Pertama Kali Melintas, Sepeda Motor Lewat Jalan Tol Bali Mandara

20150516_180222

Inilah satu-satunya pelang resmi untuk “Sepeda Motor Masuk Tol”. Biasanya sepeda motor berhadapan dengan pelang “Dilarang Masuk Tol” tapi yang satu ini lain, dan hanya ditemukan di Pulau Dewata, yaitu Tol Bali Mandara yang telah dikerjakan selama kurang lebih 14 bulan, siang – malam.

Motobikerz.com mendapat kesempatan melewati jalan Tol Bali Mandara dengan motor sendiri, yaitu Suzuki Inazuma GW250 yang dibawa riding ke Bali dalam rangka menjalani  “Solo Touring Jawa-Bali-Lombok” pada 9-19 Mei 2015 yang lalu. Kehadiran Motobikerz disana tepatnya pada Sabtu, 16 Mei 2015 saat tiba di Bali usai mengakhiri kegiatan turing di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Hari itu, Motobikerz.com mengendarai Inazuma dari arah Pelabuhan Padang Bai, Bali dan bermaksud mengambil waktu sunset (matahari terbenam) di Pantai Pandawa yang berjarak 70 Km dengan hitungan waktu sekitar 1.5 jam. Namun diperjalanan faktanya tidak demikian, tiba-tiba Motobikerz tersentak dengan sebuah perempatan Jl. By Pass I Gusti Ngurah Rai, yaitu ke kanan adalah Jl. Dipenogoro Pesanggaran yang bisa terus ke pusat kota Denpasar, sedangkan kekiri tujuannya adalah Nusa Dua via Tol Bali Mandara.

Melihat petunjuk kekiri ada jalan Tol Bali Mandara, maka motor bermesin 250cc ini langsung dibelokkan pasalnya Motobikerz ingin melihat dari dekat jembatan baru tersebut karena sebelumnya hanya melihat dari atas pesawat terbang. Dan setelah berkendara sekitar 500 meter dari perempatan By Pas I Gusti Ngurai Rai terbaca sebuah petunjuk warna hijau dengan jelas “Sepeda Motor Lewat Jalan Tol” dengan arah ke Nusa Dua atau Bandara Internatioanl Ngurah Rai Bali.

20150516_180410

Setahu Motobikerz, jembatan Tol Bali Mandara ini dibangun  untuk menghubungkan segitiga emas (Triangle Connection) Bali, yakni Bandara Ngurah Rai, Pelabuhan Benoa dan kawasan wisata Nusa Dua. Sebelumnya jalur menuju Nusa Dua tumplek blek di By Pass I Gusti Ngurah Rai. Kini, segitiga emas itu sudah terhubung dan arus wisatawan dari Bandara Ngurah Rai menuju sudut-sudut Bali menjadi lebih lancar.

Karena pengalaman pertama melihat dari dekat serta merasakan mulusnya Tol Bali Mandara, tentu saja Motobikerz sering berhneti disana untuk berfoto. Awalnya Motobikerz keterusan hingga pelabuhan nelayan Benoa dan membayar ongkos Rp. 2.000.  Setelah bertanya, selanjutnya perjalanan mengarah ke jembatan Tol Bali Mandara dengan tujuan ke Nusa Dua, dan harus membayar tiket masuk Rp. 4.000,-.

Dari sini, barulah sepeda motor berada di jembatan Tol Bali Mandara tersebut dan untuk sepeda motor ada jalur khusus dengan lebar 2 meter. Meskipun ada jalur khusus sebenarnya motor dapat dipacu hingga 60 Km/jam, tapi saat itu Motobikerz benar-benar menikmati perjalanan solo riding di jembatan Tol Bali Mandara.

Kapan lagi kesini bawa motor sendiri? Oh nikmatnya sambil melihat lautan disebelah kiri, dan matahari terbenam pada sisi kanan. Warna langit sudah mulai merah menuju gelap, lampu-lampu dikejauhan cukup mempesona, dan akhirnya motor Inazuma warna merah ini berhenti dulu untuk berfoto. Lagi asyiknya berfoto, tiba-tiba sebuah mobil double cabin petugas Tol Bali Mandara datang menghampiri serta menanyakan keberadaan Mootobikerz disana. Sebenarnya sepeda motor maupun mobil dilarang berhenti disepanjang tol tersebut.

20150516_181809

Singkat cerita, membuat dokumentasi pemandangan alam di sekitar jemabatan Tol Bali Mandara ini sudah selesai, dan rekan-rekan masbro dapat melihat hasil fotonya di halaman ini juga.

Kemudian Motobikerz kembali duduk diatas motor untuk segera bergerak, motor dijalankan tetap dalam kecepatan rendah. Tiba disebuah kolong ada papan petunjuk, kalau ke arah kiri tujuannya Nusa Dua, dan arah kekanan tujuannya Bandara Ngurah Rai. Akhirnya dipotuskan Motobikerz ke arah kanan, menuju Bandara Ngurah Rai karena hari memang sudah gelap dan seterusnya perjalanan ke Jl. Imam Bonjol Denpasar untuk menginap di rumah family.

Menurut literatur, sebelum diresmikan, Jalan Tol Bali Mandara yang merupakan pekerjaan konstruksi tercepat, terkuat dan terindah yang pernah dibuat oleh putra terbaik bangsa ini, Muncul banyak nama untuk jalan tol Bali, ada nama I Wayan Lotring (mahaguru tari dan tabuh Bali), I Gusti Ngurah Rai, I Gusti Patih Jelantik, I Gusti Nyoman Lempad (pelukis tersohor Bali abad 20) bahkan Soekarno-Hatta. Namun akhirnya, satu nama yakni Bali Mandara (Maju, Aman,  Damai dan Sejahtera) yang menjadi pilihan.

Pada hari Senin, 23 September 2013, Jalan Tol Bali Mandara yang membentang sepanjang 12,7 km diatas laut, serta menghubungkan antara Nusa Dua, Ngurah Rai  dan Benoa diresmikan oleh Pemerintah Indonesia. Puji syukur Motobikerz pun sudah melintas dan menikmati hasil dari pada karya putra-putri bangsa Indonesia ini. Terima kasih Indonesia.

Solo Touring Jawa Bali Lombok 9-19 May 2015 supported by:

  • Lubricant by Pertamina Enduro Racing 4T
  • Tire by Michelin Pilot Road 4 (Michelin)
  • Gear & apparels riding by Respiro Ridingware

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *