CST Raih Rekor Touring Motor Terjauh Dengan Ban Kempes

DCIM100GOPRO

PT Sumber Multijaya Nusantara selaku authorized distributor ban sepeda motor dan mobil merek CST di Indonesia mengadakan rolling thunder dari Sunter, Jakarta Utara menuju kawasan Serpong, Tangerang Selatan, pada Kamis (03/12/2015). Kegiatan ini cukup unik dengan menggunakan ban CST dengan tekanan 0 psi alias kempes.

Kegiatan yang tampaknya cukup beresiko tinggi ini adalah sebagai pembuktian dari kekuatan ban CST yang menggunakan teknologi Super Structure Tech (SS Tech) di seluruh varian ban CST.

IMG_20151203_091008

“Lewat acara ini kita ingin membuktikan bahwa ban yang kita jual memang layak dan kuat. Walaupun ban yang dipakai tidak memiliki angin, bukan berarti ban ini bisa untuk tidak pakai angin sama sekali. Ban CST yang menggunakan SS Tech tetap aman dipakai dalam keadaan darurat ban hingga puluhan kilometer sampai pengendara menemukan bengkel tambal ban,” jelas Direktur Utama PT Sumber Multijaya Nusantara Dennies Lie sesaat sebelum melepas rombongan rolling thunder.

Sebanyak 20 motor bebek dan skutik memulai rolling thunder pada jam 10 pagi dari kantor pusat CST yang berlokasi di Rukan Plaza Sunter Terrace Blok A/15, Sunter, Jakarta Utara ini menempuh jarak sejauh 70 km yang finish di B’Steak Grill n Pancake, kawasan Gading Serpong, Tangerang.

Turut hadir melepas rombongan acara ini Osmar Semesta Susilo, Wakil Direktur MURI (Museum Rekor Indonesia) regional Jakarta.

Teknologi SS Tech pada ban CST adalah teknologi yang diciptakan untuk menghasilkan ban yang kuat, tangguh, dan nyaman. Ban dari CST ini memiliki karakteristik kompon yang agak sedikit keras di bagian dinding ban agar aman digunakan saat ban kehilangan tekanan (bocor).

IMG_20151203_123715_1

Atas suksesnya acara ini CST diganjar penghargaan rekor MURI dengan rekor “Touring Sepeda Motor Terjauh Menggunakan Ban Kempes Dengan Jarak 70km”.

Sekali lagi, CST tidak menyarankan penggunanya memakai ban tanpa diisi angin sama sekali dan bagi mereka yang motornya memakai ban dalam. “Ini kan buat darurat saja, nah buat yang motornya pakai ban dalam, sebaiknya motor tidak dikendarai karena ban dalamnya bisa robek kalau dikendarai terus menerus dala keadaan kempes /bocor,” Dennies.

Your comment: