Wheel Story Season 5: Pietermaritzburg Afrika Selatan

Mario Iroth peturing asal Indonesia kembali mengirimkan email ke redaksi MotoBikerz.com dan menceritakan perjalanan turingnya untuk hari ke 16-17 menempuh jarak 308 Km. Berikut ini petikan ceritanya:

Riding menuju Pietermaritzburg berjarak 175 km dari Durban via 1000 hills memang memanjakan mata, suasana jalan yang tenang, mulus dan penuh kelolan ditambah pepohonan lebat dan besar dan suasana pedesaan yang tenang. Kami pun makan siang salah satu kafe di area 1000 hill yang memang tempat kumpul para rider.

Hari mulai sore dan kami lanjut menuju Pietermaritzburg dimana kami sudah ditunggu teman kami disana, namanya Gregg kami jumpa disalah satu forum motor di Facebook dan Gregg sebagai host kami untuk tinggal di rumahnya.

Sore itu cerah, sesampai di kediaman Gregg yang luas banget dan bisa melihat pemandangan 360 derajat dari kediamanya bikin kami melongo, bayangkan hanya duduk di teras sambil minum teh kita bisa melihat langsung binatang liar seperti zebra dan Impalla dan kawanan burung lalu lalang dengan hamparan padang rumput yang luas terlihat table mountain dari sini.

Gregg mengajak kami melihat sekeliling kota, mulai dari City Hall sampai daerah urban. Dan perjalanan menuju pulang kami sempat melintas daerah offroad dan bisa melihat langsung kawanan Buffalo, Zebra, Jerapah sampai Impalla dari jarak dekat, sangat dekat di alam liar.

Ini pengalaman pertama kami bisa melihat langsung kawanan hewan liar, biasanya cuma dari Kebun Binatang saja. Kembali ke rumah dan Gregg menunjukan koleksi motor miliknya di garasi rumah, memang rider yang satu ini keren banget koleksinya.

Kami pun braaii (barbeque) ala Africa bareng malam itu sambil sharing pengalaman touring. Orang tua Gregg pernah berlibur ke Bali jadi sudah tidak asing dengan masakan Indonesia. Sambil bersantai Gregg merancang rute bermotor yang bagus buat referensi kami.

Hari berikutnya ke arah utara Pietermaritzburg kami mengunjungi Nelson Mandela Capture Site di Midland. Di dalam terdapat Apartheid Museum yang menampilkan perjuangan Nelson Mandela, lalu kami berjalan kaki ‘Long Walk to Freedom’ menuju Monumen Nelson Mandela yang sangat artistik, untuk menikmati monumen ini kita harus berdiri di point yang tepat untuk melihat sosok wajah Nelson Mandela yang sangat dicintai warganya.

Your comment: