Misi TAB Jelajah Borneo melewati 3 Negara telah selesai

Bea Cukai Nunukan untuk urus CPD Carnet bahwa motor bisa masuk kembali ke Indonesia

Bea Cukai Nunukan untuk urus CPD Carnet, motor Tiger bisa masuk kembali ke Indonesia

Misi TAB Jelajah Borneo 3 Negara dengan mengusung tema “Ride For Education” telah selesai. Mereka telah tiba di Bandung pekan lalu dan ada banyak cerita seru dari kedia Biker TAB (Tiger Association Bandung) yaitu, Bro Ferry Heriman M (40 tahun) dan Bro Dede “Abil” Sutardi (35 tahun).

Dibawah ini adalah cerita ekslusif dari bagian akhir TAB Jelajah Borneo yang disampaikan oleh Bro Ferry Sapalas ketika mereka melewati rute mulai dari Tanjung Selor Kalimantan Utara hingga Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan (artikel sebelumnya baca ini).

Setelah menginap di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara (Kaltara), kami sempat bertemu dengan seorang pecinta Honda Tiger yaitu Bro Mulyadi yang punya keinginan membentuk Klub Honda Tiger di Tanjung Selor.

Kemudian kami melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Berau (Kota Tanjung Redeb), Kalimantan Timur sekitar 125 Km dari Tanjung Selor. Kami dijemput di perbatasan Kab. Berau oleh Biker Of Berau (club Honda Tiger dibawah naungan HTCI) dan kami diajak singgah ke sekrenya.

Saat itu disarankan agar kami tidak melanjutkan perjalanan pada hari itu dikarenakan kondisi medan jalan yang banyak tertutupi oleh kabut tebal dan akhirnya kami menginap menginap di Tanjung Redeb. Malamnya kami seperti biasa melakukan sharing tentang Ride For Education.

Pada pagi hari sekitar jam 5.30 WITA kami kemudian melanjutkan perjalanan menuju Samarinda via Bontang diantar oleh 2 anggota BOB (Biker of Berau) yaitu Bang Jeffry dan Pa Den Mas. Kondisi jalan antara Berau – Bontang bontang cukup bagus. 

Sekitar pukul 17.00 terjadi hujan lebat membuat kami harus menepi sekitar 30 km sebelum Simpang Bontang dikarenakan jarak pandang yang sangat terbatas. Jam 18.00 kemudian kami bisa melanjutkan perjalanan dengan kondisi cuaca masih hujan tetapi sudah tidak lebat.

Sekitar pukul 18.45 kami sudah sampai di rumah Mas Rudi, Wkail Ketua BIGGER Bontang (club Honda Tiger dibawah naungan HTCI) di daerah Simpang Bontang. Kondisi kami basah kuyup, dan hujan kembali deras.

Disana kami bertemu dengan Ketum BIGGER, yaitu Bang Swetly dan kamipun sempat menyerahkan piagam ucapan terima kasih. Setelah berbincang-bincang akhirnya kamipun berpisah dengan Bang Jeffry dan Pa Denmas karena kami sudah dijemput oleh Tiger Community Samarinda (TCS) yang dari tadi sudah menunggu kami di tempatnya Mas Rudi BIGGER Bontang. Terima kasih kepada Bang Jeffry dan Pa Denmas yang sudah menghantar kami dari Berau sampai Simpang Bontang yang jaraknya sekitar 360 km dan memakan waktu sekitar 10 jam.

Perjalanan dilanjutkan lagi, mulai dari Simpang Bontang sekitar pukul 22.00 menuju Samarinda didampingi oleh brader-brader dari TCS Samarinda dan akhirnya sekitar jam 01.00 dini hari kami sampai di Kota Samarinda. Kami pun melepas kangen dengan brader-brader dari TCS dan Untics. Di Kota Samarinda kami menginap di rumah pamannya Bro Ferry di daerah Loa Bakung, dan kamipun beristirahat dan melepas kangen dengan keluarga pamannya Ferry.

Keesokan harinya sekitar pukul 22.00 kami melanjutkan perjalanan ke Balikpapan diantar oleh brader-brader TCS Samarinda, dan sampai di Balikpapan sekitar pukul 1.00 dan kamipun langsung menginap di rumah bibinya Bro Ferry di daerah Sumber Rejo Balikpapan.

Keesokan harinya kami diantar oleh anggota komunitas Supra Balikpapan, Bro Adi Kai dan bro Bubu anggota TOC Celebes yang kebetulan bertemu dengan kami di Balikpapan dan ikut juga mengantar kami sampai Pelabuhan Karingau Balikpapan untuk menyebrang ke Penajam.
Lamanya penyebrangan Ferry sekitar 1 jam 20 menit.

Dari penajam kami melanjutkan perjalanan menuju perbatasan Kaltim-Kalsel. Jam 14.00 kamipun sudah sampai di perbatasan Kaltim-Kalsel, dan di perbatasan ini sudah menunggu senior kami dari TAB yaitu Kang Hagni, dimana beliau sekarang menetap di kota Banjarmasin. Kang Hagni inilah yang selalu mensupport dan menyemangati kami dalam TAB Jelajah Borneo lintas 3 negara ini.

Pukul 15.30 kami kemudian melanjutkan perjalananan dari perbatasan Kaltim-Kalsel menuju Kota Banjarmasin dengan waktu tempuh sekitar 6-7 jam perjalanan. Memasuki kota Martapura, kami sudah ditunggu oleh brader dari Banjarbaru, yaitu Tiger Rider Community (BTRC) dan ITX Martapura yang mana keduanya merupakan club Honda Tiger dibawah naungan HTCI. Sekitar jam 22.30 kami sampai di Banjarbaru.

Akhirnya Touring TAB Jelajah Borneo Lintas 3 Negara dengan mengusung tema Ride For Education telah selesai sekaligus mengelilingi pulau Kalimantan 360°. Sebagai catatan, pada tanggal 8 Mei 2016 kami dilepas oleh Ketua IMI Pengprov KalSel Bpk. H. Edi S di Banjarbaru dan pada tanggal 25 Mei 2016 kami sampai kembali di Banjarbaru Kalsel….Touchdown.

Kemudian kami melanjutkan perjalanan ke Banjarmasin dan menginap di rumah Kang Hagni TAB.
Keesokan harinya kami di terima kembali oleh IMI Pengprov Kalsel Bpk. H. Edi S di Sekretariat IMI Pengprov Kalsel di Banjarbaru. Alhamdulillah…kami telah melakukan perjalanan yang penuh makna dan bersejarah dengan selamat dan sehat.

Kami ingin mengucapkan penghargaan dan ucapan terima kasih…kepada perorangan, instansi, komunitas, club dan lain-lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *