Inilah trek paling asyik di Kalimantan, 500 Km ditempuh 9.5 jam

Perbatasan Kalimantan Tengah – Kalimantan Barat

Mengurut catatan perjalanan “day by day” dari ajang Solo Touring BORNEO Lintas 3 Negara Indonesia – Malaysia dan Brunei dengan jarak tempuh 7.666 Km selama 31 hari. Ternyata ada satu trek yang paling enak dilewati, yaitu 500 Km, dari Pangkalan Lada Kalimantan Tengah menuju Jembatan Tayan Kalimantan Barat ditempuh dalam waktu 9 jam lebih (jam 8.00 s/d 17.30).

Padahal jalur ini rutenya termasuk yang paling mendebarkan di Pulau Kalimantan karena banyak tikungan tajam, melewati daerah perbukitan, kondisi jalan umumnya sepi penduduk, jarang ada kendaraan lewat, jarak antara perkampungan sangat berjauhan dan belum lagi masalah SPBU yang sangat berjauhan. Tetapi satu hal yang pasti, adalah kondisi jalan aspalnya sangat mulus tidak ada kerusakan sehingga paling asyik motor dipacu kencang. Sepi tapi menantang!

Rute Pangkalan Lada, Kalteng – Jembatan Tayan Sungai Kapuas Kalbar 500 Km

Ada beberapa titik perhentian yang sempat dicatat Solo Rider Stephen Langitan (SL), yaitu:

  1. Pangkalan Lada. Start dari rumah Bro Wahyu “Bodong” anggota KOMBO dan HMPC.
  2. Simpang Runtu. Saya berpisah dengan Bro Bodong tetapi sebelumnya isi bensin penuh full tank di SPBU Al-Hartani 64-741-06 Simpang Runtu termasuk jerigen cadangan.
  3. Lamandau. Saya sempat berhenti hanya melihat SPBU yang tutup kehabisan bbm.
  4. Kudangan. Patok KM 592 dari Palangka Raya dan Km 196 dari Pangkalan Bun. Saya berhenti isitirahat ngopi pas disebelah Losmen A’AN. Bagi yang sudah kemalaman lewat jalur ini, losmen ini bisa jadi referensi.
  5. Patok KM 600. Ini patok menunjukkan  angka ke Palangkaraya 600 Km, ke Pangkalan Bun 20 Km dan ke perbatasan Kalteng-Kalbar 14 km
  6. Gerbang Perbatasan Kalteng-Kalbar. Saya hanya berfoto duduk diatas motor tidak turun, konon di warung-warung yang ada di gerbang perbatasan ini banyak ditempeli stiker anak motor.
  7. Nanga Tayap. Disini saya berjumpa dengan Bro Iroel asal Medan yang sedang menjalani solo touring keliling Indonesia, dia datang dari arah Pontianak. Saat itu ia sedang di bengkel karena motornya ada masalah. Kemudian saya mengajaknya makan siang bareng. Bagi mereka yang ingin bermalam di trek ini, di Nanga Tayap ini ada banyak penginapan dan kota ini termasuk cukup ramai.
  8. SPBU Sungai Beliung Nanga Tayap. Saya isi bensin bbm Pertamax dengan antrian panjang. Sampai di spbu yang berjarak 8 Km dari Nanga Tayap ini, sebenarnya lampu indikator bensin motor sudah kedap-kedip minta diisi. Untung saja bensin cadangan di jerigen belum terpakai. Saat itu sekitar pukul 14.00, dan saya perkirakan spbu ini tutup pada sore hari karena kehabisan bensin diborong pengecer.
  9. Sandai. Lokasi 45 Km dari Nanga Tayap. Saya berhenti untuk istirahat minum kopi di salah satu warkop Sandai dan disini saya lihat ada banyak penginapan.
  10. Jembatan Tayan. Dari Sandai berjarak 191 Km saya langsung melaju cukup kencang mengejar waktu agar bisa berfoto di Jembatan Tayan Sungai Kapuas pada sore hari dan puji Tuhan akhirnya tiba tepat pukul 17.30. Setelah itu saya dijemput Bro Anggi yang kemudian diajak minum kopi di Warung Ucu Piasak sekaligus bermalam dirumahnya yang berada persis di depan Warung Ucu tersebut.

One thought on “Inilah trek paling asyik di Kalimantan, 500 Km ditempuh 9.5 jam

  1. Baca aja sudah bisa ngebayangin nikmatnya riding di jalan mulus dan sepi ratusan km seperti itu. Puji Tuhan untuk perlindunganNya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *