Bro Iwan YMSC #31 biker asal Bandung, diam-diam melintas Malaysia – Brunei

Bro Iwan YMSC 31

Bro Iwan YMSC #31

Lagi, seorang biker asal Bandung bernama Bro Iwan YMSC (Yamaha Modified of Sport Community) #31 baru saja meninggalkan negara Malaysia. Saat artikel ini ditulis ia sedang berada di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. MotoBikerz.com baru saja menelpon Bro Iwan yang lagi rehat ngopi di pos perbatasan Aruk dan berikut ini ringkasan perjalanannya.

Bro Iwan memulai perjalanan Solo Riding Borneo dari kota Bandung hari Minggu 23 Mei 2016 pukul 02.00. Ia kemudian mengejar jadwal keberangkatan kapal dari Tanjung Perak Surabaya menuju Banjarmasin Kalimantan Selatan pada hari Rabu, 25 Mei 2016.

Perjalanan solo riding di Kalimantan dimulai dari kota Banjarmasin Kalimantan Selatan setelah ia menyeberang naik kapal laut selamat 24 jam bersama motor kesayangannya, Yamaha VXion tahun 2008. Ia mengambil rute keliling Borneo melawan arah jarum jam, dimulai dari kota Banjarmasin menuju Batulicin lewat jalur bawah, kemudian ke Grogot – Penajam dan Balikpapan.

Setelah menginap di Balikpapan, perjalanan dilanjutkan lagi menuju Samarinda – Bontang – Sangata – Tanjung Redeb  – Tanjung Selor – Malinau dan Pelabuhan Ancam di Desa Panca Agung, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara.

Dari pelabuhan Ancam, Bro Iwan kemudian naik kapal kecil menuju Tarakan kemudian dilanjutkan lagi naik kapal barang menuju Nunukan. Kehadirannya di Nunukan berbarengan dengan hari puasa pertama dan kantor Imigrasi setempat tutup sehingga ia harus menginap di Nunukan dua malam.

Setelah urusan imigrasi RI di Nunukan, kemudian pria yang memilki paras Indo ini (Ibu Belanda – Ayah Ambon) harus kembali naik kapal lagi menuju Sungai Ular dan selanjutnya ke pos perbatasan Sei Simanggaris. Dari pos Sei Simanggaris iapun menuju garis perbatasan Indonesia – Malaysia melewati hutan sawit yang penuh lumpur pada Rabu, 8 Juni 2016.

Jalur perbatasan hutan sawit ini sangat berat, pasalnya jalan menjadi lumpur akibat turun hujan, sehingga bro Iwan beberapa kali harus rebahan, dan parahnya motornya pernah tidak bisa bergerak, hanya diam berdiri ditempat. Untung saja ada petugas kebon kelapa sawit yang sedang lewat dan iapun mendapat bantuan.

Setelah lewat hutan sawit Serudung iapun belok kekanan menuju Kalabakan dan Tawau untuk proses imigrasi negara Malaysia. Di kota Tawau ia malah bikin kaget para biker Malaysia karena tidak ada informasi sebelumnya. Melalui WA Grup Borneo, MotoBikerz.com sempat membaca salah satu komentar, “First time rider tamu kelling Borneo tak bertemu”

Untung saja biker Malaysia cepat tanggap, Bro Iwan sebagai rider tamu inipun langsung dicari keberadaanya. Setelah bertemu, bikers Malaysia langsung akrab, sehingga keberadaan Bro Iwan di negara Malaysia menjadi lebih mudah sebab rekan-rekan biker di Malaysia memang benar-benar sangat membantu.

Lepas dari Tawau, iapun diescort oleh bikers Malaysia dan arahnya balik lagi kearah Kalabakan dan selanjutnya melewati beberapa kota di Sabah Malaysia. “Maap, saya lupa nama kotanya yang saya lewati selama di Sabah Malaysia, soalnya saya langsung di kawal oleh teman-teman bikers Malaysia, jadi saya ngikut mereka saja,” ujarnya via telephone kepada MotoBikerz.com.

“Yang sangat ingat adalah kebersamaan dan kegembiraan dengan para bikers Malaysia dan sayapun seringkali foto bersama dengan mereka. Kalau nama kotanya saya ngga ingat. Negara Brunei saya lewati karena saya harus cap passpor, baik Brunei Kecil dan Brunei Besar. Setelah itu saya masuk ke Malaysia lagi di Kota Miri dan seterusnya ke Bintulu – Sibu hingga Kuching Sarawak,” tambah Bro Iwan yang berusia 46 tahun.

Dari Kuching Sarawak, kemudian Bro Iwan harus harus meninggalkan teman-teman bikers Malaysia dan iapun masuk kembali ke Tanah Air melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, dan jalur ini sebenarnya bukan jalur Entikong yang biasa dilewati warga yang melintas antar negara.

Bro Iwan punya profesi seorang diver (penyelam), dan menurutnya setelah selesai ngopi di pos imigrasi Aruk ini, iapun akan segera melanjutkan perjalanan ke Pontianak dan seterusnya kembali ke arah Banjarmasin lagi.

“Misi perjalanan solo touring ini adalah untuk menjawab citai-cita pribadi saya untuk melihat Indonesia lebih dekat karena saya sudah menyelesaikan agenda turing ke banyak daerah di Indonesia. Sekarang ini giliran pulau Kalimantan sekalian mampir negara Malaysia dan Brunei,” tutup Bro Iwan.

Sumber foto: WA Group Borneo (saat Bro Iwan bersama bikers Malaysia)

2 thoughts on “Bro Iwan YMSC #31 biker asal Bandung, diam-diam melintas Malaysia – Brunei

  1. […] yang lucu dari cerita tentang Bro Iwan YMSC #31 biker asal Bandung yang baru saja melintas 3 negara di Borneo (Indonesia – Malaysia dan […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *