Lebih dekat dengan Dina Zildea (Dhea), Lady Bikerz WOW

IMG_6036

Yuk kita kenalan ama Lady Bikerz WOW (Woman On Wheels) yang dijumpai Motobikerz.com pada acara Soft Launching REVPRO Shop hari Minggu, 25 Mei 2014 kemarin. Wanita periang ini sebenarnya sudah lama dikenal Motobikerz.com namun baru kali ini ngobrol-ngobrol agak panjang sekaligus foto bareng 🙂

Bicara soal Lady Bikerz, Dhea memberikan komentar bahwa seorang Lady biker adalah wanita pengendara sepeda motor wanita yang benar-benar menjiwai dan mencintai dan menyatu dengan tungganan kita dalam susah dan senang bersama.

“Lady biker bagi aku mereka yg memiliki jiwa tangguh dan mental pemberani, namun tetap respect other dan safety ridding, juga menginginkan kebebasan, menikmati keindahan serta menghidupkan hidup semakin hidup, dan bersosialisasi sesama biker,” bebernya.

“Aku dan para lady bikerz yang lainnya, kita bisa menyalurkan hobby yang positif tanpa mengurangisisi feminine dan kodratnya, persamaan gender dan menggembangkan bakat dalam bidang otomotif juga menambah rasa percaya diri dan ketrampilan tenik mengendarai motor dengan safety riding course,” tambahnya kepada Motobikerz.com.

Sebelumnya Motobikerz pernah melihat Dhea bawa Ninja 250 dan kali ini adalah Ducati Monster, maka timbul pertanyan soal pengalaman yang paling berkesan ketika mengendarai Kawasaki dan Ducati?

“Aku disini mau sebut Ninja 250 sebagai Redza ya,” katanya sebelum ia bercerita lebih panjang.

“Jadi pengalaman riding sama Redza, dan yang paling berkesan banged pas safety ridding di Senayan bareng Polwan dimana aku ditantangin sama Pelatih Polwan Bapak Bambang dan Ibu May Polwan untuk Freestyler layaknya para polwan,” ceritanya.

“Hanya 30 menit teory yang aku dapatkan dan aku tetap semangat mencoba dan menerima tantangan Ibu may untuk Standing dan Sleeping di atas motor berjalan ha.. ha..,” katanya sambil tertawa lebar.

“Pada awalnya sih deg degan juga.. tapi pas di coba sumpah enjoy abis dan ngerasain freedom banged hilang semua gundah galau gulana ha ha.. karena kita tau cara dan tehnik yang benarnya dan akhirnya beberapa style sudah di kuasai Dhea untuk berdiri diatas motor dan tidur diatas motor berjalan,” paparnya.

Ngomong-ngomong Dhe ini Pernah menjadi juara “1” saat event Anniversary PBC Senayan yaitu lomba “Ring of Fire” dan menurutnya susah susah gampang ikut lomba ini, melatih ketangkasan, keseimbangan dan teknik yang tepat untuk memasukan 5 Ring ke dalam Cone yang tersedia dengan mengendarai motor berjalan.

“Slowly but sure!! And im the winner.. Alhamdulillah,” ujarnya.

Selain itu Redza pernah dibawa touring ke Puncak, dalam acara 1st Anniversary WOW dan saat bekelok-kelok dan merebah dengan indahnya udara yang sejuk dan hamparan pohon teh disekelilingnya semakin menikmati hidup ini, apalagi saat saat merebah ditikungan puncak yang benar-benar bisa dinikmati dengan kecepatan tertentu.

“Sesekali saya berteriak berucap syukur atas keindahan yang Allah telah ciptakan, dan Redza pernah ke Gunung Salak menuju Situ Ngumpet dengan medan liukan liukan dan pohon pinus disekeliling, disana kita merasakan hembusan udara segar dengan belahan jiwa terasa semakin semangat untuk tetap hidup 1000 tahun lagi,” tambah Dhea dengan penuh senyuman.

Sedangkan pengalaman riding sama Reddy yaitu Ducati Monster-nya banyak banget.

“Aku pernah dikira laki laki saat mengendarai Reddy (nama tunggangan aku Ducati Monster), kejadiannya pas touring ke Cipanas banyak yang memperhatikan aku saat mengendarai Reddy, dan pas bermacet ria pernah saya di salip sama motor Ninja dan berhenti berbarengan di sebuah lampu merah sampingan.. saya cuma bilang motor lo keren.. dhea sambil buka kaca helm, senyum dan kasih jempol.. eh malah tu cowo kaget dikira dhea cowo.. heheheh,” cerita Dhea yang selalu banyak tawa.

Dhea awalnya mengenal dunia motor sejak remaja tahun 1999 sejak masih sekolah. Dulu ada sebuah motor Honda dari orangtua-nya yang dia tunggangi, ketika sudah bekerja dan mendapatkan penghasilan sendiri kemudian Dhea mulai membeli motor sendiri antara lain Honda (dengan type berbeda), Yamaha, Kawasaki Ninja 250R, dan terakhi Ducati Monster 795ABS.

“Semua Dhea dapatkan dengan jerih payah hasil keringatnya sendiri bekerja sebagai karyawati di sebuah Perusahaan EPC divisi Engineering dibilangan Pondok Indah Office Tower,” jelasnya.

“Perjalanan ini tidak mudah, semua berawal dari sebuah mimpi. Dream, believe and make it happen!! Dream what u want to dream, and be what you want to be!!” ucapnya. Dari awal Dhea bermimpi untuk memiliki motor sport dan mengendarainya suatu saat, dengan keyakinan itu cewek metal ini terus berusaha dan bekerja keras agar dapat menunggang kuda besi impiannya.

Tahun 2012, bulan January di hari ulang tahunnya berbekal pengalaman dan segambreng informasi Dhea membeli Kawasaki Ninja 250R, dan kini ia menambah dengan Ducati Monster 795ABS yang dibeli pada bulan January 2014.

Bio data:

  • Nama Lengkap :Dina Zildea (Dhea)
  • Tempat tanggal lahir : Jakarta, 2 January
  • Anak ke: 1 dari 5 bersaudara (adiknya cowo semua)
  • Makanan kegemaran: Mpe-mpe, lasagna (berbagai pasta), asinan & rujak
  • Hobby: Otomotif, Motor, Photography, Renang, Traveling, music
  • Kegiatan sekarang yang sedang dijalaninya: bekerja karyawati, berkomunitas dengan WOW, bersosialisasi, hunting foto.

4 thoughts on “Lebih dekat dengan Dina Zildea (Dhea), Lady Bikerz WOW

  1. ternyata doyan pempek jg 😮

  2. Wihhh gaji nya besar juga ya.
    Cewe bisa beli moge sendiri.
    Siip!

    Monggo mampir … http://littlewawan.blogspot.com/2014/05/apa-itu-cafe-racer.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *