Tips Touring: Selalu ambil waktu untuk istirahat

RE Camera

Istirahat sambil menikmati pemandangan indah

Kita sebagai manusia dan juga sebagai seorang peturing sudah pasti memerlukan waktu istirahat. Mengapa demikian? Karena istirahat itu adalah proses untuk memulihkan tenaga, dan menghilangkan rasa ngantuk. Sebagai seorang rider kita harus bisa mengkondisikan jam istirahat sesuai dengan keputusan sendiri. 

Keputusan sendiri? Ya.. keputusan sendiri bukan keputusan dari group leader, sweeper, teman, atau road captain. Ini masalahnya bicara keselamatan pribadi. Pasalnya stamina, tenaga dan fisik dari masing-masing orang adalah berbeda alias tidak sama. Jadi, jika timbul rasa mengatuk, sudah lelah dan benar-benar butuh istirahat, maka segeralah ambil keputusan untuk berhenti dan beristirahat. Jangan ambil resiko!

Menurut pengalaman MotoBikerz.com dengan rider Stephen Langitan (SL) yang baru saja menyelesaikan Solo Touring Lintas Jawa-Sulawesi sejauh 6.000 Km, bahwa istirahat itu mutlak dan sangat perlu, perjalanan touring jangan terlalu dipaksakan jika sudah merasa lelah, capek atau timbul rasa mengantuk (menguap berulang-ulang). Akibatnya bisa fatal!

Ngopi.. salah satu cara untuk istirahat

Ngopi.. salah satu cara untuk istirahat

Tampak pada foto, rider MotoBikerz sedang istirahat, duduk sambil selonjoran kami, kadang-kadang membuka sepatu agar lebih santai. Tak itu saja, MotoBikerz bahkan sering berbaring dan memejamkan mata selama 10-15 menit mengikuti keinginan mata yang minta diajak tiduran. Hal ini sama saja halnya ketika kita merasa lapar, dimana perut harus diisi dengan makana agar badan kembali memiliki tenaga, kuat, bahkan perasaan kitapun menjadi lega dan nyaman.

Demikianlah yang dapat disampaikan berdasarkan pengalaman MotoBikerz sendiri. Hal ini semata-mata untuk untuk keselamatan berkendara atas diri kita sendiri. MotoBikerz sering berhenti dijalan hanya untuk istirahat dengan berbagai cara, antara lain dengan cara minum kopi di warung, rebahan di warung, berfoto-foto, streching, diam sejenak melihat pemandangan indah, dan sebagainya.

Menciptakan waktu istirahat sendiri semata-mata demi suksesnya perjalanan touring itu sendiri, yang pasti tujuan dari kota ke kota bisa tercapai, dan tentunya tiba di kota tujuan dengan aman dan lancar. Puji syukur, perjalanan selama 32 hari Solo Touring Lintas Jawa-Sulawesi 6.000 Km bersama motor Suzuki Inazuma GW250 telah selesai tanpa musibah ataupun sakit. Zero accident dan zero trouble!

003

Kebiasaan usai makan siang, ngantuk! Tiduran dulu 10-15 menit ikuti maunya mata. Sesudahnya pasti segar

2 thoughts on “Tips Touring: Selalu ambil waktu untuk istirahat

  1. gilaaaa….

    inspiratif banget om… argh… ga sabar…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *