Harley-Davidson Police Owners Group (POG) 1st National Rally 2017

irc-tire-adbanner

Saat ini Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki penggemar kegiatan motor terbanyak, termasuk motor berkubikasi besar. Di antaranya terdapat Police Owners Group atau POG, yang berisi biker pemilik motor Harley-Davidson tipe Police. Baru berdiri pada akhir tahun 2016, anggota POG kini tercatat telah melebihi angka 200 orang.

Klub moge yang diketuai oleh Chief Rudy Bratanusa dan Assistant Chief Sonny Wibisono ini mengadakan touring nasional atau national rally pertamanya pada 9 – 12 Agustus 2017 mengambil rute Jakarta – Bali.

Sebanyak 59 motor mengikuti touring yang melahap jarak 1.300 km ini. Dari total motor, sebanyak 29 motor mulai dari awal perjalanan, sebanyak 7 biker baru mengikuti dari Solo, Jawa Tengah dan 16 motor dari Malang, Jawa Timur.

Rute yang dilalui di antaranya jalur Daendels yang terkenal, Tawangmangu, Blitar, Bromo, Situbondo, Ketapang, Gilimanuk dan Pandawa, Bali. POG melakukan istirahat beberapa kali dalam touring ini yaitu di Solo, Malang, dan terakhir acara puncak di Bali.

Terdapat hal yang unik dari touring yang diikuti oleh biker dari berbagai profesi seperti pengusaha, dokter, dan pegawai negeri ini. Para biker yang tergabung dalam POG menyadari bahwa di daerah yang sering kali dilewati ketika touring masih sangat banyak yang masih memerlukan bantuan.

Karena itu, walau dibentuk dengan dasar hobi atau kesukaan terhadap motor besar Harley-Davidson tipe Police, POG menetapkan untuk melakukan misi menyalurkan bantuan kepada orang yang memerlukan terutama di jalur touring yang dilewati.

Sebelum melakukan touring nasional, para biker POG telah melakukan survei untuk mencari tempat yang membutuhkan bantuan. “Kami ingin bantuan yang diberikan memang sesuai dengan yang diperlukan masyarakat,” jelas Daeng Ilkham, Sekretaris Jenderal POG.

“Kami telah melakukan survai, dan mendapati bahwa salah satu yang diperlukan adalah sumber air bersih di Blitar,” tutur Daeng.

Untuk itu, POG mempersiapkan beberapa sumur bor dan fasilitas umum lainnya di berbagai Musholla di area Blitar. Beberapa di antaranya adalah di Musholla Al Hikmah, Madrasah Tahfidul Qur’an Al Hikmah, Musholla Al Kautsar, dan Musholla Al Yasir. Semuanya bertempat di Kelurahan Sentul, Blitar.

Misi yang ditetapkan oleh POG ini berbalas spontan dari para biker untuk dapat terjun langsung untuk berbagi dengan masyarakat. Bantuan pun terus mengalir dari semua biker POG.

Melakukan bakti sosial memang terbukti memberikan kebahagiaan bagi pihak yang menerima dan juga yang memberi. Usai mengunjungi Makam Proklamator Indonesia, Soekarno, di Blitar, sekaligus dalam rangka bulan Kemerdekaan Republik Indonesia, para biker pun menuju lokasi bakti sosial.

Para biker ini berkumpul dengan masyarakat setempat untuk melakukan doa bersama. Biker POG terlihat  sumringah usai seremoni bakti sosial yang dilakukan pada Kamis, 10 Agustus 2017, ini. Acara seremoni ini dihadiri oleh para pemimpin lokasi bakti sosial yaitu Drs. H. Imam Shodiqi, K.H. Tolpuri, Ustad Supriono dan Ustad Imam Syafi’i.

Dalam touring ini POG juga mengutamakan taat pada peraturan lalu lintas, “Kami harus menjaga ketertiban dan kelancaran lalu lintas jalan yang dilewati,” tegas Daeng. Ia kembali menjelaskan bahwa POG sangat mengedepankan skill bermotor yang baik.

“Selama ini kami melihat, banyak anggota POG yang di klubnya yang lain menjadi officer atau petugas dalam touring,” kata Daeng.

“Kami berharap agar anggota POG selalu menjadi officer di klub masing-masing, baik menjadi RC atau Road Captain, maupun sweeper. Kita dapat menjadi contoh di klub masing-masing,” tambah Dedi Tiyoso, salah satu pengurus POG. Biker muda ini mengungkapkan POG juga merupakan klub yang memiliki disiplin, salah satunya dapat dilihat dari seragam yang digunakan.

POG berencana akan melakukan beberapa kali touring dalam satu tahun. Dalam setiap touringnya, POG pun akan terus melakukan bakti sosial yang disesuaikan dengan keperluan daerah yang akan dilewati.

“Dengan begitu kami dapat mengingat apa yang seharusnya syukuri, dan melihat langsung kondisi sesama yang memerlukan bantuan. Semoga dapat memberi manfaat bagi warga di setiap area touring kami,” tutup Rudy Bratanusa.

Your comment: