Astra Motor Racing Team Siapkan 15 Rider Di 2018

Menghadapi musim balap tahun 2018, Astra Motor Racing Team (ART) secara resmi mengumumkan komposisi pembalapnya untuk arungi berbagai kompetisi teratas balap motor di Indonesia. Berisikan pembalap muda, berbakat, dan berpengalaman, ada 15 pembalap yang akan berlaga di dalam naungan bendera ART.

Team Manager ART Lo Sie Nyuk mengatakan bahwa di tahun 2018, ART akan datang dengan komitmen penuh pada setiap balapan yang dilakoni. ART menjadi salah satu tim balap dengan jumlah pembalap terbanyak di dunia balap nasional.

“Kami sangat serius hadapi berbagai kompetisi balap di tahun 2018. Komposisi tim kami atur dengan kombinasi pembalap muda dan senior yang berpengalaman. Kami rancang, agar ada transfer ilmu baik secara skill maupun attitude balap. Kami optimis bisa mengukir banyak prestasi pada tahun ini,” terang Lo Sie Nyuk di sela peluncuran tim ART di Holiday Inn Kemayoran, Jakarta (13/8/2018).

Pada tahun 2018, ART akan membagi fokusnya kedalam tiga region yaitu Jakarta, Yogyakarta, dan Kalimantan Barat yang akan mengikuti serangkaian kompetisi. ART Jakarta akan fokus berlaga pada kejurnas Indospeed Race Series, dan satu seri Asian Road Racing Championship sebagai wildcard pada seri Indonesia.

Sedangkan ART Yogyakarta dan ART Kalimantan Barat akan fokus berlaga pada kejuaraan Motorprix di regionnya masing-masing. Namun, keduanya juga berlaga pada kejurnas Indospeed Race Series 2018, sehingga pada tahun ini seluruh tim ART akan meramaikan kejurnas IRS untuk kelas Sport 150 dan Sport 250.

Sedikit kejutan pada tahun 2018, Lo Sie Nyuk juga mengumumkan bahwa salah satu tim racing terkuat di tanah air Trijaya Racing akan bergabung di dalam skuad Astra Motor Racing Team. Dipimpin oleh Rudi Hadinata dan Haris Sakti Mletis, Lo Sie Nyuk optimis Trijaya Racing akan berbicara lebih dibawah naungan tim ART Yogyakarta.

“Ini bukti keseriusan kami pada dunia balap. Tahun ini Trijaya Racing bergabung kedalam ART Yogyakarta. Amunisi baru untuk menghadapi berbagai kejurnas balap tahun ini,” imbuh Lo Sie Nyuk.

Tahun 2018 juga akan menjadi tahun ke-6 ART berkancah pada dunia balap nasional. Di tahun keenam ini, ART ingin menunjukkan konsistensi, serta semangat untuk memberikan sumbangsih pada olahraga balap motor di Indonesia.

Sumbangsih pada dunia balap, beberapa kali telah ditunjukkan semenjak tim ART memulai balap pada tahun 2012 silam. Tim balap besutan Main Dealer Astra Motor ini telah mengukir beberapa sejarah, seperti menjadi tim pertama yang membuat motor balap injeksi, dan pertama yang menjadi juara di kancah nasional dengan motor injeksi. Hal ini membuat beberapa inovasi yang dilakukan sering kali menjadi trendsetter pada dunia balap tanah air.

Terbaru, ART melalui tim Jakarta berhasil menempatkan pembalap andalannya Sudarmono pada posisi ketiga di klasmen akhir gelaran kejurnas IRS 2017 kelas Sport 250cc. Pada musim lalu, Sudarmono pun beberapa kali meraih podium, dan sempat menjuarai balapan pada IRS 2017 seri ke-6 race pertama.

Sudarmono yang tahun ini juga kembali menjadi pembalap di tim ART pun menyatakan kesiapannya untuk bisa bersaing pada gelaran kejurnas IRS 2018. Tahun ini, ia menyatakan jauh lebih fokus dan siap, karena akan diturunkan pada kelas Sport 250 cc saja.

“Tahun ini kami siap mewarnai podium kejurnas IRS 2018. Persiapan bisa dilakukan matang, saya yakin bisa memberikan yang lebih baik dari apa yang sudah dicapai di tahun 2017,” ujar pembalap asal Yogyakarta yang kerap dipanggil Momon tersebut pada kesempatan yang sama.

Selain memiliki komposisi pembalap yang mumpuni, tahun ini tim balap ART selaku tim satelit terbaik di tanah air juga didukung oleh beberapa pihak yang mempunyai keahlian pada bidang balap roda dua. Ada 8 pihak pendukung yang akan hadir menemani ART pada ajang balap tahun 2018 yaitu Astra Honda Motor, KYT Helmet, FIFASTRA, Asuransi Astra, Pirelli Tyre, Nissin, Showa dan SSS.

“Kami ucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak pendukung, dan juga semangat untuk tim yang akan bertanding setahun penuh. Satu HATI kita majukan dunia balap Indonesia,” tutup Lo Sie Nyuk sembari tersenyum.

Daftar 15 Rider Astra Motor Racing Team di 2018

ART Jakarta

Team Advisor – Benny Djati Utomo
1. Sudarmono – Kejurnas IRS 250cc
2. Sigid PD – Kejurnas IRS 250cc
3. Wawan Hermawan – Kejurnas IRS 150cc
4. Aditya Pangestu – Kejurnas IRS 150cc

ART Kalimantan Barat

Team Manager – Iwan Hari Susilo
1. Yossie Legisadewo – Kejurnas IRS 250cc, Kejurnas IRS 150cc, Kejurnas Motorprix MP1 & MP2
2. Roedy Salim – Kejurnas Motorprix MP1 & MP2
3. Panji Setiawan – Kejurnas Motorprix MP3 & MP5
4. A Fahri – Kejurnas Motorprix MP5

ART Yogyakarta

Team Manager – Rudi Hadinata
1. Fitriansyah Kete – Kejurnas IRS 250cc, Kejurnas IRS 150cc, Kejurnas Motorprix MP1 & MP2
2. Dicky Ersa – Kejurnas IRS 250cc, Kejurnas IRS 150cc, Kejurnas Motorprix MP1 & MP2
3. Anggi Permana – Kejurnas Motorprix MP1
4. Afridza Syach – Kejurnas IRS 250cc, Kejurnas IRS 150cc (Asia Talent 2018)
5. Aditya Prakoso – Kejurnas Motorprix MP3 & MP5 Astra Honda Racing School 250cc
6. Herjun AF – Kejurnas Motorprix MP3 & MP4 Astra Honda Racing School 250cc (Thailant Talent 2018)
7. Afi Capirossi – Kejurnas Motorprix MP5 & MP6 Astra Honda Racing School 150cc

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *