Wheel Story: Road trip to Sumbawa 6-8 Maret 2014

P1090565

Lagi, kisah Mario Iroth “Wheel Story” masuk ke redaksi MotoBikerz.com. Kali ini adalah touring menuju Sumbawa sebagai ajang pemanasan sebelum Mario Iroth memulai menjelajah Indonesia bagian Timur. Berikut ini cerita Road Trip to Sumbawa yang ditulis oleh Mario Iroth.

Perjalanan ini Road Trip To Sumbawa adalah perjalanan yang kami susun dadakan. Ya, untuk mengisi weekend maka kami tertarik ingin ke arah timur keluar dari Bali dengan tujuan akhir kota Bima, Sumbawa – NTB.

Kamis pagi (6/3) saya menjemput Bro Mario Andi di Gianyar dan pagi itu juga kita mengarah ke Padang Bai untuk menaiki Ferry yang akan mengantar kami ke arah timur, arah yang mengikut arah matahari terbit.

Dan petualangan kami pun dimulai, kami hanya berdua, Mario Iroth (Wheel Story) dan Mario Andi membelah pulau Lombok dari Lembar ke Kayangan melewati Praya dan sempat berfoto-foto di dekat Labuhan Haji Lombok Timur, hari sudah sore kami pun bertolak ke Kayangan Port dan lanjut naik Ferry lagi untuk bisa mencari tempat menginap di Sumbawa.

Serunya berada di Ferry ( Khayangan – Pototano) karena kami menikmati Sunset dari atas ferry, juga terhibur dengan pengamen yang kocak dan penuh humor sepanjang perjalanan. Ferry merapat Pototano dan langit sudah gelap, sepanjang jalan aspal yang gelap ini hanya diterangi cahaya dari motor kami berdua dan bintang di langit yang kelap-kelip, tak lama kemudian tempat ramai pertama terlihat dari GPS Mario Andi, Alas nama kota kecil ini dan kami pun mendapat hotel murah dengan pelayanan yang ramah.

Hari kedua (7/3) pagi yang cerah kami bergerak pelan mengikuti jalan lintas NTB ke arah Sumbawa Besar. Dalam perjalanan yang menabjukan dengan panorama laut dan bukit yang indah membentang beratapkan langit yang sungguh biru, kami merasa berada dalam dunia yang baru.

Tiba-tiba…. criittttt.. bunyi dari Scooter Vario milik Mario Andi sangat aneh disertai asap putih keluar dari belakang mesinnya, setelah dicek, ternyata CVT putus, tidak ada pilihan lain selain ditarik. 30 Km kemudian dalam acara tarik menarik motor akhirnya kami sampai di kota Sumbawa Besar dan langsung mencari bengkel Honda untuk masang CVT baru.

Sambil menunggu pengerjaan tersebut kami menghabiskan waktu dengan mencari tempat unik di kota ini. Pendopo Bapak Bupati kami samperin, setelah perbaikan scooter Mario Andi selesai, Istana Dalam Loka kami samperin juga walau tidak masuk ke dalam.

Bima masih jauh, kota berikutnya yang akan kami lewati adalah kota Dompu, sepanjang perjalanan tak habis-habisnya pemandangan indah, kambing, kuda liar, kerbau, sapi dan monyet pun sering terlihat berada di tepi jalan raya. Kami menikmati seafood di sebuah rumah makan yang berdiri persis di pinggir jalan raya desa Plampang dengan pemandangan laut dan terlihat Gunung Tambora di seberang. Kami bersantai di atas gazebo fasilitas rumah makan sambil menikmati hidangan makan siang. Lanjut bergerak dan kota Dompu kami temui, tak lama dari Dompu kami sudah sampai di kota Bima sore harinya.

Kami bermalam di hotel yang cukup elite di kota Bima namun karena promosi maka rate kamarnya masih terjangkau para adventurer. Malam itu kami bermalas-malasan disekitar pantai Kalaki sampai Lawata sembari mencari makan malam. Warga Bima yang ramah senantiasa membantu apapun yang kami tanyakan dan bercanda tawa bersama kami dimalam yang begitu ramai, karena di boulevard Bima inilah menjadi tempat favorit warga Bima khususnya muda mudi yang menghabiskan malam akhir pekan bersama teman dan pacar lagipula ramai orang berjualan.

Dan hari terakhir adventure kami (8/3) mengunjungi Museum Asi Mbojo atau tempat tinggal raja Bima dahulu kala, setelah itu kami pulang ke Bali lagi. Kami berdua langsung ngegas ke Bali melewati rute yang sama ke arah Pototano dan Kayangan ke Padang Bai melewati jalur tengah Lombok, hingga malam tengah malam kami sudah berada di Padang Bai lagi.

Sejauh 1000Km kami berpetualang ke 3 pulau ( Bali-Lombo-Sumbawa) selama 3 hari yang penuh pesona dan makin cinta Indonesia.

Salam adventure.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *