Review Produk RESPIRO melalui Touring Jawa – Bali – Lombok

20150518_081138

Sebelumnya terima kasih kepada PT Sinergi Ventura Pratama sebagai produsen merek RESPIRO yang sudah mendukung “Solo Touring Jawa – Bali – Lombok” yang dijalani Motobikerz.com pada 9 – 19 Mei 2015 lalu. Melalui Bro Tedy Suryadi, Marketing Communication & Community Development Respiro, Motobikerz mendapatkan produk RESPIRO yang perlu diuji selama touring 11 hari tersebut.

Produk-produk RESPIRO yang dianggap paling penting oleh Motobikerz selama menjajal trek Jawa – Bali – Lombok tersebut, yaitu Jaket Journey R3.1, Celana Jeans Riding Pant V-Iper Slim Fit, Base Layer, Base Layer Long Pant, Tank Bag Journey, dan Tas Duffle Tourmaster 40 liter. Klik link dari masing-masing produk tersebut agar pembaca dapat melihat sendiri detail produk dan harga dari masing-masing produk tersebut.

Jaket RESPIRO Journey R3.1

20150510_133430

Tawangmangu, Jawa Tengah

Dengan ukuran XL terasa sudah sangat pas dikenakan pada badan Motobikerz dengan tiinggi badan 176 cm. kg. Untung saja perut tidak begitu buncit sehingga sangat pas diseluruh bagian tubuh. Panjang lengan juga sangat pas sehingga pantas dikenakan Motobikerz untuk menemani turing sejauh 3.250 km. Selain ngepas dibadan, tak lupa strap warna hitam yang ada dipinggang ditarik kencang agar lebih fit lagi dibodi,

Ketika dipakai turing selama 11 hari, Motobikerz tidak pernah membuka resletting lubang udara yang tersedia, padahal perjalanan yang ditempuh pada siang hari, terik mataharinya sangat menyengat. Disinilah kelebihan dari jaket ini, yaitu tetap nyaman pada udara panas.

Bagaimana dengan hujan? Apakah tembus? Motobikerz juga pernah berhadapan dengan hujan di trek Karanganyar – Tawamangu (Jateng), trek sebelum Piket Nol Jembatan Gladak Perak (Jatim), dan trek sebelum Jember (Jatim). Menembus intensitas hujan ringan maupun sedang masih aman alias tidak tembus. Satu kali diguyur hujan lebat, Motobikerz memilih berteduh sejenak, pasalnya demi keamanan dan kesemalatan berkendara.

Jaket ini tidak pernah dicuci. Jadi Motobikerz benar-benar menguji selama 11 hari, dengan rata-rata waktu berkendara antara pukul 08.00 hingga 21.00 WIB. Apakah kotor? Ya tentu saja kotor, tapi kotor debunya tidak parah-parah banget, tidak membuat warna jaket jadi hitam, buktinya Motobikerz masih saja terus berfoto sambil mengenakan jaket ini.

Oh ya, selama mengenakan jaket ini, Motobikerz tidak menemukan keluhan apapun, termasuk dibagian resletting. Beruntung jaket ini sudah pakai YKK Zipper, maka jaket ini sangat mudah dipasang atau dibuka. Yang perlu diingat, touring jauh membutuhkan kualitas jaket maupun zippernya yang handal, dan ini terbukti pada Jaket RESPIRO R3.1.

Kesimpulan Motobikerz yang tetap mengenakan jaket yang sama, terbukti bahwa jaket RESIRO R3.1 ini adalah benar-benar sebagai jaket touring jarak jauh, selain memberikan kenyamanan, juga mampu menaikkan rasa percaya diri berkendara untuk terus melaju.

Fitu-fitur yang ada pada jaket ini antara lain Windproof Jacket, Soft Touch Polyester Mesh for Lining & Pocketing, memiliki Respiro Reflective 3M pada logo yang tidak besar, 3M Reflective Piping Reflector for Visibility in Night Time, CE Protector EN 1621-1, YKK Reverse Zipper, Inside Pocket System, 2 Side Front Pocket With Zipper, Adjustable Air Input, Air Output (Exhaust).

Jeans Riding Pant V-Iper Slim Fit

20150514_084949

Menuju ke Desa Wakan, Kec. Jerowaru Lombok Timur

Motobikerz juga menguji produk ini selama touring Jawa Bali Lombok, namun baru dipakai sejak tiba di Bali kemudian lanjut ke Lombok, dan terus dipakai setiap harinya pada perjalanan kembali ke Jakarta. Total pemakaian celana ini selama 7 hari tanpa dicuci sekalipun.

Hanya debu tipis yang membuat celana ini jadi kusam, tetapi ini tidak menurunkan semangat Motobikerz. Keunggulan dari jeans RESPIRO Riding Pant V-Iper karena memang didesain untuk para biker butuh sepasang knee protector (built in) dibagian lutut. Dengan adanya fitur knee protector ini, maka Motobikerz semakin merasa aman berkendara dan tidak lagi repot-repot.

Rasa aman dan nyaman berkendara terpenuhi dengan mengenakan celana jeans ini, dan Motobikerz selalu pasang aksi dan bergaya saat di foto. Pasalnya, model celana jeans nya keren yaitu model slim fit berbahan Stretch Denim Fabric. Inipun membuat Motobikerz semakin percaya diri berkendara solo touring Jawa Bali Lombok, dan rasanya ingin menjelajah nusantara lebih jauh lagi, seperti ke Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi.

Base Layer

Base LayerSepasang base layer RESPIRO, yaitu base layer atas dan base layar bawah (celana) juga turut melengkapi perjalanan Motobikerz. Untuk base layer atas, kebetulan Motobikerz membawa dua, sedangkan base layer celana panjang hanya satu. Apa gunanya memakai base layer selama turing?

Perlu diketahui bahwa base layer ini adalah salah satu teknologi pakaian olahraga yang didesain untuk mereka yang sering berkeringat karena berolahraga. Fungsi utamanya adalah untuk membuat nyaman pemakainya dari kucuran keringat pada tubuh, yang kemudian keringat yang menyerap pada base layer cepat kering.

Nah, dengan base layer ini, Motobikerz merasakan sendiri fungsinya bagaimana tubuh yang tadinya berkeringat kemudian menjadi cepat adem, karena bahannya yang cepat kering terbuat dari material sintetis. Inilah yang membuat Motobikerz semakin nyaman berkendarara, dan terus melaju dari kota ke kekota berikutnya.

Base layer celana, bisa dibilang dipakai setiap hari selama 11 hari perjalanan. Namun Motobikerz punya kebiasaan, yaitu hampir setiap malam mencuci base layer celana khususnya dibagian kelamin dan pantat. Hal ini semata-mata untuk kebersihan dan kesehatan demi menghindari jamuran kulit. Karena bahannya yang mudah kering, maka proses pengeringannya hanya butuh waktu 2 jam. Jadi bisa ditinggal tidur asalkan digantung.

Tank Bag dan Duffle Bag

20150518_085822

Padang Rumput Savana, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur

Sebagai biker atau mereka yang suka turing sudah tau apa fungsinya sebuah tank bag, yaitu tas khusus yang diletakkan diatas tangki bensin, khususnya dipakai pada motor sport naked bike.

Motobikerz selalu menggunakan tank bag saat jalankan turing, dan apa saja isinya? Isinya adalah barang-barang penting yang sering diperlukan saat perjalanan turing. Selain itu dengan adanya tank bag maka kita bisa mengambilnya sementara duduk dimotor, sekalipun saat berkendara (jalan pelan dan aman tentunya).

Motobikerz biasanya mengisi tank bag tersebut dengan peralatan smartphone, power bank, dompet, peta/rute perjalanan, buku catatan, alat tulis, botol minuman, makanan kecil, handuk kecil, tissue basah, chamois, obat-obatan, air minum, action cam dan kamera DLSR. Lumayan banyak, tetapi butuh satu tempat yang mudah diakses. Tank bag Ini diperlukan hanya demi kemudahan dan effisiensi waktu selama jalankan turing.

RESPIRO Journey, adalah produk tank bag yang dipakai Motobikerz selama 11 hari menjalani touring Jawa – Bali – Lombok. Jelas tank bag ini sangat membantu, karena ukurannya yang besar dan bisa memuat banyak barang penting. Sangat pas ditaruh di motor Inazuma yang punya bodi semok. Bahkan jika mau muat barang lebih banyak lagi, tank bag RESPIRO Journey masih bisa di  exspand (expandable), tapi dari pengalaman Motobikerz ukuran standardnya sudah cukup.

Keunggulan RESPIRO Journey adalah ukuran yang besar, serta desainnya cocok untuk Motobikerz. Satu pengalaman menarik, yaitu saat bayar tiket masuk di pelabuhan, dan tiket tersebut harus diserahkan lagi pada petugas kedua sesaat mau masuk kapal ferry. Untung saja, tank RESPIRO ini memiliki kantung/slot karcis yang memudahkan Motobikerz menyimpan dan mengambil tiketnya lagi.

Pada bagian cover plastik dibagian atas tank bag, ukurannya cukup besar. Disana Motobikerz bisa melihat dengan jelas urutan daftar kota yang menjadi tujuan serta jarak KM yang ditempuh. Daftar urutan kota memang sudah disiapkan yang sesuai dengan agenda perjalanan. Ketika lagi riding malam hari di Denpasar, smartphone diletakkan di dalam cover plastik pasalnya alat GPS dinyalakan untuk mengarahkan Motobikerz berkendara ke tempat tujuan. Dengan adanya tank bag ini jelas sangat membantu.

Kelemahan tank bag RESPIRO Journey adalah tidak menggunakan magnet locking, pasalnya kekuatan 3M locking velcro tidak cukup kuat mengikuti perjalanan Motobikerz selama 11 hari. Stiker 3M velcro cepat lepas, karena tank bag Motobikerz sering diangkat/dlepas dari posisinya pada saat isi bensin, parkir didek kapal, istirahat makan siang, makan malam, dan saat menginap. Karena tank bag ini sering sekali diangkat, maka sebaiknya menggunakan magnet untuk locking-nya.

Sementara itu Duffle Bag RESPIRO 40 liter digunakan saat pulang dari Lombok. Pasalnya sejak pulang dari Lombok dan Bali ternyata ada banyak barang tambahan berupa oleh-oleh makanan kering, souvenir dan baju kotor. Mau tak mau Duffle Bag ini dipakai dan ditempatkan di bagian jok belakang. Bagi Motobikerz, fungsi Duffle Bag hanya sebagai tas cadangan, yang sifatnya sebagai pilihan (optional) yang juga bisa berfungsi sebagai tas traveling.

 

3 thoughts on “Review Produk RESPIRO melalui Touring Jawa – Bali – Lombok

  1. andhi2010 says:

    Klo jaket, saya masih sangsi ttg warna.
    Belajar dari pengalaman.
    Ga lucu kan 1 tahun belang2.

  2. sy pemakai respiro journey juga om, yg ingin sya tanyakan apakah om SL juga merasakan angin yang tembus melalui reseleting ventilasi di lengan? makasih

    • Bro Mafud.. dari pengalaman saya turing kemarin tidak merasakan ada angin yg tembus melalui reseleting ventilasi di lengan. Soalnya selama jaket dipakai, ventilasi angin ngga pernah dibuka.

Your comment: