Jajal trek Sembalun di Kaki Gunung Rinjani, Lombok

IMG_0951_exposure

Melanjutkan artikel ini, Motobikerz.com masih terus jalani riding bersama rombongan moge IWBW 2015 pada Jumat, 15/5/15 ke arah Sembalun Lombok Timur. Setelah berpose di salah satu sudut tikungan di Pantai Senggigi, rombongan bergerak kaki Gunung Rinjani, dan selanjutnya berakhir di Kota Mataram.

Kalau melihat Google Map, jalur yang ditempuh Motobikerz.com bersama rombongan biker moge IWBW sebenarnya jalurnya memutar Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat dengan jarak 230 Km. Saat itu rombongan moge IWBW yang mendapat pengawalan dari petugas Kepolisian Polda NTB sempat melakukan sholat Jumat di sebuah desa dan makan siang di Restoran Carpio di Jl. Raya Lenek (Aikmel), Lombok – Mataram.

JalurTrekRinjani

Setelah Pantai Senggigi, selanjutnya rombongan mengarah ke Bayan, kemudian Sembalun yang berada di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) yang terkenal memiliki lokasi indah bernama Puncak Pusuk. Di Sembalun ada dua desa yang cukup terkenal, yaitu Sembalun Bumbung dan Sembalun Lawang dengan pemandangan alam bukit hijau yang luar biasa indahnya.

Untuk kesana masbro harus mempersiapkan diri dengan tikungan-tikungan tajam pasalnya memasuki Sembalun luas jalan mulai menyempit dan menanjak, bahkan sekali-kali menghadapi tanjakan tajam sambil menikung huruf U dengan resiko motor terjatuh jika salah oper gigi (motor kopling). Disini udaranya terasa sejuk mendekati dingin, dengan pemandangan yang dihiasi dengan perbukitan hijau dan perkebunan tembakau.

Bagi yang ingin menginap di Sembalun ada beberapa penginapan, dan penginapan ini disediakan sebenarnya untuk para pendaki Gunung Rinjani, atau untuk para pengedara sepeda (mount bikecycle). Pada saat itu Motobikerz.com tidak mengiinap di Sembalun tetapi terus tancap gas ke Kota Mataram.

Usai menikmati kawasan Sembalun, serta beristirahat di Puncak Pusuk dengan udara sejuk namun sedikit terganggu dengan kehadiran binatang kera, selanjutnya Motobikerz.com bersama rombongan moge IWBW kembali bergerak menuruni bukit yang cukup terjal dengan pemandangan hutan yang lumayan lebat dan sepi. Saat itu ada kabut tipis menyelemuti kawasan hutan tersebut.

Motobikerz yang lebih suka riding sendirian kembali jaga jarak dari rombongan moge IWBW sambil berusaha mencari lokasi foto yang dianggap menarik, dan tak lama kemudian melintasi desa Suea dengan lalu-lintas yang cukup ramai. Seterusnya Motobikerz bergerak ke arah Aikmel untuk bergabung makan siang dengan rombongan moge IWBW di restoran besar Carpio di Jl. Raya Lenek Km. 51 (Aikmel).

Setelah makan siang, sekitar pukul 14.00 rombongan IWBW 2015 kembali bergerak ke Kota Mataram NTB, namun sebelumnya lebih dulu isi bensin di SPBU Pertamina di Jl. Raya Aikmel yang hanya berjarak 100 meter dari restoran Carpio tersebut.

Disini Motobikerz lagi-lagi memisahkan diri dari rombongan moge IWBW 2015 karena bensin motor Inazuma GW250 yang dikendarai Motobikerz memang masih penuh. Akhirnya Motobikerz ngacir riding sendirian menikmati Solo Touring ke Kota Mataram.

Memasuki jalan antara Masbagiq, Terara, Mantang, Narmada dan finish di Mataram kondisi jalan sangat ramai, karena ini adalah jalan utama lalu-lintas antara Lombok – Sumbawa atau mengubungkan Kabupaten Lombok Timur dengan Kota Mataram NTB.

VIDEO

Solo Touring Jawa Bali Lombok 9-19 May 2015 supported by:

  • Lubricant by Pertamina Enduro Racing 4T
  • Tire by Michelin Pilot Road 4 (Michelin)
  • Gear & apparels riding by Respiro Ridingware

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *