GO-JEK wajib ikut pelatihan Safety Riding sebagai Pelopor Keselamatan

20150704_111828

Masbro.. kita ketahui PT GO-JEK Indonesia (GO-JEK) telah menunjuk Rifat Drive Labs (RDL) untuk mengadakan pelatihan “GO-JEK Street Smart Program”. Ini adalah pelatihan bagi para pengendara GO-JEK dalam meningkatkan kualitas mengemudi serta pelayanan terhadap para pengguna aplikasi GO-JEK (artikel ini).

Motobikerz.com bertemu dengan Rifat Sungkar sebagai founder Rifat Drive Labs (RDL) dan melihat sendiri suasana pelatihan Safety Riding yang sedang berlangsung di kawasan Lapangan Terbang Pondok Cabe pada Sabtu, 4/7/15 yang sudah memasuki hari ke-tiga

Pelatihan Safety Riding ini akan berjalan selama dua-tiga bulan kedepan, dengan jumlah peserta 120 orang anggota GO-JEK per hari hingga mencapai 6.000 ojekers untuk tahap pertama. Digelar setiap hari dari hari Senin sampai Minggu, kecuali pada hari Jumat libur.

Ngga tanggung-tanggung, RDL melibatkan 15 orang instruktur berpengalaman, 10 orang kru, 10 unit sepeda motor buat para instruktur, fasilitas tenda buat ruang ujian, dan sebuah caravan deluxe untuk para tamu VIP yang secara khusus dibawa Rifat ke lokasi acara pelatihan ini.

“Jadi, pelatihan Safety Riding ini sangat membantu bagi para pengendara GO-JEK dengan tujuan untuk meningkatkan keamaman dan kenyamanan berkendara yang tentunya menjadi kualitas pelayanan GO-JEK terhadap konsumennya yaitu para pengguna aplikasi GO-JEK,” tambah Rifat.

Dengan target pertama 6000 orang ojekers, dan kedepannya bisa mencapai 15.000 ojekers dalam setahun, maka Rifat berharap para member yang sudah menyelesaikan kegiatan GO-JEK Street Smart Program ini akan menjadi pelopor kesemalatan.

“Mereka ini kan bersinggungan langsung dengan masyarakat di jalan umum, mereka membawa penumpang, mereka menggunakan seragam jaket dan helm yang sama, mereka sangat mudah dikenal sebagai member GO-JEK dan tentu saja harapan kami adalah semoga mereka kelak bisa menjadi pelopor kesemalatan, menjadi teladan berlalu-lintas yang dapat dicontoh oleh para pengendara sepeda motor yang lain.

Semangat dan antusias

Pada kunjungan tersebut, Motobikerz berdialog dengan beberapa para peserta pelatihan GO-JEK Street Smart Program. Pada intinya mereka sangat puas dan antusias mengikuti pelatihan Safety Riding yang baru pertama kali mereka dapatkan. Karena perserta GO-JEK sangat semangat maka para instruktur juga ikut bersemangat mengajari mereka walaupun sedang menjalankan ibadah puasa.

“Wah.. saya salut dengan kehadiran mereka disini karena terlihat sangat antuasias sekali. Acara dimulai pukul 08.00 tetapi sebagian besar dari mereka sudah hadir sejak pukul 06.00 pagi. Jadi kami bisa mulai tepat waktu pukul 08.00, istirahat pukul 12.00 dan selesai pukul 16.00,” ujar Bro Andry Berlianto yang menjadi instruktur Rifat Drive Labs.

“Kalau melihat database, sebenarnya latar belakang member GO-JEK yang ikut pelatihan GO-JEK Street Smart Program ini sangat beragam, sebut saja mereka memiliki latar belakang pekerjaan petugas sekuriti, pegawai, mahasiswa, pensiunan, ibu rumah tangga, dan banyak lagi. Tetapi satu hal yang saya lihat disini, mereka sangat bersemangat, antusias, kompak, dan menyatu sehingga kita sudah tidak tau lagi latar belakang mereka saat berada dilapangan,” tambah Bro Andry.

Sementara itu Om Tomi Hermawan yang juga menjadi instruktur, menjelaskan bahwa setiap peserta pelatihan GO-JEK Street Smart Program ini harus membawa sepeda motor dengan perlengkapan standard pabrikan, yaitu sudah terpasang kaca spion, lampu utama, lampu sein, pelat nomor, dan kalau bisa knalpot yang terpasang adalah standard pabrikan.

“Perlengkapan standard sepeda motor wajib, pasalnya mereka setiap hari akan menjalankan tugasnya antar jemput penumpang melewati jalan umum. Tak itu saja, helm dan jaket wajib dipakai, bahkan saya akan meminta peserta selalu mengikat helmnya sebelum motor dijalankan. Mereka ini harus bisa menjadi contoh yang baik dijalan,” tutup Om Tomi saat memberikan pelatihan pada sesi menikung.

ALBUM FACEBOOK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *