Mario Iroth Wheel Story 5: Menuju Nordkapp, Norwegia

Di hari ke-284 angka di speedometer motor Honda CRF 250 Rally besutan Mario Iroth telah mencapai 33.959 kilometer. Artinya Mario Iroth dalam perjalanan Wheel Story 5, telah memasuki Eropa Utara, tepatnya dia sedang menuju NordKapp, sebuah wilayah paling utara di Norwegia yang dapat dilewati sepeda motor. Bagaimana kisahnya ? Simak saja di halaman ini.

Perjalanan bermula ketika kami meninggalkan campsite dari Hamburg Jerman menuju arah utara hingga masuk Denmark dan petualangan di Scandinavia pun dimulai. Kami mampir bermalam di Aarhus sebelum mengambil Ferry di Hirtshals menuju Larvik Norwegia dengan kapal ferry yang besar dan mewah. 3 jam kemudian kami tiba di daratan Norwegia, jam 3 subuh namun matahari mulai bersinar, perjalanan 140 km menuju Oslo saya nikmati sambil menghirup udara bebas berada di lautan pinus bagai lukisan sampai terdengar suara angin merdu diantara pegunungan yang menawan.

Mario Iroth bersama Todung Mulya Lubis, Dubes Indonesia di KBRI Oslo

Kami mampir di KBRI Oslo, berbincang dengan Duta Besar Todung Mulya Lubis bersama staff tentang petualangan bermotor Wheel Story yang akan melengkapi petualangan di titik paling utara Benua Eropa yang tepat berada di tanah Viking ini. Tak lupa juga kami melihat dengan jelas kapal Viking yang masih utuh terjaga rapi di Viking Ship Museum.

Ditemani hari yang cerah, perjalanan dilanjutkan ke arah Timur hingga Stockholm Swedia. Riding di antara gedung tua yang cantik hingga mencium aroma laut Baltik, dan dari jalan E4 melewati pesisir teluk Bothnia ini membawa saya hingga Arctic Circle, salah satu dari lima lingkaran lintang yang memetakan bumi. Dan saya berdiri tepat di lingkaran Arctic yang pada masa itu matahari tetap terlihat padahal sudah malam hari atau biasa disebut fenomena Midnight Sunyang terjadi pada musim panas di belahan bumi bagian utara.

Nampaknya cuaca mendukung perjalanan saya menuju utara. Semangat terus mengendarai motor dengan latar belakang langit biru dipadu perbukitan hijau dan luas, tampak es yang tidak mencair penuh di sela sela pegunungan. Rumah-rumah dengan ciri khas daerah Scandinavia tampak jelas dari kejauhan, disini memang tidak ada polusi, pandangan jernih walau anginnya terasa dingin namun suasana seperti ini bikin betah. Terkadang awan kelabu menutupi langit biru namun tidak akan pernah gelap. Hanya ketika melewati terowongan panjang baru berasa seperti malam hari.

Di jalan tak henti hentinya berpapasan dengan biker yang juga baru pulang atau sementara menuju Nordkapp, namun mereka selalu heran melihat plat nomor motor saya yang sama sekali berbeda dengan kebanyakan yang mereka jumpa. Ini kesempatan saya menunjukkan kalau Indonesia juga punya petualang bermotor.

Dan tak terasa, diujung jalan matahari tepat berada di depan saya seolah menunggu kedatangan saya. Plang bertuliskan Nordkapp tinggal 13 km lagi, saya langsung gas dalam-dalam motor saya dan sudah terlihat bangunan terakhir di ujung utara. Berdirilah sebuah globe menandakan disitu titik paling utara dari benua Eropa. Perasaan penuh semangat dan senang bercampur aduk ketika berhasil menginjakkan kaki di Nordkapp. Sekali lagi petualangan Wheel Story sukses riding cape to cape (South Cape di South Africa & North Cape di Norwegia).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *