Hari Ke-10 Solo Touring BORNEO: Tiba di Kuching, Sarawak Malaysia

Perjalanan hari ke-10 dari rangkaian Solo Touring BORNEO Lintas Negara yang dijalani oleh Solo Rider Stephen Langitan (SL) akhirnya sudah memasuki cerita baru setelah tiba di Negeri Jiran, Malaysia. Rutenya dari PLBN (Pos Lintas Batas Negara) Aruk Sajingan Sambas sampaik ke Kota Kuching Sarawak Malaysia dengan jarak 110 Km.

Tepatnya pada Rabu (11/01/2016) pada pagi haru dimulai dari PLBN Aruk, kemudian pada jam 14.00 waktu Malaysia (satu jam lebih cepat) Suzuki Inazuma GW250 sudah memasuki ke gerbang Imigrasi Malaysia di Biawak, Sarawak. Semua urusan administrasi passport dan CPD Carnet resmi mendapat stempel imigrasi dan saya siap berkendara motor di Malaysia.

Di Malaysia, saya langsung disambut oleh 3 rekan LC Crew Sarawak, yaitu dua biker dari Lundu, dan Bro Imran Polis yang dikenal sebagai biker dari Kuching yang sengaja menjemput saya di depan imigrasi Biawak, Malaysia.

Setelah melewati perbatasan, aura alam langsung terasa sekali perbedaannya. Sekedar informasi untuk menuju perbatasan Indonesia – Malaysia, saya sempat melewati jalan yang masih dalam perbaikan di sekitar Sambas Kalimantan Barat, namun di Malaysia kondisi jalannya jauh lebih bagus seirama dengan rambu-rambu lalu-lintas yang tertata rapih. Nah, bagi rider pecinta kecepatan dan para pengguna moge, Malaysia adalah surganya.

Saya hanya mengikuti irama speed dari rider LC Crew Sarawak, kalau cepat maka putaran gas ikut ditambah. Sekali-kali speedometer Suzuki Inazuma menyentuh angka 125 km/jam. Pokoknya nikmat sekali bro menjajal jalan mulus nan lurus panjang yang dilewati mulai perbatasaan Indonesia – Malaysia tepatnya Biawak CIQ Complex Lundu, Sarawak Malaysia.

Perhentian pertama adalah ke ATM yang ada di Lundu, dimana saya mengambil uang tunai RM (Ringgit) melalui mesin ATM. Cukup bawa kartu ATM BCA dari rumah lalu mencari mesin ATM berlogo Maestro atau Cirrus, dan sayapun dengan mudah menarik uang dalam Ringgit selama dananya masih ada, tanpa harus repot-repot mencari tempat penukaran uang.

Perhentian kedua adalah makan siang di Warung Haji Melayu di Luntu Sarawak. Kemudian berlanjut isi bensin. BBM yang tersedia di Malaysia adalah oktan 95 dan 98. Untuk oktan 95 harganya 2.1 RM/liter atau sekitar Rp. 6.300 per liter dengan kurs saat ini. Jadi harga BBM di Malaysia lebih murah dari Indonesia mas bro!

Perhentian ketiga di Kuching. Saya bersyukur ada Bro Imran Polis bersedia menjemput serta mengantarkan hingga Kuching untuk mendaptkan penginapan dengan harga RM 50 per malam, full AC. Pada malam harinya saya dijemput dan diajak kopdar dengan sahabat bikers LCC Sarawak Zona Kuching. Terima kasih bro.

SPONSORED BY:
SUZUKI – PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS)
FEDERAL OIL – PT Federal Karyatama
BOSCH – PT Robert Bosch
CST – CST Tire
SINNOB – Sinnob Gear

SUPPORTED BY:
KYT, 7GEAR, RESPIRO, IMI (Ikatan Motor Indonesia)

One thought on “Hari Ke-10 Solo Touring BORNEO: Tiba di Kuching, Sarawak Malaysia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *