Michelin Pilot Road 4 Sukseskan Mario Iroth Touring ke Paris

IMG_20151211_154549

Ketangguhan ban Michelin Pilot Road 4, telah terbukti setelah menjadi bagian dari perjalanan dan cerita Wheel Story 3 yang menempuh jarak sejauh 24.860 km selama 184 hari dari Bandung, Indonesia ke Paris, Perancis. Ban radial terbaik di segmen sport touring ini telah dipakai Mario Iroth dan Lilis Handayani melintasi 2 benua dan beragam kondisi jalan di 16 negara.

Sales Director 2Wheels Product Line PT Michelin Indonesia, Bayu Surya mengatakaan, “Michelin bangga dan bersyukur dapat menjadi bagian dari sebuah perjalanan yang memiliki misi budaya dan solidaritas seperti Wheel Story 3. Kami sangat senang Wheel Story ikut menjadi saksi ketangguhan dari performa ban Michelin Pilot Road 4, yang selalu menempatkan aspek safety sebagai landasan utama”.

Michelin Pilot Road 4 dibuat dengan teknologi radial terbaik berkat sebuah teknologi bernama teknologi XST+. Ban ini memiliki kemampuan untuk dapat berhenti 24% lebih cepat di jalanan setengah basah dan 17% lebih cepat di jalanan sangat basah (hujan) jika dibandingkan kompetitornya.

DCIM100GOPRO

“Saya dan Lilis merasa perjalanan kami melintasi 2 benua sangat ditunjang oleh performa dan teknologi radial dari ban Michelin Pilot Road 4. Kami merasa lebih percaya diri karena Michelin memiliki fokus dan pengalaman yang panjang dalam mengedepankan faktor keselamatan dan kenyamanan setiap pengendaranya”, kata Mario pada acara Media Gathering Michelin 2Wheels hari ini (11/12/2015) di Jakarta.

Dalam kesempatan yang sama, Mario juga menjelaskan bahwa dia lebih memahami keunggulan pola ban terbalik yang dimiliki Michelin setelah mengendarainya. Ban depan yang memiliki fungsi untuk grip dan handling serta ban belakang yang memaksimalkan kestabilan kendaraan bisa menjawab tantangan ketika dia melewati negara seperti India dan Austria yang memiliki curah hujan tinggi.

“Kami bersyukur bisa melewati beragam tantangan selama perjalanan, dimulai dari hujan moonsoon di India, temperatur sampai dengan 52 derajat di Iran dan cuaca dingin hingga 2 derajat di Eropa. Setelah kembali ke Indonesia, kami sudah tidak sabar untuk merencanakan perjalanan berikutnya di Wheel Story 4 tahun depan dengan menggunakan Michelin”.

Your comment: