Kisah TAB Jalajah Borneo ketika menjelajah Malaysia dan Brunei

IMG-20160518-WA0009

Inilah kisah turing keliling Borneo atau Kalimantan hinga ke Malaysia dan Brunei yang dijalani dua orang biker TAB (Tiger Association Bandung) yaitu, Bro Ferry Heriman M (40 tahun) dan Bro.Dede “Abil” Sutardi (35 tahun). Beruntung MotoBikerz sempat merekam percakapan HP dengan Bro Ferry Sapalas untuk sekedar mendapatkan cerita mereka hingga perjalanan hari Minggu, 22 Mei 2016 sesaat mereka berada di Tanjung Selor Kalimantan Utara.

MotoBikerz: Bagaimana ceritanya selama berada di Malaysia dan Brunei?

Bro Ferry: Di Kuching kita menginap 1 malam. Pada hari itu kami sempat diajak oleh bikers Sarawak untuk hadir di acara kontes motor. Disana ada anggota palermen Malaysia dan kami sempat bertemu, kemudian foto bareng.

Setelah itu kami diantar ke Sri Aman dan kami dilepas bikers setempat, kemudian kami berdua riding tanpa ada bikers lokal. Tadinya target kami sampai ke Sibu, tetapi ternyata di baru di Km 60 sebelum sampai di Karikei tiba-tiba saya ada masalah putus rantai pada jam 7 malam. Motor harus diperbaiki dulu, dan akhirnya pada malam itu kami menginap di Sarikei.

Waktu itu kami sudah tidak bareng dengan teman teman-teman bikers Malaysia karena kami sudah dilepas di daerah Triaman. saat tiba di Sarekai di sebuah pom bensin Petronas, kami disambut oleh LC Crew Serawak. Kami menginap semalam dan kemudian dari Sarikei kami menuju ke Sibu. Sebelum Sibu, ada bengkel honda, dan kami berhenti untuk ganti lampu, sekaligus untuk mencari sparepart untuk motor kami Honda Tiger.

Dari Sibu kami kemudian melanjutkan perjalanan ke Miri yang sudah dekat dengan perbatasan Brunei Besar. Di kota Miri ini kami menginap semalam dan saat itu masih dikawal oleh teman-teman biker dari LC Crew Serawak.

Kemudian besoknya kami menuju perbatasan Brunei Darussalam, yaitu ke Sungai Tujo. Disitu kami ditunggu oleh PEMODA Brunei Darussalam yaitu salah satu group sepeda motor terbesar di Brunei dibawah naungan Kesultanan Brunei. Dari PEMODA ada 2 orang biker yang membantu kami untuk pengawalan menuju ke perbatasan keluar dari Brunei Besar.

Asal tau saja bro, saya sudah mendapat 8 kali cap passport di mulai perbatasm Kalimantan – Sarawak 2 kali, Malaysia Sarawak – Brunai Besar 2 kali, Brunai Besar – Malaysia 2 kali, Malaysia – Brunei Kecil 2 kali dan Brunei – Sabah Malaysia 2 kali. Sewakti di Brunei kami tidak nginap, hanya lewat sasja. Di Brunei Besar kami dikawal PEMODA, dan begitu juga di Brunei kecil juga kami sudah ditunggu.

Kemudian kami ke Beufort Sabah dan disana kami menginap, sebab ada masalah teknis. Setelah berdiskusi akhirnya memutuskan memotong rute, dengan rute dari Beaufort langsung ke arah Tawau via jalur Keningau dan Taman Nasional kemudian ke Nabawan. Akhirnya kami sampai ke Tawau dan bertemu dengan beberapa club, misalnya TBBA (Tawau Big Bikers Association) dengan Ruly Sibat Masiga, dan kawan-kawan. Di kota Tawau ini kami datang masih siang, sekitar jam 12 dan kamipun langsung dibawa ke Konsulat RI di Tawau.

Dari obrolan dengan staff konsulat Bang Amran, kemudian kami dibantu untuk keluar dari negara Malaysia lewat jalur darat. Alhamdulilah kami ngga pake jalur laut. Sementara di Tawau kami nginap sembari mengurus dokumen pasport dan carnet yang harus di cap oleh pihak imigrasi Malaysia. Besoknya jam 8 pagi kami menuju ke Kalabakan, dimana kami akan melewati jalan tikus di salah satu perkebunan kelapa sawit Malaysia untuk seterusnya masuk ke perbatasan negara Malaysia – RI.

 

One thought on “Kisah TAB Jalajah Borneo ketika menjelajah Malaysia dan Brunei

  1. Pagi ini rabu, 26 Mei 2016 Biker TAB Jelajah BORNEO diterima kembali oleh Ketua IMI Pengprov Kalsel setelah menempuh perjalanan yang cukup lama dalam jelajah Borneo 3 negara. Banyak cerita pengalaman yang disampaikan oleh 2 orang Biker TAB Bandung. IMI Kalsel memberikan suport kepada Biker TAB Bandung yang selama 18 hari menjelejah Borneo. Pengalaman perjalanan semoga dapat menumbuhkanm inpirasi utk biker-biker lainnya. wassalam Syarifuddin Bid. Organisasi IMI Kalsel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *