Wheel Story 5: Tiba Di Baltic Saatnya Service Motor

Perjalanan overland touring bertajuk ‘Wheel Story 5’ yang dilakukan Mario Iroth bersama pasangannya seolah tidak ada hentinya. Guna menunjang perjalanan agar tidak menemui kendala, maka pada hari ke-296 tepat angka kilometer menynentuh 36.301, Mario menyempatkan motornya untuk diservice saat berada di wilayah Baltic (Estonia, Latvia, Lithuania).

Kami menumpangi ferry untuk menyebrang selat Finlandia. Ferry itu membawa kami kurang lebih 3 jam dari Helsinki ke Tallinn – Estonia dan petualangan di negara Baltik pun dimulai. Disini Bahasa dan budaya sudah berbeda dengan negara yang dikunjungi sebelumnya. Harga barangpun terasa lebih murah terutama saat ini bensin di SPBU lebih murah dibanding negara di Scandinavia yang harga bensinnya sangat fantastis. Riding ke arah selatan menuju kota Parnu dan kami mendirikan tenda di salah satu Campsite beberapa kilometer diluar kota Parnu sore itu.

Hari berikutnya disambut pagi yang cerah. Kami langsung gas menuju Latvia. Riding dari utara Latvia melewati kota Riga hingga arah selatan Latvia hanya berjarak sekitar 200 km ditempuh tak kurang dari 3 jam dan ketika sore tiba kami pun sudah berada di Lithuania sebelum kota Vilnius. Setibanya di Vilnius kami disambut oleh rider setempat, Asta dan Linas (2wheeledadventures.com) yang baru saja menyelesaikan petualangan bermotor keliling dunia selama 2 tahun.

Kamipun menginap di ruman Asta sambil berbagi pengalaman dan diwaktu yang sama motor Honda CRF250Rally tunggangan Wheel Story mendapatkan servis rutin di Nippon Honda di Vilnius. Manager dealerpun menyambut hangat kedatangan motor berplat nomor Indonesia. Motor kamipun seharian di bengkel dan ditangani mekanik handal. Tak lupa juga kami mampir di salah satu toko aksesoris terkenal di Vilnius dan menyapa Biker lokal disana.

Dan setelah semuanya beres, waktunya kami berpisah bersama kawan-kawan di Vilnius. Dari sana kami sempatkan menikmati Trakai Castle, Istana unik yang dibangun pada abad ke 14 di atas pulau di danau Galvė. Setelah itu kami terus berkendara melewati jalanan desa menikmati pertanian dan perkebunan serta rumah rumah tua hingga mendekati perbatasan dengan negara Polandia , namun kami memutuskan untuk kemping didaerah pedesaan di kelilingi ladang gandum dan menikmati malam terakhir di Lithuania.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *