Menguji Performa Suzuki GSX-S150

irc-tire-adbanner

Pada Kamis dan Jumat (20-21/04/2017) yang lalu, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengajak para jurnalis otomotif Tanah Air termasuk MotoBikerz untuk merasakan, menguji sekaligus membuktikan performa Suzuki GSX-S150 dalam ajang “Touring Suzuki GSX-S150 Taklukkan Batasan” Jelajah Jawa. Di ajang ini, Motobikerz mendapat giliran di etape 3 dengan rute dari Madiun – Surabaya via Bromo dan Malang.

Sebanyak 25 unit motor GSX-S150 yang sama yang diproduksi di pabrik Suzuki Tambun, Bekasi, Jawa Barat disiapkan PT SIS. Test Ride ini bertujuan agar publik bisa memperoleh informasi yang tepat dan akurat mengenai ulasan pengujian Suzuki GSX-R150 dari awak media di Indonesia.

Rombongan Touring Suzuki GSX-S150 ‘Taklukkan Batasan’ Etape 3 Start Dari dealer Suzuki Madiun

Pada sesi test ride ini, MotoBikerz mendapat kesempatan mengendarai Suzuki GSX-S150 selama 2 hari. Pada hari pertama melintasi kawasan perkotaan, urban, dan menanjak dengan jarak kurang lebih 241 KM dari Madiun ke Gunung Bromo melalui rute Madiun – Mojokerto – Pasuruan – Probolinggo – Bromo.

Sementara untuk hari kedua, Motobikerz ditantang menguji performa Suzuki GSX-S150 di lautan pasir Gunung Bromo lalu berlanjut ke Kota Malang dan berakhir di Surabaya. Pada perjalanan di hari kedua, total jarak Suzuki GSX-S150 berwarna merah hitam yang sempat digunakan untuk memecahkan rekor freestyle terbanyak versi MURI dalam Otobursa 2017 tersebut menyentuh angka sekitar 204 KM.

Setelah MotoBikerz puas mencoba Suzuki GSX-S150 selama 2 hari dari Kota Madiun ke Surabaya ada beberapa poin yang bisa kami nilai.

1. Desain
Secara desain Suzuki GSX-S 150, motor ini lebih mengarah pada aliran streetfighter yang gagah dan sangar dengan shroud lebar berfungsi untuk melindungi serta mangalirkan angin ke radiator. Secara garis besar desain Suzuki GSX-S150 mengacu pada varian moge mereka yaitu Suzuki GSX-S750.

2. Mesin / Performa GSX-S150
Mesinnya serupa dengan Suzuki GSX-R150 yakni DOHC 4 katup berkapasitas 147.3 cc dengan torsi maksimum sebesar 14.1 KW pada 10,500 rpm. Akselerasi pada gigi 1 – 2 – 3 sama persis dengan GSX-R150. Sedikit berbeda ketika masuk di gigi 4 – 5 – 6, dimana Suzuki GSX-S150 memiliki ‘nafas’ yang agak panjang. Setting seperti ini memang sengaja diterapkan Suzuki, karena GSX-S lebih diperuntukkan untuk mereka yang menyukai touring.

Satu hal lagi mesin tersebut benar-benar terbukti irit bahan bakar. Mengacu pada M.I.D rata-rata konsumsi bahan bakar saat kami mencobanya mencapai 43-45 KM / liter bensin. Bahkan ada rekan media yang mencatat konsumsi bahan bakarnya lebih dari 52 KM / liter.

3. Handling GDX-S150
Urusan handling atau manuver bisa dibilang GSX-S150 benar-benar sangat lincah. Kelincahan manuver motor berbobot 130 kg sangat terasa ketika Motobikerz memasuki jalan setapak di Kawasan Gunung Bromo yang sesekali dihiasi dengan tikungan tajam.

Selain sejumlah kelebihan di atas, Suzuki GSX-S150 sebagai motor dengan performa sebesar 19 HP serta harga paling kompetitif jika dibandingkan para kompetitornya (Honda CB150 Streetfire dan Yamaha Vixion) yaitu Rp 23,9 juta OTR Jakarta ini tetap memiliki sedikit kekurangan.

Kekurangannya ada di bagian jok agak keras, busa joknya kurang tebal sehingga kurang nyaman jika dipakai berkedara lebih dari 2 jam. Sementara untuk riding position sudah cukup pas dan ergonomis. Namun jika ingin lebih nyaman, Motobikerz menyarankan agar setang dinaikkan sekitar 3-4 cm, dan footstep rider dimajukan sedikit.

Video Touring GSX-S150 “Taklukkan Batasan” Jelajah Jawa

Your comment: