Dari Toli-Toli ke Palu, melintas Gunung Tinombala dan pantai timur

OtwPalu_005

Perjalanan hari ke-25, Selasa 22 Maret 2016, Solo Rider Stephen Langitan (SL) melakukan start dari kota Cengkeh Toli-Toli untuk melanjutkan misi Solo Touring Lintas Jawa-Sulawesi 6.000 Km menuju Palu, Ibukota Provinisi Sulawesi Tengah. Pada jalur antara Toli-Toli ke Palu ini ada dua pilihan, yang pertama lewat Pantai Barat sejauh 430 Km, yang kedua lewat Pantai Timur sejauh 370 Km (lihat peta).

Toli2-Palu-02

Menurut teman-teman bikers FBT (Forum Bikers Toli-Toli) disebutkan bahwa rute Pantai Barat kondisi jalannya sudah bagus, hanya saja jaraknya lebih jauh menyusuri pantai barat Sulawesi yang meliuk-liuk. Sementara itu kalau kita lewat jalur Pantai Timur akan lebih dekat sampai ke Palu tetapi ada syaratnya, yaitu harus lewat hutan Gunung Tinombala (peta Google Maps jalurnya terputus).

OtwPalu_001Kami memutuskan mengambil jalur via hutan Gunung Tinombala untuk sampai ke Palu. Pejalananan Solo Rider SL pada hari itu dimulai dari Kota Toli-Toli bersama teman-teman FBT, kemudian kami dilepas di perbatasan kota untuk melanjutkan misi solo touring ke arah Palu. Setelah itu kami masuk kawasan hutan Gunung Tinombala yang sangat sepi kendaraan, dan kondisi jalan rusak berat, penuh semak belukar dan sepertinya jalan sudah tidak diurus lagi oleh pemda setempat. Bagi yang lewat memang harus berjuang keras menghadapi sikon jalan ini.

IF

Setelah melewati hutan Gunung Tinombala selama 1.5 jam dengan kondisi jalan yang sangat mengenaskan akhirnya Solo Rider SL kemudian berhenti sejenak untuk berfoto dengan latar belakang Pantai Timur. Di titik perhentian ini kami bertemu dengan biker Yamaha dengan boncengan yang juga baru saja melewati hutan Gunung Tinombala dan punya tujuan yang sama mau ke Palu, ternyata orang ini adalah mekanik Yamaha Buol.

OtwPalu_007Setelah isitirahat makan siang di Warung Bu Yatie dekat SPBU Pertamina Tinombo, perjalanan Solo Touring dilanjutkan menyusuri jalan utama Trans Sulawesi pantai timur. Pukul 14.20 wita kami tiba di Tugu Khatulistiwa di Desa Siney Kecamatan Tinombo Selatan Kabupaten Parigi Moutong Propinsi Sulawesi Tengah. Tugu ini berada di tepi jalan poros Trans Sulawesi sebelah Utara yang merupakan akses utama transportasi menuju Propinsi Gorontalo dan Sulawesi Utara.

IF

Dari Tugu Khatulistiwa Sulawesi Tengah, perjalan kembali dilanjutkan. Kondisi jalan datar sehingga motor Suzuki Inazuma dipacu lebih kencang dengan rata-rata diatas 100 km/jam. Rute ini sudah pernah kami lewati saat kami menuju ke Gorontalo pada perjalanan hari ke-12 (artikel ini). Tidak ada yang istimewa pada jalur ini pasalnya kami berada di jalur mudik, jalur ekonomi, ramai penduduk dan ramai kendaraan.

OtwPalu_012Pukul 15.50 wita kami di Toboli sebagai pertigaan antara arah Poso (lurus) dan Palu (kekanan).Di pertigaan ini setiap pengendara pasti berhenti untuk sejenak beristiharat. Bagusnya buat para biker, jangan lupa mampir di Warung Tiga Saudara yang diramaikan oleh STC (Sulawesi Thunder Club) Parigi, dan Solo Rider SL pun tak lupa singgah disana untuk sekedar melepas lelah sambil minum kopi dan makan lalampa.

IF

Usai minum kopi, perjalanan Solo Touring dilanjutkan lagi ke arah Palu dan rutenya adalah melewati jalan Trans Sulawesi yang sangat lebar dan leluasa. Treknya naik ke bukit hingga kita mendapatkan suasana jalan penuh kabut dan udara dingin. Di jalur ini ada banyak sekali di jumpai truk-truk besar bermuatan berat melintas karena memang jalan ini adalah Trans Sulawesi.

Yang namanya Misteri Wentira juga ada di jalur antara Toboli – Palu ini, tetapi kondisi di sekitar patung Wintera sudah ramai dengan segala macam warung dan tempat berhenti truk-truk besar. Kami melihat sendiri patung Misteri Wintera ini sambil berlalu dan yang pasti lokasi Misteri Wintera yang berada di dekat kebun cengkeh ini sama sekali tidak mengerikan seperti ceritanya. Singkat kata ngga ada apa-apanya.

OtwPalu_016Pukul 17.30 kami sudah tiba di Kota Palu untuk menunggu teman-teman bikers dari (BASIC Bikers All Series Community). Setelah bertemu, kemudian kami diantar ke penginapan. Usai makan malam, kemudian kami dijemput bikers Palu dan selanjutnya ngobrol-ngobrol di Aweng Coffee Palu. Pukul 23.00 kami pun harus kembali ke penginapan pasalnya besoknya Rabu, 23/3 perjalanan dilanjutkan tujuan Kota Mamuju, Sulawesi Barat.

One thought on “Dari Toli-Toli ke Palu, melintas Gunung Tinombala dan pantai timur

  1. jay putra sampit says:

    Bang masf koreksi dikit, STC= Sulawesi Thunder Club

Your comment: