Wheel Story Season 5: Melintas Botswana

Sudah dimanakah sang petualang Mario Iroth di benua Afrika? Dalam perjalanannya memasuki hari ke 65-70 ternyata ia sidah berada di Botswana. Berikut ini laporannya yang dikirim ke redaksi MotoBikerz.com:

Akhirnya setelah menunggu hampir 2 pekan di Windhoek – Namibia, akhirnya visa Botswana di approved. Kami pun langsung gas ke Botswana melewati pos Mamuno Border Control, proses sangat cepat dan untuk motor wajib mendaftarkan ‘road fund’ yang ada di gedung imigrasi juga. Dan petualangan di Botswana pun dapat dimulai.

Setelah riding sekitar 220 km dari border, kami tiba di Ghanzi, salah satu kota transit di bagian barat Botswana kami disambut Romo asal Larantuka – Flores yang sudah tinggal di Botswana sekitar 10 tahun. Romo Hilarius namanya, menjelaskan seputar Botswana terutama Ghanzi sambil kami dibawa ke salah satu Logde tak jauh dari kota untuk bisa melihat Singa dan beberapa hewan liar lainya dari jarak sangat dekat. Sungguh luar biasa. Pada hari itu kami tutup dengan braai (barbeque ala Afrika) bersama.

Kami lanjutkan perjalanan ke Maun. Disana terdapat Okavango Delta sebagai delta terbesar di dunia. Kami kemping di salah satu logde disamping sungai Okavango namun sayang hari itu angin bertiup kencang disertai hujan lebat sewaktu disana. Hari selanjutnya kami melanjutkan ke arah Francistown, melewati Makgadikgadi Pans National Park & Nxai Pan National Park.

Berkendara di area taman nasional ini harus berhati-hati karena area terbuka tanpa pagar yang memungkinkan binatang liar menyebrang jalan. Dan benar saja kami melihat langsung Gajah Afrika berada di pinggir jalan dan yang lainya menyebrang jalan. Kami dan kendaraan lainya pun berhenti sementara sambil menunggu gajah tersebut berada jauh dari badan jalan, agar tidak terlihat atraktif ketika kami melewati Gajah tersebut. Selain itu daerah ini terdapat rumah semut yang mirip di Merauke Papua.

Tak lupa juga saya berpose dibawah pohon Baobab karena keunikan batangya yang sangat besar, diameter pohon ini bisa mencapai 15 meter dan menjulang tinggi. Sampai di Francistown kami disambut Romo Elfridus asal Sorong, Papua Barat  yang sudah menetap di Botswana dari tahun 2005. Luar biasa bisa jumpa orang Indonesia sudah cukup mengobati kangen kami akan Indonesia karena bisa ngobrol dan bercanda tawa bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *