi agak boros karena tapak ban lebih lebar + ban lebih berat (meski di beberapa forum bilang hanya berkurang sedikit)
    .
    neh cara ngukur angka di ban motor Honda Spacy (ring Velg 14″) dan motor lain :
    ukuran asli ban depan Honda Spacy 80/90-14 berarti lebar ban 80 mm atau 8 cm, tinggi ban dari bibir velg 80 X 90 % = 72 mm atau 7,2 cm.
    ukuran asli ban belakang Honda Spacy 90/90-14 berarti lebar ban 90 mm atau 9 cm, tinggi ban dari bibir velg 90 X 90% = 81 mm atau 8,1 cm.
    jadi angka kedua itu menunjukkan persentase dari angka pertama untuk tinggi ban, bukan langsung menunjukkan angka ukuran tinggi ban.
    .
    beberapa forum menganjurkan ban belakang diganti ukuran 100/80-14 (lebar ban 10 cm, tinggi ban 8 cm), tapi saya lebih suka kondisi lebih tinggi mengingat ban belakang asli Spacy tingginya 8,1 cm yg pindah menjadi ban depan sehingga ban belakang pengganti seharusnya lebih tinggi dari ban depan (8,4 cm atau 8,8 cm atau 9,6 cm).
    .
    Dengan kondisi shock masih asli 300 mm Spacy, maka ban belakang pindah ke depan dng tinggi 8,1 cm, lalu ban belakang mungkin bisa pakai ukuran maksimal 110/80-14 atau 120/80-14 yg berarti 110 X 80% = 88 mm atau 8,8 cm atau 120 X 80% = 96 mm atau 9,6 cm.
    jadi ukuran ban depan berubah dari tinggi 7,2 cm menjadi 8,1 cm (ban asli belakang pindah ke depan).
    dan ukuran ban belakang berubah dari tinggi 8,1 cm menjadi 8,8 cm atau 9,6 cm.
    secara teori, perubahan tinggi jok belakang tidak terlalu terlihat jika berubah dari 8,1 cm menjadi 8,8 cm. Baru terlihat berubah tinggi jika tinggi ban belakang 8,1 cm menjadi 9,6 cm.
    secara teori juga, ukuran maksimal ban belakang 120/80-14 karena perbedaan lebar ban dari 9 cm menjadi 12 cm = 3 cm (dibagi dua menjadi 1,5 cm sisi kiri dan kanan ban), dan masih ada celah 2 cm di sisi kiri ban sebelum mentok ke plastik body Spacy (mungkin Cover PGM-F1 Honda).
    Kalo ukuran 130/70-14 kemungkinan terlalu mepet bahkan menempel dng cover plastik Spacy.
    .
    Finally, tergantung budget pengguna, jika banyak money ya ganti kedua ban depan belakangnya dengan spec yg lebih tinggi dan merk yg berkualitas, tapi jika budget mepet dan sejak awal motor baru dibeli, ya ban belakang jadi ban depan dan ban belakang beli ukuran minimal 100/80-14 atau 110/80-14 atau 120/80-14.
    Diusahakan beli merk lain seperti Michelin, Swallow, Zeneos / IRC (Gajah Tunggal), Corsa, dll. Sebisa mungkin hindari merk asli bawaan motor yg terkenal di beberapa forum sebagai ban tahu (akibat mudah tertusuk paku bahkan hanya paku payung dan mudah habis kembang bannya, hihihi)
    .
    thanx 🙂

  6. Mau tnya, itu velg std apa udh ganti ??

Your comment: