Perlukah pasang alat GPS Tracker di motor milik sendiri?

20141202_141422

Perlukan kita pasang alat GPS Tracker (alat pelacak GPS) di motor kita? Nah, kali ini MotoBikerz.com berbagi pengalaman setelah memasang alat GPS Tracker PT Super Spring di motor Suzuki Inazuma GW250 sejak bukan September 2015 lalu. Singkat kata, menurut pengalaman kami sangat disarankan masbro memasang alat GPS Tracker ini di motornya. Apalagi buat motor milik sendiri. 

Alasan utama MotoBikerz.com memasang alat GPS Tracker adalah untuk keamanan (safety). Dalam hal ini jika motor kita telah hilang sampai dicuri orang (amit-amit jabang bayi) maka seketika itu juga kita dengan mudah dapat melacak keberadaan motor milik kita yang sedang dibawa maling. Jadi, alat GPS Tracker benar-benar dapat melacak status motor kita, baik titik lokasinya, peta lokasi, alamat lokasi, maupun jarak tempuh, serta rute yang dilewati oleh si pencuri motor.

Alasan kedua MotoBikerz memasang alat GPS Tracker adalah untuk mendata perjalanan motor, salah satunya yaitu mendata perjalanan touring sepanjang signal operator tersedia dalam perjalanan tersebut. Melalui alat GPS Tracker kita dapat mencatat jarak tempuh, maupun rute yang sudah dilewati.

MotoBikerz sebenarnya telah mencatat perjalanan touring Keliling Sumatera beberapa waktu lalu selama 15 hari dengan jarak 5.500 Km. Hanya saja catatan perjalanan tersebut lumayan panjang jika disampaikan kepada pembaca, masalahnya jumlah catatan perjalanan adalah 15 hari yang artinya tersedia 15 data. Lumayan banyak bro.

Namun demikian jangan kecewa dulu, MotoBikerz disini punya catatan perjalanan touring yang dapat dibaca oleh pembaca yaitu perjalanan Touring HBD Pacitan selama 4 hari menempuh jarak 1.400 Km.

Seperti apa data yang dapat dibaca pada perjalanan touring motor Inazuma tersebut? Yang pertama, sebagai pelanggan GPS Tracker PT Super Spring, perusahaan ini menyampaikan laporan harian (setiap hari) dari seluruh aktifitas motor yang telah dipasang alat GPS Tracker dan akses ke website www.RajaGPS.co.id.

Dalam hal ini, PT Super Spring menggunakan layanan operator Telkomsel yang mana signalnya sudah merata di Tanah Air, walaupun ada juga signal terputus di beberapa titik. Nah, area signal terputus ini dapat diketahui melalui peta, dimana rute peta menjadi garis panjang, artinya ketika signal terputus maka alat GPS tidak bekerja sampai menemukan signal di area berikutnya. Hal ini sebenarnya sama saja ketika kita menelpon dengan HP dalam perjalanan dengan mobil, kadang-kadang signal terputus membuat percakapan HP menjadi terhenti.

Sebagai pelanggan GPS Tracker Super Spring, MotoBikerz setiap hari menerima notifikasi email dari RajaTracker Daily Report yang isinya berupa keterangan teks. Sebagai contoh dihalaman ini ada teks keterangan yang merupakan catatan perjalanan MotoBikerz menuju Kota Solo, Pacitan, Tasikmalaya dan pulang ke Depok. Pada teks ada keterangan Mileage, yaitu jarak tempuh pada hari itu.

Sementara itu peta rute Google Map yang telah dilewati MotoBikerz dapat diperoleh melalui software RajaTracker.co.id dimana MotoBikerz sebagai pelanggan memiliki user id/password sehingga kapan saja dapat dibaca. Jadi, gambar peta yang ada di halaman ini adalah benar-benar gambar rute yang telah dilewati motor Inazuma selama 4 hari perjalanan, artinya jika motor hilang dicuri dan dibawa orang keliling Indonesia, posisinya bisa dilacak bro!

Hari Ke-1: Depok – Solo

Date : Nov 20, 2015
Start : Nov 20 2015 3:52AM (jam engine distart)
End : Nov 20 2015 6:56PM (jam terakhir engine aktif)
Locationing Times : 673
Moving Time : 10:24:25
Parking Time : 04:39:21
Engine Opening Number : 18
Engine Opening Time : 11:38:49
Mileage : 545.539 Km

Day-1

Day-1: Depok – Solo (via Bekasi – Cikampek – Pantura – Cirebon – Tegal – Pekalongan – Semarang – Salatiga)

Hari Ke-2: Keliling Kota Solo – Pacitan (125 Km)

Day-2

Day-2: Solo – Pacitan (via Wonogiri – Pracimantoro)

Hari Ke-3: Pacitan – Tasikmalaya

Date : Nov 22, 2015
Start : Nov 22 2015 7:30AM (jam engine distart)
End : Nov 22 2015 9:31PM (jam terakhir engine aktif))
Locationing Times : 533
Moving Time : 07:44:11
Parking Time : 06:16:38
Engine Opening Number : 18
Engine Opening Time : 09:16:06
Mileage : 401.622 Km

Day-3

Day-3: Pacitan – Tasikmalaya (via Wonosari Pararangtritis – Jl. Raya Daendles – Pantai Tawang – Kebumen – Wangon – Banjar)

Hari Ke-4: Tasikmalaya – Depok

Date : Nov 23, 2015
Start : Nov 23 2015 7:57AM (jam engine distart)
End : Nov 23 2015 8:56PM (jam terakhir engine aktif))
Locationing Times : 472
Moving Time : 06:40:23
Parking Time : 06:17:51
Engine Opening Number : 17
Engine Opening Time : 07:47:02
Mileage : 249.351 Km

Day-4

Day-4: Tasikmalaya -Depok (via Bandung – Cianjur – Puncak Pas – Bogor – Parung)

Semoga informasi ini berguna buat kita semua. Jika anda masbro berminat mau pasang alat GPS Tracker ini, lebih lanjut silahkan BUKA LINK INI atau kontak PT Super Spring.

PT. SUPER SPRING
Komp. Ruko Mangga Dua Square, Blok F-268,
Gunung Sahari Raya No. 1, Jakarta 1442A
Telp: 021-62313131 (hunting), Fax: 021-6231 8778
www.RajaGPS.co.id

2 thoughts on “Perlukah pasang alat GPS Tracker di motor milik sendiri?

  1. Harganya kisaran brapa nih om? trus tuk layanan datanya bagaimana?

  2. Harganya..

    Untuk kendaraan sepeda motor Rp. 1.499 ribu dan untuk kendaraan mobil Rp. 1.899 ribu.. free pulsa 6 bulan

    Minat? kontak langsung sales Super Spring ke Putri 0811183555 atau Indah 082211035555

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *