Ini Yang “Hilang” Di Shopee Parjo Red Carpet 2018

Berlokasi di The Hook, Jakarta Selatan, Pekan Raya Indonesia 2018 hari ini (13/09/2018) resmi mengumumkan kegiatan baru bernuansa otomotif yang bernama ‘Shopee Parjo Red Carpet 2018’. Kegiatan ini akan berlangsung pada tanggal 27 September – 7 Oktober 2018, di Hall 9 dan 10 ICE BSD Serpong Tangerang.

“Kehadiran Shopee Parjo Red Carpet ini adalah yang pertama kalinya bagi Pekan Raya Indonesia untuk dapat mendukung industri kreatif otomotif di Indonesia. Dengan memberikan kesempatan bagi para builder lokal untuk mempertunjukkan hasil karyanya, kami harap kami dapat mendukung perkembangan industri kreatif otomotif ini untuk terus berkarya dan menginspirasi masyarakat,” ungkap Ryan Adrian, Presiden Direktur PT Indonesia International Expo.

Shopee Parjo Red Carpet 2018 di Pekan Raya Indonesia 2018 akan bertemakan “Indonesia Creative Movement” yang tujuannya menjadi wadah bagi builder lokal yang belum banyak dikenal oleh masyarakat untuk menampilkan hasil karyanya kepada pengunjung.

Seperti penyelenggaraan di tahun-tahun sebelumnya Parjo tetap membawa konsep selayaknya pasar jongkok agar pengunjung dapat mengeksplorasi beragam karya seni otomotif, produk suku cadang dan berinteraksi dengan para builder serta komunitas otomotif.

Event ini akan mendapat dukungan dari platform digital Shopee for Men. “Shopee Parjo Red Carpet di Pekan Raya Indonesia 2018 ini merupakan momen yang tepat bagi kami untuk dapat berinteraksi langsung dengan para konsumen. Belanja online sudah menjadi bagian dari gaya hidup pria. Kami berharap Shopee for Men menjadi platform yang memberikan lebih banyak pilihan berbelanja otomotif dan hobi-hobi lainnya,” kata Brand Manager Shopee Indonesia, Rezki Yanuar.

Yang “Hilang” Di Shopee Parjo Red Carpet 2018
Sebagai event Parjo indoor yang pertama tentunya ada sejumlah event yang ‘hilang’ dari penyelenggaraan Parjo sebelumnya.

“Selama ini event Parjo dikenal outdoor, dan kali ini diadakan indoor. Pastinya ada sesuatu yang hilang, pastinya panas Matahari hilang. Kemudian beberapa aktifitas outdoor seperti freestyle bikers camp untuk tahun ditiadakan karena menyesuaikan dengan venue acara,” kata Agus Gusno, selaku Founder Parjo.

Meskipun aktifitas demikian Parjo sebagai pasar jongkok otomotif tetap memberikan sesuatu yang baru seperti: Display yang lebih tertata, Builder Gathering, Custom Exhibition yang menampilkan puluhan motor dan mobil custom, dan Indonesia Die Cast Expo, dan lain-lain.

“Hal yang baru di Shopee Parjo Red Carpet 2018 ini kami berhasil mengumpulkan 25 builder motor baik builder senior maupun junior. Nantinya mereka menampilkan hasil karya di ajang ini. Acaranya bukan kompetisi, namun hasil karya mereka yang terbaik akan kami ajak ke Motor Bike Expo 2019 di Verona Italia,” tutup Gusno.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *