ExxonMobil Targetkan Ranking 3 Besar Produsen Pelumas Di Indonesia

PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (EMLI) pasca mengakuisisi saham PT Federal Karyatama beberapa waktu lalu, kini pasang target ranking 3 besar sebagai produsen pelumas di Indonesia.

EMLI saat ini memegang hak atas 2 merk pelumas terkemuka yaitu Mobil1 dan Federal Oil. Menariknya dua merk oli ini menjadi sponsor di ajang balap Moto2 bersama tim Federal Oil Gresini, dan Formula 1 Red Bull Racing dengan brand Mobil1 TM.

“Untuk brand Federal Oil saat ini sudah menjadi salah satu pemain utama pelumas di Indonesia. Kami berharap agar brand Mobil bisa menyusul popularitas Federal Oil l,” ungkap Patrick Adhiatmadja, Head of Indonesia Lubricants Market Indonesia dalam jumpa pers secara virtual yang berlangsung pada Rabu (09/09/2020).

PT Federal Karyatama diakuisisi ExxonMobil pada tahun 2018, EMLI terus melakukan penetrasi market. PT Federal Karyatama kini fokus memproduksi pelumas merek MobilTM dan Federal Oil di pabrik berstandar international yang berada di Kawasan Industri Cilegon, Banten dengan luas 2 hektar yang berdiri pada 23 Agustus 2017.

Pabrik EMLI sanggup memproduksi pelumas hingga 700 ribu barrel per tahun, khusus pelumas merk MobilTM masih dalam proses pemindahan produksi secara bertahap dari pabrik ExxonMobil yang berlokasi di Jurong, Singapura.

“Saat ini EMLI sudah banyak mendukung bisnis B2C dan B2B di Indonesia, karena bisnis itu tidak menyasar konsumen roda dua dan roda empat, namun juga Industri transportasi, manufaktur, pertambangan dan energi.

Saat ini kami terus berupaya melakukan integrasi jaringan distribusi penjualan pelumas yang fokus pada area potensial di wilayah Jawa, Bali dan Sumatera,” papar Patrick Adhiatmadja.

Menariknya PT EMLI yang sudah mempunyai pengalaman lebih dari 30 tahun, telah menjangkau lebih dari 10 juta konsumen di Indonesia dengan merek Federal Oil dan lebih dari 15 ribu bengkel independen yang dilayani distributor di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *