TVS dukung Sri Lestari melintasi Sumatra “Sky is Not Even the Limit..!

Meet&Greet

Bertempat di dealer TVS Palembang, Jalan Kolonel Burlian KM 6,5, acara Meet Greet Sri Lestari Tour Inspirasional Lintas Sumatra 2014 dilakukan pada tanggal 30 September kemarin.

Acara ini dilakukan untuk menyambut kedatangan Sri Lestari di Palembang serta menginformasikan kepada media massa mengenai tour Inspirasional Lintas Sumatra yang dilakukannya sejak awal September lalu.

Setelah melalui 16 kota, Sri Lestari akhirnya tiba di kota Palembang. Separuh perjalanan sudah ditempuhnya dengan mengendarai TVS Rockz sejak berangkat dari Pulau Weh, Aceh.

Pada acara Meet & Greet ini, Sri Lestari berbagi cerita mengenai perjalanan tournya yang diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang sehingga tetap semangat berkarya dan berprestasi walaupun memiliki hambatan fisik.

Dari pihak TVS Motor Company Indonesia, Herry Budijanto Dragono sebagai Chief Marketing Officer, turut bercerita mengenai latar belakang partisipasi TVS dalam Tour Inspirasional Lintas Sumatra 2014. Tak lupa pula trik Magic Marketing yang menjadi ciri khas beliau di TVS, didemonstrasikan pula untuk menghibur rekan-rekan media di acara ini.

Melalui kegiatan Tour Inspirasional Sri Lestari Lintas Sumatra, TVS ingin menjadi bagian dalam membantu para penyandang Paraplegia untuk memaksimalkan potensi hidupnya.

“Mengusung semangat 17 Agustus-an di bulan lalu dimana kita baru saja merayakan HUT Indonesia ke-69, diharapkan perjuangan Sri Lestari ini akan menjadi inspirasi bagi para kaum difabel untuk memiliki semangat kebebasan, memiliki mindset untuk bebas dari segala keterbatasan dalam meraih prestasi luar biasa dan juga mimpi-mimpi mereka” ujar Herry Budijanto Dragono (Chief Marketing Officer PT TMCI).

“Keterbatasan fisik bukanlah hambatan untuk sukses. Bahkan langit pun bukan batasan” tambahnya lagi.

Di kota Palembang ini, Sri Lestari bersama TVS melakukan aktivitas kunjungan motivasional ke sekolah, yaitu ke SMK Negri 5 dan juga ke Komunitas Difabel di Panti Sosial Bina Daksa Budi. Dari Palembang, Sri Lestari akan berangkat menuju Jakarta dengan melewati Batu Raja, Martapura, Kota Bumi, Lampung lalu menyeberangi Bakauheni.

Dijadwalkan pada tanggal 9 Oktober, Sri Lestari sudah sampai di Jakarta. Berbagai kegiatan akan dilakukan di Jakarta untuk mewujudkan misinya agar kaum difabel diberikan kesempatan yang sama sehingga tetap bisa berprestasi luar biasa seperti orang-orang normal lainnya. Salah satunya adalah bertemu dengan gubernur DKI Jakarta.

“Saya mengharapkan bantuan pemerintah untuk memfasilitasi berbagai akses yang bisa memudahkan kaum difabel seperti saya dalam beraktivitas”ujar Sri Lestari.

Trust, Value, Service yang merupakan etos dari TVS Korporat ditunjukkan lewat acara ini.

  • Trust, dengan saling mempercayai dan bekerja sama untuk pengembangan komunitas yang berpartisipasi secara aktif karena komunitas adalah agen perubahan yang sesungguhnya.
  • Value, menghormati kemanusiaan dengan mendukung komunitas difabel sehingga mereka bisa memaksimalkan potensinya dan juga memotivasi lewat kisah semangat perjuangan Sri Lestari sepanjang perjalanan touringnya yang menginspirasi dan menggugah hati orang banyak.
  • Service, TVS membantu masyarakat untuk menjadi produktif, melalui pengembangan di 5 fokus area yaitu ekonomi, pendidikan, lingkungan, kesehatan dan infrastruktur.

Menjunjung tinggi etos korporat tersebut, TVS memproduksi motor yang Kuat, Irit, Murah dan Tangguh dengan after sales service yang memadai diberikan kepada konsumen, seperti layanan TVS Online Spare Parts dan TVS Call Center.

”Hal itu terbuktikan lewat kepercayaan Sri Lestari memilih mengendarai motor TVS Rockz sebagai kendaraannya pada Tour Inspirasional Lintas Sumatra ini” tutup Herry.

Sekilas tentang Sri Lestari

Sri Lestari adalah seorang penyandang Paraplegia yang aktif memotivasi orang-orang seperti dirinya. Pada saat umur 23 tahun beliau mengalami kecelakaan yang menyebabkan dirinya menjadi lumpuh mulai dari pinggang kebawah.

Selama 10 tahun beliau terkungkung dalam rumah dan beranggapan bahwa beliau tidak hanya kehilangan fungsi kakinya tapi juga kebebasannya. Hingga Sri Lestari mendapatkan kursi roda dan memodifikasi motornya, akhirnya beliau kembali mendapatkan hidupnya dan kemandiriannya.

Tergabung dalam UCPRUK, beliau ingin agar penyandang difabel bisa tetap memiliki kebebasan seperti orang normal lainnya. Kebebasan untuk menikmati hidup dan juga beprestasi setinggi-tingginya ditengah keterbatasan fisik yang dimiliki.

Pada tahun 2013, Sri Lestari mulai melakukan touring inspirasional yang telah berhasil menyentuh hati banyak orang.Dan di tahun ini, bersama TVS dengan menggunakan motor TVS Rockz, Sri Lestari kembali melakukan tour Inspirasionalnya dengan rute Sumatra-Jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *