Hitung-hitungan Touring Sumatera #NOLKMSABANG

irc-tire-adbanner

20151002_153202

Yuk mari kita hitung-hitungan berapa biaya yang dihabiskan untuk keliling Sumatera. Pasalnya Stephen Langitan (SL) selaku pemilik MOTOBIKERZ.com baru saja menyelesaikan perjalanan solo touring dengan tujuan memutari pulau Sumatera hingga Sabang, Provinsi NAD dari 26/9/15 hingga 10/10/15. Perjalanan ini menempuh jarak sejauh 5.500 Km (pulang pergi) dengan waktu 15 hari mengendarai motor Suzuki Inazuma GW250. 

Mungkin para pembaca MOTOBIKERZ ingin tau secara detail hitung-hitungannya bukan? Nah, berikut ini akan dijabarkan perhitungan biaya yang dihabiskan dalam perjalanan tersebut. Namun sebelumnya simak dulu rute/jalur perjalanan yang ditempuh selama 15 hari, dan bisa jadi rute ini sangat berat dan masbro bisa memilih rute lain atau menambah hari menjadi 20 atau 25 hari. Ingat, jika jumlah hari semakin bertambah maka pengeluaran biaya juga akan bertambah.

RUTE

  1. Hari 1: Jakarta- Bandar Lampung (via Tangerang-Serang-Pelabuah Meran-Pelabuhan Bakauheni)
  2. Hari 2: Bandar Lampung – Lahat 414 Km (via Kotabumi – Bukit Kemuning – Baturaja – Muara Enim)
  3. Hari 3: Lahat – Sei Rumbai 485 Km (via Lubuk Linggau – Sarolnagun – Bangko – Muara Bungo)
  4. Hari 4: Sei Rumbai – Bukittinggi 350 Km (via Sawahlunto – Solok – Sitinjau Lauik – kota Padang – Padang Panjang)
  5. Hari 5: Bukitinggi – Padang Seidempuan 275 Km (via Bonjol – Lubuk Sikaping – Rao – Panyabungan)
  6. Hari 6: Padang Sidempuan – Sidikalang 290 Km (via Sibolga – Tarutung – Siborong Borong – Dolok Sanggul – Tele)
  7. Hari 7: Sidikalang – Blang Pidie 290 km (via Subulussalam – Bakongan – Tapaktuan)
  8. Hari 8: Blang Pidie – Banda Aceh 365 Km (via Meulaboh – Calang)
  9. Hari 9: Minggu 4 Oktober trip Nol Km Sabang di Pulau Weh
  10. Hari 10: Banda Aceh – Langsa 436 Km (via Sigili – Bireuen – Lhokseumawe – Lhoksukon – Pereulak)
  11. Hari 11: Langsa – Tebingtinggi 285 Km (via Stabat – Binjei – kota Medan – Lubukpakam)
  12. Hari  12: Tebinggtinggi – Duri 450 Km (via Kisaran – Rantau Prapat – Kota Pinang – Sikampak dan Rokan Hilir)
  13. Hari 13: Duri – Pekanbaru 135 Km (via Minas – Rumbai)
  14. Hari 14: Pekanbaru – Palembang 712 Km (via Rengat – Jambi)
  15. Hari 15: Palembang – Rumah 454 Km + 130 Km (via Menggala – Pelabuhan Bakauheni – Pelabuhan Merak – Serang – Tangerang – Serpong)

PETA

RuteSoloTouringSumatera5500Km

BBM

Suzuki Inazuma GW250 yang dipakai bermesin 2 cylinder, 2 piston, 2 knalpot, bobot kosong 180 kg, sangat berat tapi kuat bahkan bertenaga main digigi atas pada gigi 6. Semula kita berasumsi motor ini pastinya boros BBM, tetapi ternyata tidak demikian.

Dari pengalaman sebelumnya, perjalanan solo touring Jakarta – Lombok pp sejauh 3.250 km dapat dihitung BBM yang telah dihabiskan adalah 1.30, dan yang kali ini bahkan lebih mengejutkan dimana pada rute di Sumatera dengan jarak tempuh sejauh 5.500 km malah jauh lebih irit dengan angka 1:35 (1 liter per 35.48 km).

Total BBM yang diminum Inazuma selama menjelajah Pulau Sumatera sebanyak 155 liter dengan pengisian di SPBU sebanyak 25 kali. Jenis BBM yang digunakan bervariasi antara Pertalite, Pertamax dan Premium. Masalahnya di Sumatera, BBM Pertalite tidak tersedia di jalur luar kota, maka Inazuma beralih ke Pertamax, dan belakangan malah mengisi Premium sebanyak 18 kali pengisian.

Secara rupiah total biaya BBM Inazuma menjelajah Sumatera ini adalah Rp. 1.362.000,-

SPBU Pertamina hampir merata sudah hadir disetiap kota, bisa dibilang sudah sangat banyak. Hanya saja ada beberapa wilayah tertentu suplai BBM ke SPBU terlambat sehingga pembelian premium seringkali harus antri. Namun jika masbro mau mengeluarkan uang ektra dengan BBM Pertamax maka anda bisa terhindar dari antrian dengan catatan tidak semua SPBU menyediakan Pertamax.

Singkat kata bagi SL tentang layanan SPBU Pertamina disepanjang perjalanan Sumatera tidak ada masalah, karena kebiasaaan SL.com selalu mengisi full tank dan ketika jarum penunjuk BBM Inazuma sudah setengah maka BBM kembali diisi full tank.

Penginapan

Adalah kebiasaan SL untuk selalu menginap atau bermalam, dan menghindari perjalanan ditengah malam. Hal ini penting karena bicara fisik dan kebugaran tubuh yang sangat dibutuhkan dalam perjalanan solo touring.

Mencari penginapan sangat bervariasi, ada yang disebut losmen, wisma ataupun hotel dengan harga kamar bervarias antara Rp. 90 ribu hingga Rp. 250 ribu per malam. Dari pengalaman SL melintas Sumatera secara rata-rata harga kamar penginapan antara Rp. 125 – 200 ribu per malam sudah bisa mendapatkan kamar be-AC dengan kamar mandi sendiri (didalam kamar).

Dengan perjalanan selama 15 hari mengililingi pulau Sumatera, maka biaya yang dihabiskan SL untuk penginapan sekitar Rp. 2.5 juta. Jika angka ini dirasakan berat, masbro sebenarnya bisa menumpang atau bermalam dirumah teman, saudara, rekan bikers daerah, ataupun sekre klub dan komunitas yang ada.

Masalah penginapan selama di Sumatera tidak ada masalah. Hampir di semua kota yang dilewati sesuai data jalur rute diatas sudah pasti ada penginapan dimana kita bisa beristirahat memulihkan tenaga agar esok harinya bisa kembali melakukan perjalanan.

Makan/Minum

Dalam perjalanan touring kita sudah pasti merasakan rasa lapar dan haus maka kita perlu makan dan minum. Bagi masbro yang hobi touring apalagi ke Sumatera harus punya selera makanan nasional, karena makanan setiap daerah berbeda.

Karena tingkat keramaian lalu-lintas di pulau Sumatera sudah begitus ramai, dan sudah tidak sepi lagi maka rumah-rumah penduduk, dan warung-warung makan, sudah banyak merambah hingga kekawasan hutan yang semula dianggap sepi. Jenis makanan warung pun bermacam-macam sesuai selera. Secara rata-rata, biaya makan siang SL butuh biaya sekitar Rp. 15 ribu hingga Rp. 20 ribu demikian pula untuk makan malam.

Hitungan biaya makan yang dihabiskan SL selama menjelajah Sumatera selama 15 hari kurang lebih mencapai Rp. 1.300.000 sudah termasuk jajan minum kopi, beli air mineral serta sarapan pagi. SL tidak merokok maka ongkos rokok tidak masuk hitungan. Oh ya.. beberapa penginapan menyediakan sarapan pagi, dan itu harus benar dimanfaatkan, tetapi ada juga beberapa penginapan yang tidak menyediakan sarapan pagi.

Service Motor/Ganti Oli

Suzuki Inazuma milik pribadi SL selama menjelajah Sumatera hingga Titik Nol Km Sabang sama sekali tidak mengalami keluhan soal mesin, spare-part dan bagusnya motor ini selalu top cer lancar-lancar saja. Pasalnya sebelum berangkat turing Sumatera ini motor ini sudah diservice dan ganti oli sekaligus ganti kanvas rem. Hal ini tidak masuk dalam biaya perjalanan, karena sudah masuk dalam biaya rutin servis motor.

Namun demikian, ketika akan meninggalkan kota Banda Aceh terbaca jarak tempuh di panel speedometer sudah mencapai angka 3000 Km sejak penggantian oli pada saat start awal, maka SL mampir dibengkel pinggir jalan untuk mengganti oli FEDEREAL OIL tipe FEDERAL RACING 10W-40 sebanyak 2 liter. Oli tersebut memang sudah tersedia di dalam side box motor Inazuma sehingga tidak ada transaksi pembelian oli. SL hanya membayar ongkos jasa ganti oli kepada abang pemilik bengkel sebesar Rp. 10 ribu.

Pada saat di Bukittinggi dan Pekanbaru, Inazuma sempat mampir dibengkel resmi Suzuki. Hal ini bukan untuk servis motor melainkan untuk minta bantuan membersihkan filter udara alias vakum filter, Di bengkel ini sekaligus periksa-periksa baut, panel dan ternyata motor dinyatakan oke tidak ada masalah dan layak jalan.

Juga, pada saat di Banda Aceh sebelum meluncur arah balik, motor Inazuma ini sempat mampir di kantor resmi dealer YUASA BATTERY untuk sekedar periksa kondisi aki. Masalahnya motor ini dalam perjalanan di Sumatera selalu menghidupkan lampu, dan memainkan klakson agar selalu aman menghindari kecelakaan. Ternyata, hasil pengecekan YUASA BATEERY dinyatakan lolos dan layak melanjutkan perjalanan.

Singkat kata untuk service motor tidak ada biaya, dan ganti oli juga tidak ada biaya yang masuk dalam perhitungan.

Ongkos Kapal Ferry

Ongkos penyeberangan kapal ferry antara pelabuhan Merak ke pelabuhan Bakauhuni maupun sebaliknya hanya Rp. 50 ribu untuk satu orang plus satu rider untuk sekali jalan.Disini SL,com sempat pindah kelas dari kelas ekonomi ke kelas AC dengan uang tambahan hanya Rp.10.000.

Sedangkan ongkos menyeberang di pelabuhan Ulee Lheu Banda Aceh ke pelabuhan Balongan Pulau Sabang maupun sebaliknya menghabiskan biaya Rp. 60.000,- untuk satu orang plus satu rider untuk sekali jalan. Jadi, total biaya nyeberang naik kapal ferry untuk seluruhnya sebanyak 4 kali adalah Rp. 240.000,-.

Ringkasan:

BBM Jarak tempuh 5.500 Km               1,365,000
PENGINAPAN 14 hari               2,500,000
MAKAN/MINUM 15 hari               1,300,000
SERVIS MOTOR
KAPAL FERRY 4 kali penyeberangan                  240,000
 Rp,               5,405,000

Catatan:

Solo touring adalah perjalanan bermotor secara tunggal (seorang diri). Jadi, keselamatan berkendara menjadi taruhan dalam perjalanan ini. Hindari perjalanan ditengah malam atau diatas pukul 22.00 WIB. Waktunya untuk tidur maka segeralah untuk berisitrahat. Kesehatan dan fisik menjadi segala-segalanya bagi seorang solo rider.

Sekali rider mendapat musibah kecelakaan atau terjatuh maka hal ini menyusahkan banyak orang dan membutuhkan biaya yang sangat besar. Jadi, sebagai seorang solo rider yang paling penting dan harus dijaga adalah sikap mental, pikiran, emosi dan hati diri sendiri. Jangan lupa masbro berdoa setiap akan memulai perjalanan setiap harinya. Mohon perlindungan-Nya.

Ucapan Terima Kasih

Perjalanan touring ke Sumatera ini, SL menggandeng beberapa perusahaan untuk bekerja sama, sekaligus menguji produk-produk antara lain:

  1. PT. Federal Karyatama (FEDERAL OIL) memberikan pelumas baru FEDERAL RACING 10W-40 untuk diuji coba melalui touring Sumatera ini. Penggantian oli hanya dilakukan satu kali di Km 3000 pada saat akan meninggalkan kota Banda Aceh di hari ke-10.
  2. PT Santi Yoga (YUASA BATTERY) menyediakan free maintenance battery. Kebetulan Inazuma sudah menggunakan YUASA BATTERY sebagai original equipment manufacture (OEM). Terbukti aki YUASA tetap awet tanpak ada keluhan atau soak hingga perjalanan touring 15 hari selesai tanpa ada gangguan. Padahal lampu besar dihidupkan sepajang hari, dan klakson selalu dibunyikan demi keamanan berkendara.
  3. PT Sinergi Ventura Pratama (RESPIRO) menyediakan berbagai macam kebutuhan gear and apparel yang siap dipakai selama perjalanan. Salah satu produk terbarunya yaitu satu set Jaket RESPIRO VELOCITY R3.0 dimana selama 15 hari satu set jaket tersebut selalu dipakai selama 15 hari tanpa dicuci ataupun dibersihkan.
  4. TDR Technology Center (TDR) menyediakan helm TDR model modular yang setiap hari selama 15 hari dipakai memberikan perlindungan dan kenyamanan berkendara.
  5. PT Super Spring (GPS Tracker Super Spring) dengan alat gps pelacak dipasang di unit motor dimana alat pelacak GPS dapat merekam seluruh data perjalanan selama motor bergerak ataupun diam dimana saja.

Sambutan hangat klub, komunitas dan privateer

Bagi SL ada satu hal yang luar biasa dari pengalaman solo touring ke Sumatera ini, yaitu mendapat sambutan hangat dari teman-teman klub, komunitas dan privateer yang mencegat disetiap kota. Tak itu saja, bahkan ada banyak rider yang semula tak dikenal tetapi mereka berkenalan di jalan dan ini benar-benar sangat membantu karena mereka mengarahkan SL sesuai tujuan yang dinginkan.

Hal ini sangat luar biasa yang semula disebut solo touring tetapi ketika sampai di sebuah kota malah mendapatkan teman baru, dan mereka ini benar-benar telah membantu dengan tulus dan iklas. Terima kasih banyak buat mereka yang telah berjumpa dan berkenalan selama di Sumatera dan mohon maaf yang sebesar-besarmya jika tak dapat memberikan balasan.

Video

5 thoughts on “Hitung-hitungan Touring Sumatera #NOLKMSABANG

  1. perjalanan per harinya rata2 ditempuh mulai jam berapa dan diakhiri rehat sampai jam berapa ya?

    nice report om, semoga bisa mengikuti jejaknya

  2. semoga bisa menapaki jejak suatu saat kelak

  3. Pengalaman yang dibagikan seperti ilmu yang bermanfaat.. terimakasih.. semoga sukses…

  4. Muantaap om perjalanannnya (y). Smoga suatu saat nanti bisa nyampai ke sana hehehhehehe

  5. Salam knl abang, saya mau tanya nie bg, bleh ya, hehee,
    Saya ada rencana mau pulkam ke jkt dari pekanbaru pake motor suzuki fu nie bg.
    Kira2 persiapan apa aja ya bg yg harus saya siapkan, dan jalur aman lewat mana, maksih ya bg sblmnya atas pencerahannya..

Your comment: