Jalan-jalan ke Simanggaris Kab. Nunukan Kaltara

Kalau masbro lagi traveling kearah Simanggaris Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara (Kaltara), jangan lupa mampir ke Warung Makan Perbatasan di Desa Kanduangan. Yang punya warung sangat ramah dan kebetulan Solo Rider Stephen Langitan (SL) pernah menginap dirumah penduduk selama 3 malam yang berada di depan warung tersebut.

Selama keberadaan Solo Rider (SL) di desa Kanduangan tersebut, ada beberapa lokasi yang dikunjungi dan ini bisa menjadi lokasi wisata. Setidaknya buat masbro berfoto pasalnya lokasi Kecamatan Simanggaris berada di utara pulau Kalimantan dan berbatasan langsung dengan negara Malaysia.

Berikut ini ada 4 titik lokasi menarik yang ada di sekitar Kecamatan Simanggaris Kabupaten Nunukan Kaltara:

Keterangan: A. Pos GABMA Malaysia – Indonesia Simanggaris (4.301761, 117.302119); B. Warung Makan Perbatasan Desa Kanduangan (4.203578, 117.398518); C. Pelabuhan Sei Ular: (4.159931, 117.528976); D. Pelabuhan Sei Bolong Pulau Nunukan (4.143541, 117.644758)

Garis putih adalah garis perbatasan Republik Indonesia – Malaysia; Garis merah adalah jalan raya provinsi beraspal; Garis kuning adalah jalur kapal speed boat/perahu. Jarak antara A dan B adalah 21 Km. A dan C adalah 40 Km.

A. Pos GABMA Simanggaris (Sei Menggaris)

Pos Gabungan TNI dan Tentara Malaysia ini selalu menjadi patokan bagi siapa saja yang lewat Simanggaris.  Lokasinya berjarak 40 Km dari Pelabuhan Sei Ular (titik C). Selain pos TNI disana ada juga pos Tentara Diraja Malaysia, dan dalam tugasnya mereka secara bersama-sama melakukan patroli digaris perbatasan, mengukur dan mendata ulang, serta melihat kondisi setiap patok perbatasan yang ada.

Kebannyakan pelintas batas jalan darat adalah masyarakat yang ada disekitar Simanggaris yang sedang mengunjungi keluarganya di wilayah Malaysia. Sementara pelintas batas resmi dengan dokumen passport biasanya lewat Pulau Nunukan naik kapal ferry ke Tawau Sabah Malaysia.

Dari pengalaman Solo Rider SL yang pernah berkunjung ke Pos Gabungan Simanggaris ini, yang pertama adalah berfoto didepan gerbang (foto diatas), dan kedua berfoto di Tugu Perbatasan dan Patok 708 (foto dibawah) yang berjarak 500 meter kearah utara, masih di jalan aspal (tepatnya di seberang pos gabungan RI – Malaysia).

B. Warung Makan Perbatasan Desa Kanduangan

Warung Makan Perbatasan Desa Kanduangan terletak 21 Km dari titik A Pos GABMA Simanggaris atau 19 Km dari titik C Pelabuhan Sei Ular. Jika masbro mampir di warung ini apakah minum kopi atau makan, setidaknya masbro bisa mendapatkan informasi lengkap tentang situasi dan kondisi seputar jalur perbatasan yang bisa tembus ke wilayah Malaysia.

Mungkin masbro bisa meminta ke pemilik warung, ingin jalan-jalan masuk ke dalam hutan perbatasan atau minta ditemani menuju jalur yang bisa tembus ke wilayah Malaysia sampai menemukan tanda/patok yang bertuliskan Perbatasan RI – Malaysia. Selain informasi perbatasan, masbro juga bisa menanyakan segala informasi tentang penginapan, sewa mobil dan lain-lain.

C. Pelabuhan Sei Ular

Lokasi titik C adalah Pelabuhan Sei Ular dan ini bisa disebut sebagai ujung aspal Trans Kalimantan, karena memang demikian ini adalah ujung jalan dari jalan aspal yang ada di Pulau Kalimantan, dan selebihnya adalah masuk ke wilayah perairan menuju ke Pulau Nunukan. Jarak tempuh dari titik A Pos GABMA Simanggaris sejauh 40 Km dengan kondisi jalan aspal mulus.

Pelabuhan Sei Ular ini langsung berbatasan dengan wilayah Serudong Laut Malaysia, dan ini akan semakin jelas jika masbro naik perahu atau speedboat menuju ke Pulau Nunukan. Dalam perjalanan diatas air ini, jurumudi perahu menjelaskan bahwa hutan yang meliuk-liuk di Sei Ular ini langsung bersebalahan dengan Malaysia. Kemudian di tengah laut, perahu akan merapat dan melapor ke Pos Gabungan Sei Kaca RI – Malaysia dengan pemandangan kearah ke Pulau Nunukan dan Sebatik.

Oh ya.. soal jasa speedboat atau perahu menuju ke Pulau Nunukan dari pelabuhan Sei Ular, yaitu: Ongkos naik speed boat Rp. 50 ribu dengan waktu 30 menit, dan perahu Rp. 42 ribu dengan waktu 1 jam untuk sekali jalan. Syaratnya harus menunggu penumpang lainnya sampai boat/perahu penuh. Jika sangat mendesak ingin sewa speed boat bayar Rp. 300 rbu sekali jalan.

D. Pulau Nunukan

Ibukota Kabupaten Nunukan, berada di Pulau Nunukan, tentunya pulau sekaligus kota ini sebagai pusat pemerintahan, dan juga pusat aktivitas segala kegiatan ekonomi dan lalulintas perdagangan. Saat Solo Rider SL datang ke Kota Nunukan ini, melihat keramaian yang sangat jauh berbeda dengan Kecamatan Simanggaris yang ada di sebelah baratnya yang harus ditempuh dengan spee boat atau perahu.

Tak heran jika kota Nunukan ini ramai sebab disana ada pelabuhan kapal yang menghubungkan ke Tarakan, Tawau Malaysia, dan juga semua desa perkampungan di Kabutan Nunukan yang harus dilewati dengan perahu/speed boat. Tak cuma pelabuhan air, juga disana ada pelabuhan udara yang menghubungkan jalur penerbangan ke Tarakan, Samarinda dan Balikpapan,

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *