AXCR 2016: Kadek Turun Mesin di Leg Kedua

Rudy_Poa_SS2_AXCR_2016a

Asia Cross Country Rally (AXCR) 2016 memasuki leg kedua pada Senin (15/8/2016), Tim Furukawa Battery Indonesia mencatat hasil yang cukup baik untuk Rudy Poa namun sayang Kadek Ramayadi gagal karena kembali dirundung persoalan teknis dengan motor.

Start dari Klong Kwang Chathanburi, 46 pereli motor ditantang untuk menaklukan handicap Special Stage (SS) sepanjang 83,67 Km yang masih didominasi tanah perkebunan, perkampungan, hutan dan disuguhi sungai menjelang finish di Bo Rai.

DI tahapan kedua ini, hujan ikut menjadi tantangan peserta membuat mereka harus konsentrasi penuh di trek licin termasuk di tanjakan dan perkampungan. Pereli Jepang dari tim Furukawa Battery, Keisuke Meida mencatat hasil yang baik dengan menjadi yang tercepat di SS2 ini setelah bersaing ketat dengan pereli Kamboja, Daravuth Can di urutan kedua.

Pereli andalan Indonesia, Rudy Poa yang memacu motor Husqvarna TE250 2011 berhasil memperbaiki peringkat di urutan ke-29 lebih dari dari pencapaian sebelumnya di posisi ke-34. Hal ini tidak terlepas dari kemampuannya membaca petunjuk arah peta yang dipelajarinya di leg pertama.

Sayangnya, motor Kadek Ramayadi kembali bermasalah sesaat menjelang start SS2 sehingga membuatnya kembali absen dari pertarungan. Meski demikian, Kadek memperlihatkan semangat pantang menyerah dengan langsung memperbaiki motor sendiri di service point, jelang area finish di Kamboja.

Di leg kedua ini, seluruh peserta AXCR 2016 menyeberang ke Koh Kong Kamboja untuk menyelesaikan empat leg selanjutnya. Usai lomba Rudy Poa mengatakan, “Hari ini saya sudah mulai menemukan teknik bagaimana mengikuti reli motor itu dan peringkat saya berada di urutan ke-29. Selama dua hari ini saya terus banyak belajar bahwa kecepatan bukan segalanya di AXCR, namun akurasi arah sangat menentukan.”

“Sering kali saya memacu menyalip lawan dengan kecepatan tinggi, tapi saat saya berhenti atau memastikan arah selanjutnya, maka rider lain pasti segera menyusul / mendekati posisi saya, dan sering juga mereka ikut jalur pilihan saya. Rasa salut saya untuk Kadek yang tidak kenal pantang menyerah meski motornya terus bermasalah.” imbuh Rudy.

“Rasanya masalah tidak kunjung reda mendera motor saya, karena hari ini harus mendorong motor 200 meter terakhir sampai check point 1 menjelang start SS. Namun semangat dari rekan saya Rudy Poa dan misi membawa nama bangsa di ajang reli ini menjadi spirit saya untuk tetap bertahan,” jelas Kadek Ramayadi.

“Motor saya mengalami masalah di tensioner camshaft chain, di mana setelah 40 menit mesin bekerja, gigi timing melompat, sehingga klep berbenturan dengan piston. Karena masih ada 1000 km lebih lagi di depan, saya putuskan untuk segera memperbaiki motor guna menghindari kerusakan yang lebih parah, namun saya mendapat penalti. Saya bongkar dan perbaiki sendiri motor dan menjelang Maghrib sudah bisa menyala normal. Kami sudah siap lagi berlomba besok, semoga bisa menyentuh garis finish tanpa kendala.”

Hasil Leg 2 AXCR 2016 kategori Motor

1. Keisuke Meida (Jepang)
2. Daravuth Chan(Kamboja)
3. Tadao Ezure (Jepang)
4. Sumaetee Trakulchai (Thailand)
5. Patric Ben Anders Lahouar (Swedia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *