Michelin Coaching Clinic, ajak klub dan komunitas moge

20150602_124427

PT Michelin Indonesia (MICHELIN) bersama dengan sejumlah komunitas pecinta motor berkapasitas 250cc, hari ini menggelar coaching clinic dan latihan bersama di Sirkuit Sentul, Bogor. Kegiatan yang melibatkan ratusan bikers dari komunitas motor di wilayah Jakarta tersebut dipandu oleh Setyawan Ari Wibowo, seorang instruktur balap profesional dari Wahana Dunia Motor Racing Team.

Dalam kegiatan coaching clinic dan latihan bersama di sirkuit Sentul, para anggota komunitas diberikan kesempatan untuk mempraktekkan teori yang mereka dapat, seperti misalnya bagaimana posisi tubuh saat berkendara, teknik pengereman, dan pengenalan terhadap trek balap. Setiap bikers berkesempatan untuk menjajal kemampuannya di sirkuit balap sepanjang 4,12 kilometer itu selama 3 – 5 putaran.

Country Head of Sales & Marketing 2Wheels Division PT Michelin Indonesia, Bayu Surya Pamugar Sugeng mengatakan, MICHELIN sangat senang menerima undangan dari para komunitas bikers untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan mengenai berbagai aspek terkait keamanan berkendara (Safety Riding). MICHELIN selalu terbuka untuk dapat membantu dan bekerjasama dengan komunitas bikers dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keamanan dan keselamatan berkendara.

“Kami berharap kegiatan seperti di sirkuit Sentul hari ini dapat menjadi bagian dari kampanye road safety bagi masyarakat yang lebih luas. MICHELIN memiliki komitmen yang sama dengan  komunitas bikers untuk selalu meningkatkan kesadaran masyarakat terkait safety di jalan raya,” jelas Bayu di Sentul, Bogor, Selasa (2/6).

Ketua Umum Street Fighter 313, Jimmi Thomas mengatakan kerjasama komunitas bikers dan MICHELIN merupakan bagian dari edukasi yang diberikan komunitas kepada para bikers yang menjadi anggotanya. Dengan memahami teori berkendara yang benar dan langsung mempraktikkannya di sirkuit, para bikers diharapkan semakin memahami pentingnya aspek safety dalam berkendara.

“Aspek paling penting dalam berkendara adalah keamanan dan keselamatan. Dengan mendapatkan pemahaman mengenai safety riding, para anggota komunitas motor dapat menyalurkan hobi dan bakatnya tanpa harus takut celaka ataupun mencelakai orang lain pada saat berkendara di jalan raya.”

Ketua Umum Yamaha R25 Owner Indonesia (YROI) yang akrab disapa Bro Murray menambahkan; “Sebagai bagian dari penggemar motor, kami mendukung berbagai upaya yang dilakukan MICHELIN untuk terus mengkampanyekanroad safety di Indonesia. Inisiatif dan komitmen MICHELIN dalam kampanye road safety akan mengurangi dampak kecelakaan di jalan raya,” jelas Bro Murray.

Seiring dengan bertumbuhnya masyarakat kelas menengah yang mendorong menguatnya daya beli,  peningkatan daya beli, penjualan motor sport melesat tajam. Bahkan saat ini angkanya sudah mulai mendekati penjualan kendaraan roda dua tipe bebek. Merujuk pada data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), total penjualan wholesales sepeda motor pada Januari-Februari 2015 mencapai 1,084 juta unit.

Dari jumlah tersebut, segmen bebek terjual 149.693 unit atau menguasai pangsa sebesar 13,8%. Segmen skuter matik (skutik) penjualannya tercatat mencapai 786.084 unit atau setara 72,49%. Sedangkan segmen sport 148.563 unit atau berkontribusi sekitar 13,7%.

“Meningkatnya populasi pengendara motor sport ini tentunya harus diiringi dengan edukasi terhadap cara berkendara yang tepat, sehingga risiko berkendara dapat diminimalisir,” ujar Bayu.

Your comment: