Wheel Story Season 5 : Kenya

Kembali biker petualang Mario Iroth mengabarkan keberadaannya di Afrika dimana ia sudah melakukan pejalanan hari ke 129 – 144 dalam “Wheel Story Season 5” dengan total jarak yang telah ditempuhnya 19.182 kilometer. Berikut adalah kisah perjalanan pada saat ia berada di Kenya.

Siang itu cuaca panas terik, setelah proses imigrasi selesai lanjut mengurus dokumen motor di custom dan kami mendapatkan T.I.P (Temporary Import Permit) secara gratis karena sudah memiliki Comesa (asuransi). Kami masuk dari Border kecil disebelah barat Kenya. Hari itu juga kami riding hingga hampir matahari terbenam dan kami tiba di Kisumu, kota besar di bagian barat Kenya dengan pemandangan Danau Victoria.

Pagi-pagi kami melanjutkan perjalanan menuju Nairobi masih berjarak 400 km dari Kisumu. Saya memilih jalur B3 agar lebih menikmati pemandangan, perkebunan dan pedesaan. Namun tak disangka dari kota Narok sekitar 80 km sebelum Nairobi, saat melewati savanah suasana alam berubah seolah memberontak. Badai pasir dan angin kencang dari samping cukup membuat motor oleng belum lagi serpihan pasir dan debu mengganggu pandangan. Kami berhasil tiba di Nairobi ketika hari sudah sore dimana lalulintas sudah dipenuhi orang orang yang pulang kerja. Terpaksa ikut macet-macetan ria di Ibukota.

Di Nairobi kami mengunjungi KBRI disambut oleh Bapak Sunan Ali bersama para staff KBRI, kami menceritakan pengalaman riding kami di Afrika, dan di hari berikutnya kami diliput secara ekslusif oleh media TV dan media cetak baik secara Live di studio dan di halaman kantor KBRI. Disinilah kesempatan kami untuk mempromosikan Indonesia kepada masyarakat di Afrika khususnya di Kenya. Di Nairobi juga kami melakukan penggantian ban motor dan juga oli motor.

Waktunya untuk melanjutkan petualangan dilepas oleh Staff KBRI di Nairobi, petualangan kami berlanjut ke arah utara melihat Gunung Kenya yang spektakuler dengan puncak yang masih diselimuti es dan kawasan gurun kearah Marsabit yang mencapai suhu 40 derajat celcius sambil menyapa suku Maasai yang sedang mengembala kambing, sapi dan unta. Dan dari sana kami lanjut ke perbatasan Moyale untuk eksplore negara berikutnya yaitu Ethiopia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *