Tips: Kapan saatnya mengganti ban motor?

IMG_6824

Kapan saatnya kita harus mengganti ban motor? Tunggu sampai jatuh korban? Ohh.. jangan bro. Malah sebaiknya kita jangan menunggu ada korban baru mau mengganti ban.

Masa pakai tiap ban sangat bervariasi dan tidak bisa diperkirakan. Nah.. untuk alasan ini MICHELIN merekomendasikan kepada semua pemilik kendaraan untuk senantiasa memperhatikan tampilan luar ban, berkurangnya tekanan angin, atau kejanggalan lainnya (getaran, kebisingan, tarikan pada sisi ban) yang menandakan ban harus diganti.

Selain pemeriksaan berkala dan penyesuaian tekanan pada ban, MICHELIN juga merekomendasikan agar semua ban diperiksa secara berkala, dan menilai apakah ban tersebut bisa terus dipergunakan.

Setelah lima tahun penggunaan atau lebih, pemeriksaan ini harus dilakukan setidaknya setahun sekali. Dimana Jika diperlukan, ikuti rekomendasi penggantian perangkat asli dari produsen mobil.

Sebagai tindakan pencegahan, jika ban tidak diganti setelah 10 tahun dari masa produksi, MICHELIN merekomendasikan untuk mengganti ban dengan ban baru walaupun terlihat masih bisa digunakan dan tidak terlihat adanya indikasi aus pada indikator aus pola tapak.

Ban merupakan salah satu bagian motor yang sangat penting namun biasanya kurang diperhatian para pengendara. Hal pertama yang perlu diketahui adalah memilih ban dengan tipe pattern / kembangan dan ukuran yang sesuai aplikasi motor.

Penggunaan ban yang tidak sesuai akan mengakibatkan ketidak nyamanan, bahaya bagi pengendara motor, dan kerusakan yang tidak normal. Selain itu membebani motor dengan berat berlebihan akan mengakibatkan kerusakan ban.

Kebiasaan menambah kecepatan tiba-tiba dan mengerem mendadak selain memboroskan bahan bakar akan membuat ban cepat habis.

Agar ban berfungsi maksimal, keausannya merata, dan bertahan lama, periksa tekanan angin secara teratur serta disesuaikan dengan rekomendasi pabrikan motor.

Membersihkan kerikil dan benda lain yang terselip di alur ban akan menghindarkan dari kerusakan. Karena ban terbuat dari campuran karet dan berbagai bahan kimia, hindarikan ban dari minyak, bahan kimia yang merusak, panas berlebih, dan benda-benda tajam.

Pastikan selalu ban masih layak digunakan dengan memeriksa batas keausan ban. Dan SEGERA ganti dengan ban baru bila kedalaman alur ban tersisa 0,8 mm. Jangan tunggu ban sampai botak bro.

Your comment: