Cerita One Horizon Adventure berada di Bukit Kembang

IMG-20151230-WA0000

Jawa Timur memiliki potensi wisata yang seolah tak ada habisnya untuk dijelajahi. Setelah Pananjakan, Bukit Kingkong, Bukit Cinta di wilayah Pasuruan, lalu menyusul Patok 29 yang lebih populer dengan sebutan B29, di wilayah Lumajang.

Pada perjalanan lanjutan One Horizon Adventure beberapa waktu yang lalu, ditemukan lagi lokasi berpotensi wisata yang tidak kalah menariknya dengan yang sudah lebih dulu terkenal. Namanya Bukit Kembang. Ketinggiannya kurang lebih 2508 meter diatas permukaan laut pada koordinat -7.90028, 112.987125. Bukit ini termasuk wilayah Dusun Puncak Sari, Desa Sapih, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo.

Lokasi tersebut bisa dicapai melalui jalur Tongas, Lumbang, Dusun Tersono hingga Dusun Puncak Sari. Kendaraan beroda empat hanya bisa sampai di Dusun Tersono karena lintasan berikutnya berupa bebatuan makadam dan tanah liat. Namun sepeda motor bisa naik hingga ke puncak bukit. Tentunya dengan perjalanan beraroma petualangan yang menguras tenaga namun mengasyikkan. Terutama bagi penggemar motorcycle adventure.

Di lintasan sepanjang perjalanan sejak Dusun Puncak Sari hingga tiba di Bukit Kembang, suguhan utamanya adalah pemandangan ladang kentang milik warga yang tertata rapi mengikuti kontur tanah. Ketika cuaca cerah, di kejauhan dapat terlihat Laut Jawa. Pada saat cuaca berkabut, rasanya seperti berkendara di atas awan.

Tiba di puncak, pemandangan di utara adalah Laut Jawa yang bentangannya terlihat mulai Surabaya hingga sisi paling timur Probolinggo. Danau Grati di Pasuruan pun terlihat. Sementara, di sisi selatan ada kota Sukapura, Cemoro Lawang. Gunung Bromo dan Gunung Batok serta lautan pasir pun terlihat dengan jelas. Bahkan sebagian puncak Gunung Widodaren dan Gunung Semeru. Di sisi barat ada bukit Pananjakan.

Hidangan utama pemandangan ada ketika matahari terbit. Semburat sinarnya yang berwarna merah keemasan menyembul dari balik awan. Suara hembusan angin yang menerpa dedaunan dan kicauan burung ikut memeriahkan suasana.

Ketinggian yang rata-rata 2500 mdpl, tentu membuat udara sangat dingin. Terutama pada malam hingga pagi hari. Apalagi pada bulan Juli hingga Agustus. Sebab itu, pakaian tebal serta jaket hangat sangatlah dianjurkan.

Tidak lengkap kiranya jika berbicara wisata tanpa kuliner. Dusun Puncak Sari adalah penghasil Nasi Lembut. Bahan dasarnya adalah jagung yang ditumbuk hingga halus kemudian direndam hingga selama seminggu. Hidangan ini memiliki kadar karbohidrat yang setara dengan nasi padi Namun kelebihannya adalah, nasi jagung ini tidak lekas basi. Jika dikeringkan, daya tahannya mencapai selama seminggu.

Warga Dusun Puncak Sari saat ini sedang membangun rumah tinggal mereka untuk dijadikan penginapan. Selain itu juga, pada umumnya mereka mahir mengendarai sepeda motor. Sebab itu, mereka pun telah siap untuk menjadi pengojek dan mengantarkan penumpang hingga ke puncak Bukit Kembang.

Didampingi oleh One Horizon Adventure, sebuah Gerakan peduli masalah pendidikan, Dusun Puncak Sari beserta Bukit Kembang akan segera tumbuh menjadi Desa Wisata Berbasis Masyarakat. Warga dusun bisa mendapatkan penghasilan tambahan untuk meningkatkan taraf hidup mereka, selain dari bertani. Agar mereka bisa menyekolahkan anak-anak setinggi-tingginya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *