Michelin & Planet Ban gelar Posko Mudik 2014, pengisian nitrogen gratis

20131113_103733

Untuk mendukung terciptanya keselamatan berkendara selama musim mudik 2014, PT Michelin Indonesia (MICHELIN) bekerjasama dengan Planet Ban akan menggelar posko mudik 2014.

Kegiatan ini akan berlangsung di 10 gerai Planet Ban yang tersebar di jalur pantai utara Jawa (Pantura) mulai area Jabodetabek hingga lintasan mudik area Pantura. Kegiatan ini akan berlangsung H-7 & H+7 atau mulai 21 Juli – 3 Agustus 2014.

Toko yang akan ikut menjadi posko Mudik Michelin – Planet Ban di tahun 2014 ini adalah Cimone, Balaraja, Kalimalang, Lenteng Agung, Kramat Jati, Cimanggis, Tambun, Tajur, Cikampek Kota, Palimanan, Soekarno Hatta (Bandung) dan Cileunyi.

Pada tiap titik posko mudik MICHELIN-Planet Ban ini, setiap pengendara motor mendapatkan berbagai fasilitas. Misalnya pengecekan ban dan pengisian nitrogen secara gratis serta menu takjil berbuka puasa yang disiapkan bagi para pemudik yang melewati lokasi posko mudik tersebut.

Country Commercial Market Product Manager 2W (Motorcycle) Product Line PT Michelin Indonesia, Bayu Surya Pamugar Sugeng menjelaskan, pelaksanaan posko mudik MICHELIN dengan Planet Ban ini merupakan bagian dari komitmen dan tanggung jawab perusahaan untuk selalu memberikan edukasi terkait pentingnya pemahaman pada ban kendaraan bermotor terutama perhatian dan kesadaran pada ban.

“Melalui posko mudik ini kami ingin mengajak masyarakat dan pengendara roda dua untuk lebih peduli dengan ban ketika ingin berkendara. Dengan memahami dan mengerti kondisi ban sebelum berkendara, maka hal itu juga dapat menurunkan risiko kecelakaan di jalan raya, terutama pada masa-masa arus mudik dan arus balik” jelas Bayu di Jakarta.

Marketing Manager Planet Ban, Bagus Ardian mengatakan, di setiap posko mudik MICHELIN – Planet Ban ini juga tersedia produk-produk ban roda dua untuk berbagai ukuran.

“Kami gembira dapat bekerjasama dengan MICHELIN untuk mendirikan posko mudik 2014. Melalui kegiatan ini kami berharap para pemudik dapat berkendara dengan aman dan lebih nyaman dengan kondisi ban yang lebih baik,” kata Bagus.

Data Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mencatat, selama 2013 sebanyak 119.560 sepeda motor terlibat kecelakaan lalu lintas. Tingginya angka kecelakaan ini selain disebabkan oleh tingginya populasi roda dua yang mencapai 86,25 juta unit, juga dipengaruhi oleh rendahnya kesadaraan untuk tertib berlalu lintas. Sementara angka kecelakaan pada saat mudik tahun lalu, mencapai 3.512 kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan 760 orang meninggal dunia, 1.252 luka berat, dan 4.610 luka ringan.

Menteri Perhubungan E.E Mangindaan memprediksi tahun ini akan ada 1 juta pemudik yang menggunakan motor. Dengan jumlah yang cukup banyak ini rentan terjadi kecelakaan lalu lintas di jalur pantura saat arus mudik dan balik mendatang. Ia juga memperkirakan 70% kecelakaan terjadi pada kendaraan roda dua.

“MICHELIN akan selalu mendukung upaya-upaya untuk mewujudkan road safety demi mengurangi angka kecelakaan lalu lintas, apalagi sebagian besar kecelakaan lalu lintas melibatkan pengendara roda dua,” tambah Bayu.

Sejak resmi menangani distribusi ban two wheels di akhir 2012, Michelin Indonesia terus berusaha meningkatkan layanan dengan memperluas akses jaringan dan menambah varian produknya. Saat ini ban Michelin tersedia mulai ukuran ring 14 – ring 17 dengan harga yang kompetitif.

Di tahun 2014, MICHELIN telah merilis produk terbarunya yaitu MICHELIN Pilot Power 3 yang ditujukan bagi motor sport diatas 250 cc. Sebelumnya, MICHELIN juga telah memasarkan produk MICHELIN Pilot Street dan Pilot Street Radial.

Produk ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan para pengguna sepeda motor (Bikers) di Indonesia terhadap produk ban berkualitas yang memberikan tingkat keamanan tertinggi, dan kenyamanan serta daya tahan yang lebih baik.

“Seluruh produk ban MICHELIN merupakan ban Tubeless yang telah melalui proses riset yang detil dan sudah sangat teruji. Karena itu ban MICHELIN dapat menjadi teman mudik yang aman, tahan lama dan tentunya menyenangkan di jalan raya,” tutur Bayu.

Your comment: