Mabua Harley-Davidson Tutup Karena Pajak Tinggi

Mabua HD Tutup_01

Djonnie Rahmat, Presiden Direktur Mabua HD mengumumkan tutupnya Mabua

Pasar Otomotif nasional kembali berduka, setelah tutupnya Ford Motor Indonesia Januari lalu, kini giliran Mabua Harley-Davidson selaku agen pemegang merk sepeda motor Harley-Davidson di Indonesia. Mabua HD mengibarkan bendera putih dikarenakan kebijakan pemerintah yang menerapkan pajak terlalu tinggi.

Hal ini disampaikan langsung oleh Djonnie Rahmat, Presiden Direktur Mabua Harley-Davidson dalam acara media gathering hari ini (10/02/2016) di dealer Mabua HD Pondok Pinang, Jakarta.

“Indonesia pajaknya paling tinggi, negara lain tidak sampai 300%. Dengan berat hati kami terpaksa menutup keagenan kami sebagai pemegang merk sepeda motor Harley-Davidson di Indonesia. Penutupan ini terhitung sejak 31 Desember 2015. Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada mereka yang telah membantu Mabua sejak awal berdiri pada 1997 hingga saat ini,” jelas Djonnie Rahmat.

Mabua HD Tutup_07

Faktor kebijakan pemerintah dengan menerapkan pajak yang sangat tinggi hingga mencapai 300 % dari harga dasar motor Harley-Davidson menjadi penyebab tutupnya Mabua HD. Pajak tersebut terdiri dari PPh impor 7,5 %, PPnBM 125 %, PPh motor besar di atas 500 cc sebesar 5 %, tarif bea masuk 40 %. Pajak itu belum termasuk biaya balik nama dan dan pajak kendaraan bermotor.

Sementara dalam kesempatan yang sama, Soetikno Soedarjo, CEO MRA Group sekaligus pemegang saham Mabua HD mengatakan, “Tahun lalu memang cukup berat, kami mengalami kerugian besar tahun. Jika pada 2013 kami mencapai penjualan 991 unit, lalu 421 unit di tahun 2014, dan akhirnya 483 unit pada 2015,” terangnya.

Sayangnya angka penjualan 2014 dan 2015 dikuasai oleh Street 500 sebesar 70% yang notabene adalah varian terendah dari Harley-Davidson. Disamping itu ada juga beberapa faktor eksternal yang menghambat kinerja penjualan Mabua HD.

“Kami cukup sedih terpaksa harus melepaskan bisnis ini, mengingat ada 500 karyawan Mabua yang terpaksa harus kehilangan mata pencarian,” tambah Soetikno.

Mabua HD Tutup_05

Purna Jual Hingga Juni 2016
Meski Mabua HD resmi tutup, mereka tetap melanjutkan pelayanan purna jual hingga 30 Juni 2016. Selain itu Mabua juga menggelar diskon cuci gudang sebesar 30-70% untuk merchandise dan spare part. Dan harga khusus untuk unit motor yang tersisa.

“Kami masih menyiapkan pelayanan purna jual seperti service dan spare part hingga Juni 2016. Selama periode ini, kami juga memberi kesempatan kepada para pemilik Harley untuk melengkapi dokumen kendaraannya. Sementara untuk unit motor masih ada lebih dari 100 unit. Unit yang masih ada di dominasi Street 500 dan Ultra Limited,” tutup Djonnie Rahmat.

Your comment: