Touring adventure hari ke-1 di Himalaya, dari Leh ke Hunder 128 km

 

1# †

Hari Jumat, 15 Juli 2016 merupakan perjalanan hari pertama MotoBikerz.com melalui Rider Stephen Langitan (SL) mengikuti ajang touring adventure Himalayan Odyssey 2016 selama 8 (delapan) hari di kawasan pegunungan Himalaya tepatnya di negara India bagian utara.

Agenda perjalanan hari pertama adalah mengambil rute dari Leh Ladakh menuju Hunder Nubra Valley. Bagusnya pada rute ini kami melewati Khardung La sebagai titik jalan lokasi jalan tertinggi di dunia dengan ketinggian 5.600 meter (18.380 feet) dan ketinggian Leh Ladakh sendiri adalah 3.524 meter (11,562 ft).

Dengan sepeda motor terbaru Royal Enfield Himalayan, kami sebagai salah satu peserta rombongan Himalayan Odyssey 2016 ikut konvoi dalam rombongan yang berjumlah 65 rider Royal Enfield dengan berbagai tipe/model motor. Ketika sudah melewati South Pullu dan memasuki jalan rusak berbatu serta menanjak tajam ke arah Khardung La barulah konvoi terpecah-pecah menjadi perorangan.

Apa sebab? Masing-masing skill pengendara mulai diuji, ada yang cepat menikung, ada yang lambat dan ada juga yang berhenti untuk kepentingan pribadinya. Ya, disini para pengendara Royal Enfield diperbolehkan untuk melakukan kegiatannya sendiri-sendiri, dan yang penting bisa sampai di tujuan yaitu menuju Khardung La dan seterusnya bermalam di Hunder Nubra Valley.

Rider SL akhirnya tiba di Khardung La, dan pada saat itu suasananya sangat ramai sekali dengan para wisatawan yang naik mobil sehingga Rider SL enggan turun dari motor dan terus melanjutkan perjalanan. Beberapa saat turun dari lokasi Khardung La, rider SL sempat berhenti dipinggiran salju untuk membuat foto dan video.

Jalan turun dari Khardung La kondisinya sangat mengenaskan, selain jalan terjal, di tebing curam, banyak jurang yang dalam juga jalannya masih bebatuan yang memaksa rider SL harus sering berdiri menjaga keseimbangan motor Royal Enfield Himalayan 410cc. Ya, bawa motor Himalayan ini memang layaknya seperti motor enduro, pasalnya ring pelek ban depan berdiameter 21 inchi dan ban belakang 17 inchi.

Pukul 12.00 rider SL beristirahat di sebuah warung dipinggir tebing dengan suhu udara yang sejuk dan berangin kencang, dan disana ada banyak dijumpai pada rider motor Royal Enfield yang lagi beristirahat. Ini adalah warung pertama dimana rider SL menikmati makan siang ala kadarnya yaitu makan Maggi. Nama Maggi sangat terkenal di India, yaitu makanan mie seperti Indomie rebus tetapi dimasak sampai benyek (kental) sehingga kalau dimakan langsung kenyang.

Oh ya, para pengendara motor yang ditemui di sepanjang jalan di Himalaya ini pada umumnya adalah biker motor Royal Enfield, dan mereka bukanlah dari bagian grup Himalayan Odyssey melainkan mereka adalah para pengembara atau wisatawan asing yang sedang melakukan perjalanan sendiri atau bersama beberapa temannya tetapi menggunakan motor merek Royal Enfield.

Setelah makan siang dan berfoto, perjalanan rider SL kembali dilanjutkan menuju North Pullu dan kemudian sampai di Khalsar, Diskit dan Hunder. Kondisi jalan masih tetap sama, kalau situasi di puncak bukit yang ditemui adalah jalan rusak bebatuan, dengan pemandangan jurang, tebing dan tinggi bebatuan.

Sementara sejak dari North Pullu menuju penginapan di Hunder, kondisi jalannya adalah aspal tetapi masih dalam kondisi extra hati-hati karena banyak tikungan di tebing, ada banyak gravel dipinggiran jalan, serta pasir yang yang berada di jalan. Namun demikian, kelebihan dari seluruh perjalanan yang telah dilewati adalah pemandangan alam di pegunungan Himalaya di negara India yang benar-benar sangat menakjubkan dan memukau. Luar biasa!

Nah, untuk cerita selanjutnya silahkan disimak video berikut ini:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *