Yamaha ASEAN Cup Race 2014 di Sentul Pakai Ban IRC

20141206_125515

Ban sepeda motor terbaik Indonesia IRC menjadi “official tire” kejuaraan Yamaha Asean Cup Race (YACR) 2014. Ajang balap sepeda motor paling akbar se-ASEAN ini diselenggarakan di Sirkuit Sentul Besar pada 6 – 7 Desember 2014.

“Ini merupakan yang pertama kalinya kami menjadi ban resmi kejuaraan balap internasional. Tentu hal ini merupakan kesempatan yang luar biasa bagi kami dan kami sangat senang diberikan kepercayaan oleh Yamaha untuk menjadi ban resmi pada YACR 2014,” ujar Assistant Brand Manager IRC Dewi Puspita.

Screenshot_2014-12-08-15-35-20

Pada kesempatan ini, IRC mengeluarkan 2 ban balap terbarunya yang bernama Fasti 1 dan Fasti 3. Fasti 1 merupakan ban balap slick sedangkan Fasti 3 merupakan wet racing tire. Keduanya adalah ban balap terbaru produksi PT Gajah Tunggal Tbk yang memiliki kandungan Non Aromatic Oil (NAO) pada compoundnya dengan kemampuan grip yang handal. Ban-ban ini menjadi ban wajib yang digunakan oleh para pembalap yang mengikuti Yamaha Asean Cup Race 2014.

“NAO adalah prosesing oil yang kami gunakan dalam compound dimana gas emisi yang dihasilkan aman bagi lingkungan sekitar,” ujar Technical Manager Roda Dua PT Gajah Tunggal Tbk Yulfahmi.

YACR diikuti total 60 pebalap dari enam negara, yaitu Indonesia yang menurunkan 15 pembalap, Malaysia 12 pembalap, Thailand 11 pembalap, Filipina 9 pembalap, Jepang 9 pembalap, dan India sebanyak 4 pembalap. Mereka akan berkompetisi di tiga kelas yang dilombakan yaitu MT (Manual Transmission/Moped), ST150 (Sport YZF-R15), dan ST250 (Sport YZF-R25). Tak hanya itu, ban IRC Fasti 1 juga digunakan oleh pembalap Yamaha Moto GP Jorge Lorenzo yang turun di kelas ST250.

Sebanyak 1800 ban disiapkan IRC untuk event ini. Seperti yang dikatakan oleh Product Development Specialist Gajah Tunggal Dodiyanto, IRC menyiapkan dua tipe ban untuk YACR 2014, ban slick dan ban basah. “Kami siapkan IRC Fasti 1 dan Fasti 3. Fasti 1 untuk ban slik dan Fasti 3 untuk ban basah,” ucap Dodiyanto.

YACR 2014 menjadi ajang yang tepat bagi IRC untuk membuktikan bahwa ban produksi Indonesia sangat handal dan mampu beradaptasi dengan balapan dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *