Perayaan 17 Agustus 2016, HTML memilih “Merdeka Tanpa Diskriminasi”

Setiap tahun, para biker yang tergabung dalam komunitas HTML (Honda Tiger Mailing List) mengadakan Turing Napak Tilas, yaitu sebuah event guna mengenang kembali turing perdana mereka dari Jakarta ke arah RM Rindu alam di Puncak Pas, Bogor. Saat itu, 14 tahun yang lalu, komunitas yang memiliki prinsip Egaliter, Inklusif dan Universal itu melakukan turing perdana mereka dengan didampingi oleh salah satu club Honda Tiger di Jakarta.

Kegiatan itulah yang setiap tahun selalu dikenang dan dijadikan event tahunan pada setiap tanggal 16 Agustus malam yang kemudian dikenal sebagai Turing Napak Tilas atau TNT. Demikian diterangkan oleh Dinar Ariefianto, pendiri HTML.

Dalam turing perdana tersebut kala itu, sebuah diskusi hangat terlaksana yang akhirnya menjadikan komitmen untuk membentuk sebuah komunitas baru untuk pengendara dan pencinta Honda Tiger. Mereka mengkonsep sebuah komunitas yang merdeka bagi para membernya melalui media mailing list, sehingga diharapkan ide dan kreativitas dapat tumbuh dan berkembang tanpa paksaan dalam diri setia member.

“Anda tidak perlu menjadi suhu atau senior untuk mengutarakan ide-ide cemerlang di HTML, tidak ada senioritas disini,” ujar Prihastya Wira salah satu BOS (Board of Sarasehan) HTML Indonesia.

“Selain mengenang awal mula berdirinya HTML, Turing Napak Tilas tersebut juga merupakan kilas balik perjalanan HTML Indonesia yang ternyata bukan masalah mudah. Tantangan dan dinamika internal dan external selalu ada. Untunglah semboyan “Brotherhood Has No Limit” selalu dijunjung bersama sehingga setiap perbedaan dapat selalu diakomodir dan permasalahan yang ada selalu dapat teratasi dalam suasana kekeluargaan,” lanjut Aa Ferry Noer, Koordiantor Wilayah Jaksel yang sekaligus empu- nya Waroeng Brothers Kemang.

Di tahun 2016 ini, tepatnya pada 16-17 Agustus, merupakan event TNT HTML yang ke 14. Seperti di tahun-tahun sebelumnya, event tersebut diadakan di kawasan Taman Bunga Cibodas dengan mengusung tema “HTML 14 Tahun Untuk Indonesia – Merdeka Tanpa Diskriminasi”.

Berbeda dengan pelaksanaan di tahun-tahun sebelumnya, selain dihadiri oleh member HTML dari Jabodetabek, Lampung dan Priyangan, club-club motor undangan, malam itu HTML mengundang para biker penyandang difabel yang tergabung dalam Difabel Bikers Bogor Community.

“Acara tersebut selain sebagai rasa syukur kami para member HTML atas perjalanan HTML Indonesia yang sudah memasuki tahun ke-14, juga membawa misi positif untuk mengajak para member dan komunitas lain untuk selalu membuka mata bahwa sampai saat ini masih ada orang-orang atau kelompok tertentu yang hidup dengan penuh perjuangan untuk memperoleh hak-hak mereka yang belum terealisasi,” ujar Irvan Eka Juanida sang ketua pelaksana.

Oleh karena itu, HTML mengajak komunitas Difabel Bikers Bogor Community untuk berjuang bersama sebagai dukungan langsung kepada para biker dan penyandang difabel lainnya untuk memperoleh hak-hak mereka yang belum terealisasikan sampai saat ini.

“Ini adalah kenyataan, sebagai contoh, bahwa untuk membuat SIM saja, mereka (para penyandang difabel) harus rela menunggu dalam waktu yang cukup lama sampai batas kuota kelompok terpenuhi’” Ujar Taufik Kurniawan, salah satu peserta TNT dari HTML Bogor.

Sebagai bentuk dukungan langsung terhadap kaum difabel tersebut, panitia memberikan cendera mata dan menyisihkan sebagian keuntungan penjualan merchandise sebagai dana perjuangan untuk mendapatkan hak-hak mereka.

Cuaca dingin Kebun Raya Cibodas tidak menyurutkan 200-an biker yang hadir untuk terus bersemangat mengikuti keseluruhan rangkaian acara yang dimulai jam 22.00 itu hingga selesai. Acara dimulai dengan sambutan singkat dari Pengnas HTML Indonesia yang diwakili oleh bro Alfa Shidqi, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng, penyalaan api unggun, pemberian cendera mata kepada biker Difabel, pemberian door prize dari Prestone Indonesia, hiburan akustik, pernyataan sikap dan do’a penutup.

Acara bertambah meriah, karena malam itu panitia mendatangkan Kibar Esa, seorang musisi dan pencipta lagu terkenal dari Bogor yang kerap melantukan lagu-lagu yang kental dengan nuansa sosial dan kehidupan manusia.

Isi dari pernyataan sikap dari HTML Indonesia untuk Merdeka Tanpa Diskriminasi adalah sebagai berikut :

  1. Berikan kesempatan yang layak untuk kaum difabel agar dapat bekerja sesuai dengan keahlian-nya masing-masing.
  2. Hilangkan prasangka dalam masyarakat yang dapat membatasi, menyulitkan, dan merugikan kaum difabel.
  3. Berikan persamaan hak dan kesempatan kepada para difabel agar dapat mandiri dan hidup layak seperti kita semua.
  4. HTML Indonesia adalah sahabat difabel dimanapun kita berada

STOP DISKRIMINASI KEPADA KAUM DIFABEL, MERDEKA TANPA DISKRIMINASI!

Acara yang juga didukung oleh Waroeng Brothers Kemang Jaksel, Sinnob Sprocket Gear, dan Waroeng Inyong Tangerang itu ditutup dengan nyanyian Kemesraan milik Iwan Fals yang dikumandangkan oleh seluruh peserta dengan diiringi petikan gitar Kibar Esa.

Harapan Panitia dan HTML Indonesia adalah semoga keharmonisan HTML Indonesia ini tetap terjaga. Tak lupa HTML Indonesia mengucapkan Dirgahayu kepada Republik Indonesia. Semoga kedepannya bangsa Indonesia semakin rukun, maju, makmur dan jaya.

Hidup Indonesia, Hidup Bikers Indonesia, Hidup kaum Difabel, Merdeka Tanpa Diskriminasi!

HTML Indonesia

2 thoughts on “Perayaan 17 Agustus 2016, HTML memilih “Merdeka Tanpa Diskriminasi”

  1. Terima kasih Motobikerz…

  2. Fandi Amrullah says:

    Thanks Motobikerz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *