Touring Himalaya hari ke-4, menempuh rute ganas 236 Km

IMG_0007

Memasuki hari ke-4 ajang touring adventure Himalayan Odyssey 2016 yang diikuti oleh MotoBikerz.com melalui Rider Stephen Langitan, terasa rutenya semakin ganas dan menantang mulai dari lokasi penginapan Pastureland Camp Tsokar hingga sampai ke penginapan berikutnya di Tupchiling (7 km dari Keylong), yaitu Drilbu Retreat yangr teletak pas dibawah puncak bukit bersalju Drilbu.

Perjalanan hari Senin 18 Juli 2016 ini merupakan “setengah” perjalanan Himalayan Odyssey 206 yang kami jalani selama 8 hari. Walaupun cukup melelahkan karena kurang tidur, tetapi kami tetap bersemangat melewati rute-rute yang dbilang sangat ganas dan menantang dikawasan Himalaya ini dengan berbagai medan yang berbeda, seperti jalan menanjak, jalan pasir. jalan kerikil, jalan berbatuan, jalan aspal yang diselingi jurang – tebing – salju – udara dingin serta melintasi beberapa sungai yang mengalir tumpah ruah kejalan.

Salah satu trek yang paling seru dan paling banyak tikungan meliuk-liuk bagaikan ular juga sempat dilewati, yaitu Nakee La dengan ketinggian 15,547 feet (4.769 m). Ketika itu Rider SL tidak menyadari kalau jalan sedang dilewati dibilang masuk dalam kategori dangerous road (sangat berbahaya), karena hal ini baru diketahui setelah tiba dirumah saat membuka google maps.

RE Camera

Nakee La 15547 feet (4.769 meter)

Salah satu pengalaman terjatuh dengan motor juga terjadi, yaitu ketika beberapa saat menjauh lokasi penginapan Pastureland Camp Tsokar, kami terjatuh dari motor Himalayan karena melewati jalan pasir (kondisi jalan pasir lihat video ini), dimana saat itu kami lagi jalan pelan dan sulit menahan keseimbangan di medan yang berpasir tebal (singkat kata ini akibat malas berdiri diatas motor). Setelah jatuh, kami kemudian bangkit lagi dan melanjutkan perjalanan seperti biasa, dan tidak ada sedikitpun masalah atau kendala yang terjadi.

Perjalanan sejauh 236 km dengan rute melewati Nakeela – Sarchu – Darcha ini, dengan menyesal tidak bisa kami rekam secara baik pasalnya battere GoPro sudah lowbatt, kami tidak bisa re-charge mengingat penginapan di tenda Pastureland Camp Tsokar tidak ada aliran listrik. Ahasil kami akali merekam dengan kamera mini sebisanya, dan itupun suara angin gemuruh yang kencang masuk dalam rekaman.

Kabar bagusnya, sepeda motor Royal Enfield Himalayan 410cc yang dipakai rider SL tidak ada keluhan sama sekali. Motor enduro tersebut layak dipakai melewati jalan rusak dalam berbagai kondisi tersebut diatas. Untuk cerita selengkapnya, sebaiknya masbro lihat saja rekaman video dibawah ini. Semoga berkenan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *