‘Kebo Bule’ Lucky Draw Kustomfest 2016 – Reborn Legend

img_20161008_120051

Festival Kustom Kulture Indonesia bertajuk Kustomfest 2016 kembali digelar. Seperti tahun-tahun sebelumnya, gelaran ini selalu menyediakan hadiah lucky draw unit kendaraan kustom untuk pengunjung yang membeli tiket. Untuk tahun ini Kustomfest menyiapkan ‘Kebo Bule’ sebagai Lucky Draw Kustomfest 2016 – Reborn Legend!.

Lucky Draw ini adalah sebuah sepeda motor garapan Retro Classic Cycles Yogyakarta, Motor ini bukan sekadar mengkreasi sisi engineering yang berbeda, namun memiliki konsep dengan latar belakang budaya Nusantara dipadukan aspek teknologi istimewa.

“Kustomfest adalah event yang memadukan antara art dan engineering di mana semua penggemarnya datang dari seluruh Indonesia. Inilah tempat kami mencurahkan segala gagasan, ide dan kemampuan rancang bangun kendaraan berlatar inovasi. Lucky draw kali ini kami buat dengan latar belakang budaya Cirebon,” buka Lulut Wahyudi.

dsc04795

Inspirasi Lulut Wahyudi merancang kustom bike ‘Kebo Bule’ Lucky Draw Kustomfest 2016 – Reborn Legend berasal dari Kereta Paksi Naga Limandi Kesultanan Kanoman yang dibuat pada Tahun 1350 Saka atau tahun 1428 Masehi oleh Pangeran Losari, yang menjadi kereta kebesaran Sunan Gunung Jati, Cirebon.

“Saya lama termenung melihat detail kereta kencana tersebut karena berbeda dengan yang pernah saya lihat sebelumnya. Pada jaman itu, sudah menonjol sisi teknologi yang membuat kereta itu nyaman ditumpangi, antara lain soal konstruksi rodanya yang memperhatikan kenyamanan penumpangnya,” sebut Lulut.

Pulang ke Yogyakarta, dengan waktu yang relatif singkat, hanya 30 hari pengerjaan, Lulut meramu inspirasi dari kereta Paksi Naga Liman ke dalam sosok motor kustom berbasis American Traditional Old School Chopper dengan nuansa motif Batik Cirebon.

“Kenapa saya pilih gaya tradisional chopper Amerika, karena chopper itu selalu abadi dan saya ingin mempersembahkan karya istimewa ini di Kustomfest yang kelima dengan menghadirkan banyak legenda. Dan Retro Classic Cycles itu tidak “harus” berkiblat ke Jogja, namun apapun inspirasi budaya Nusantara seperti halnya motif Cirebonan ini bukti respek kami dikombinasikan dengan seni rancang bangun dalam dunia kustom,” sebutnya.

img_20161008_165655Setiap detail mulai dari konstruksi frame, pemilihan setang dan posisi pengendara dirancang sedemikian rupa agar Kebo Bule yang berarti Raksasa Putih ini tetap berkesan glamour serta menonjolkan paduan kuat antara art dan engineering.

Nah, cukup beli tiket masuk seharga Rp 50,000 Anda berkesempatan sepeda motor yang tidak ada 2 nya ini.

Your comment: