Dari Malaysia ke Inggris, naik Honda Bebek 150cc (boncengan suami – istri)

Sepasang suami istri warga negara Malaysia baru saja menyelesaikan perjalanan touring jauh hanya dengan motor Honda Kapcai RS150R (di Indonesia disebut Honda Supra GTR150) dari Malaysia sampai ke Inggris, dengan waktu perjalanan 146 hari (5 bulan). Setibanya di London, pasangan yang baru menikah ini bernama Mohd Alfishahrin, 31, dan Diana Latief, 30 merayakan Hari Kebangsaan Malaysia tepat pada 31 Agustus 2017. 

Start dari Malaysia pada 8 April 2017 dan perjalanan turing honeymoon mereka menempuh jarak 25.000 Km lebih serta melewati 24 negara antara lain Malaysia, Thailand, Myanmar, Nepal, India, Pakistan, Iran, Armenia, Georgia, Turki, Greece, Albania, Itali, Montenegro, Bosnia, Croatia, Austria, Liechtenstein, Switzerland, Jerman, Belgium, Luxembourg, Belanda, Perancis dan terakhir Inggris.

Menurut cerita Mohd Alfishahrin di akun facebooknya, rute yang paling berat ketika mereka harus menempuh jalan tertinggi didunia, yaitu Khardungla Pass 18.380 feet di India Utara karena pada saat itu sedang turun salju.

Bercerita tentang pengalaman riding saat turun hujan salju di wilayah Himalaya menuju puncak Khardungla Pass 18.380 feet, hal inipun sudah pernah dialami sendiri oleh penulis MotoBikerz.com. Treknya jalan batu banyak longsor, dan memang sangat berat. Selanjutnya simak video ini.

Kembali ke cerita pasangan suami-istri asal Malaysia ini bahwa mereka sebelumnya adalah pegawai bank swasta dan baru saja menikah sekitar lima bulan yang lalu, dan berani memutuskan untuk touring honeymoon (bulan madu) ke London hanya dengan kapcai alias motor Honda bebek Supra 150cc. Sedangkan untuk biaya yang dihabiskan adalah 40 ribu ringgit atau sekitar Rp. 125 jutaan yang diperoleh dari hasil sumbangan pernikahan dan sponsor.

Bagaimana cerita soal motor bebeknya? Apakah ia sering rewel dan berapa kali harus mengganti oli atau minyak hitam?

“Percaya atau tidak, 25.000km mileage motor saya cuma tukar minyak hitam 6 kali shaja, yaitu pertama masa meter baru 1000 km, tukar di Honda Service Penang; kedua di Honda Service Nepal (RM30++) pakai Engine Oil Honda; ke-tiga di Honda Service India (RM50++) EO Honda; ke-empat di kedai motor di Iran (RM20++) EO CASTROL; ke-lima di Turki (RM80++) EO MOTUL; dan ke-enam di Honda Center Greece (FREE) EO Honda,” kata Mohd Alfishahrin  di akun facebooknya.

“Saya tukar minyak hitam pun xikut jadual sangat kadang2 3000km, 5000km tapi alhamdulillah motor tak de masalah sepanjang perjalanan. Terpulang untuk percaya atau tidak, tapi ni la details penggunaan minyak hitam saya,” tambahnya.

Bagaimana dengan dokumen perjalanan touring? Apakah harus membawa CARNET?

“Saya pernah cerita mengenai Carnet, mungkin ramai lagi masih kurang jelas apa itu carnet. Carnet ni senang cerita passport utk kenderaan anda tanpa carnet, anda tidak boleh bawa masuk kenderaan anda ke negara yg memerlukan anda mempunyai carnet. Macam dalam route saya, negara yang memerlukan carnet ialah: NEPAL, INDIA, IRAN, PAKISTAN. Carnet merupakan salah satu kos paling besar,” katanya lagi di facebooknya.

Di Indonesia, untuk mendapatkan CARNET harus lewat IMI (Ikatan Motor Indonesia) atau silahkan simak artikel ini. Nah, bagi anda dari Indonesia pun pasti bisa dan tidak ada yang mustahil. Apapun motornya pasti bisa. Ayo semangat.. gass.

Sumber foto: Facebook Mohd Alfishahrin

2 thoughts on “Dari Malaysia ke Inggris, naik Honda Bebek 150cc (boncengan suami – istri)

  1. itu ngisi minyaknya gimana ya???
    barangnya penuh gitu

Your comment: