IOX JOLI 2016 Tiba di Bali

IMG_3315

Rombongan Indonesia Off-road eXpedition (IOX) Jogja – Bali (JOLI) 2016 Dirtbike telah menjalankan ekspedisi di Pulau Jawa yakni Jogjakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur dan selanjutnya masuk ke Bali.

Masuki kawasan Jawa Timur, para off-roader disuguhi berbagai track dan pemandangan indah sepanjang Jalur Lintas Selatan mulai pesisir Pantai Pelang Trenggalek, kemudian menikmati Matahari terbit di Pantai Sine, Tulungagung hingga masuk Kota Batu. Puas main di jalur pantai, peserta IOX Dirtbike menyusuri kawasan Gunung Bromo lalu ke Gunung Semeru dan menyambangi daerah Tumpang, Pantai Ngrawan, Kebun Teh Kertonowo dan Silosanen.

Event IOX JOLI 2016 Dirtbike diikuti oleh 67 peserta yang terbagi dalam beberapa tim terdiri dari: Orang Utan, Macan, Rajawali, Buaya, Elang dan Jalak dan official. Mereka datang dari berbagai daerah dan diundi sehingga di setiap tim mempunyai kedekatan silaturahmi sesama lainnya.

Daya tarik event IOX JOLI 2016 ternyata memancing perhatian Pemda setempat agar dikunjungi peserta. Seperti di Pendopo Walikota Batu dan Kabupaten Lumajang. Mereka pun menjamu para off-roader sambil memperkenalkan potensi wisata yang ada di daerahnya.

Setelah disuguhi pemandangan pantai dan keindahan Padang Pasir Gunung Bromo serta jalur di kaki Gunung Semeru, off-roader harus bisa melewati track di kawasan Taman Nasional Meru Betiri.

“Kita menemukan jalur yang esktrem di kawasan Taman Nasional Meru Betiri di hari ke-11. Banyak peserta terpaksa bermalam di hutan karena medannya berat. Inilah salah satu tantangan di IOX, bagaimana bertahan di hutan dan dekat dengan alam,” terang Teddy Wibowo, Koordinator IOX JOLI 2016 Dirtbike dalam siaran pers yang diterima MotoBikerz.

Motor Kawasaki KLX450R pacuan para official ikut membuktikan ketangguhannya menghadapi jalur esktrem didukung dengan apparel dari AHRS. Jawa Timur adalah tantangan utama di perjalanan IOX JOLI 2016 Dirtbike, dimana di wilayah ini peserta disuguhi medan tanah, bebatuan, padang pasir, kebun teh hingga hutan lindung.

“Kita juga tidak selalu memaksakan peserta untuk mengikuti jalur bila itu berbahaya atau peserta kesulitan melewati medan tersebut. Ini untuk menghemat tenaga dan juga stamina mereka. Kita merancang jalur bersifat fun off-road tidak selalu ekstrim namun diselingin aspal dan memiliki pemandangan yang indah,” imbuh Teddy.

Perjalanan IOX JOLI 2016 akan berakhir di Bali pada Sabtu (27/02/2016) seluruh rombongan telah menyeberang ke Pulau Dewata memasuki Bendungan Palasari, kemudian ke Kintamani dan finish di Garuda Wisnu Kencana, Bali.

Your comment: