Solo Touring BORNEO hari ke-18, jajal 345 Km menuju Tawau

Hari Kamis, 19/1/17 adalah perjalanan Solo Rider Stephen Langitan (SL) di hari ke-18 dalam ajang Solo Touring BORNEO Lintas 3 Negara (Indonesia – Malaysia dan Brunei). Rute dihari tersebut menempuh jarak 345 Km dari TELUPID menuju TAWAU. Berangkat dari TELUPID sekitar jam 08.00 dengan cuaca cerah berbeda dengan hari sebelumnya dalam keadaan hujan.

Sebelum start tangki motor Suzuki Inazuma kembali diisi tapi kali ini bukan dari pompa minyak melainkan dari 3 botol pemberian seorang biker Malaysia yang telah datang dimalam hari dan menitipkan kepada resepsion hotel. Sekali lagi saya mengucapkan banyak terima kasih atas pemberian 3 botol minyak bensin ini benar-benar sangat membantu.

Oh ya.. pada jalur ini yaitu antara Ranau – Telupid – Simpang Batu 32 sejauh 175 Km memang tidak ditemukan stasiun pompa minyak karena rute ini 75% adalah perkebunan kelapa sawit. Untung saja pada saat saya lewat Ranau di hari kemarin sudah isi minyak bensin, dan saat tiba di Telupid beruntung saya mendapat tambahan 3 botol minyak pemberian biker LC Crew Telupid.

Kesimpulannya, dalam turing jarak jauh seperti ini jerigen cadangan tetap harus dibawa dan diisi agar motor tidak sampai kehabisan minyak bensin. Setibanya di Simpang Batu 32 sayapun kembali isi minyak bensin di stasiun Petronas.

Sekedar bahan referensi untuk harga minyak bensin per liternya di Malaysia ada dua pilihan, yaitu RON95 harga RM 2.1 (Rp. 6.300/liter) dan RON97 harga RM 2.4 (Rp. 7.200/liter), dan stasiunnya ada dua, yaitu Shell dan Petronas dimana keduanya menawarkan harga yang sama serta merata di semua pompa minyak di Malaysia. Motor Suzuki Inazuma selama di Malaysia menggunakan bahan bakar minyak RON95 dan ini sudah lebih baik dari pada di Indonesia yaitu Pertamax hanya RON92.

Pukul 12.00 saya sudah tiba di Lahad Datu untuk istirahat makan siang setelah itu perjalanan dilanjutkan lagi menuju Tawau dengan jarak sejauh 151 Km. Ditengah perjalanan apalagi sesudah makan siang biasanya rasa ngantuk selalu datang, dan sayapun biasanya berhenti di sebuah kedai untuk istirahat dan kalau bisa tidur memejamkan mata sekedar 15 menit.

Baru sesaat beristirahat tiba-tiba ada seorang biker LC datang menghampiri saya, dan iapun menawarkan diri untuk mengantarkan saya sampai ke Tawau. Sekitar pukul 15.00 perjalanan kembali diteruskan dan biker LC ini ambil posisi berada didepan. Baru 15 menit berkendara, kami berhenti karena ada pemeriksaan polisi setempat, dan sayapun mengeluarkan semua dokumen yang ditbutuhkan seperti passport dan Carnet. Singkat kata, tidak ada masalah dan saya kembali melanjutkan perjalanan.

Hujan deras kembali mengguyur saya dan rekan biker LC yang berada didepan sayapun tancap gas bahkan ia lebih cepat lagi dengan kecepatan rata-rata diatas 100 km/jam. Kota Tawau sudah tidak jauh lagi hal ini ditandai dengan kondisi jalan trek lurus panjang dan jalannya lebar dua jalur. Singkat cerita pukul 17.30 saya sudah tiba di sebuah stasiun minyak Petronas dimana seorang rekan biker Tawau telah menunggu. Sayapun diantar ke pusat kota Tawau untuk mendapat penginapan.

Pukul 20.00 kembali saya dijemput oleh biker Tawau menuju lokasi makan malam sekaligus kopdar dengan biker Tawau, termasuk disana ada Bang Ruly dan Kak Malinda (foto di atas) yang dikenal sebagai biker senior di Tawau. Sebagai referensi bagi mereka yang ingin melintas Borneo serta membawa motor melewati perbatasan antara Malaysia (Sepadan) dan Republik Indonesia (Simanggaris Kab. Nunukan Kalimantan Utara) wajib menemui kedua orang ini karena mereka memiliki informasi lengkap.

Dalam ajang kopdar ini kami sekaligus membicarakan topik perjalanan berikutnya yaitu melintas perbatasan Malaysia – Indonesia, siapa saja yang akan mendampingi saya, jam berapa start, apa saja yang dibawa dan sebagainya.

Hari berikutnya adalah tentang mengurus dokumen dan perjalanan menuju Kalabakan sebagai kampung terdekat dengan perbatasan Malaysia – Republik Indonesia.

SPONSORED BY:
SUZUKI – PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS)
FEDERAL OIL – PT Federal Karyatama
BOSCH – PT Robert Bosch
CST – CST Tire
SINNOB – Sinnob Gear

SUPPORTED BY:
KYT, 7GEAR, RESPIRO, IMI (Ikatan Motor Indonesia)

 

3 thoughts on “Solo Touring BORNEO hari ke-18, jajal 345 Km menuju Tawau

  1. Ruly Sibat Masiga says:

    Telupid

  2. Terbaik… 👊✊👊✊

  3. Lan spider says:

    👍👍👍👍

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *