Cargloss rangkul Proriders garap pasar Helm Premium di Tanah Air

Proses produksi helm Cargloss

Cargloss bukan nama baru di dunia otomotif. Pengalaman sekian tahun menjadi bekal Cargloss untuk mendukung keselamatan berkendara di jalan raya dengan memproduksi helm berkualitas.

Harry Suherman, Presiden Direktur PT Mega Karya Mandiri ingin masyarakat luas dapat membeli helm dengan kualitas yang standar, bahkan kalau perlu di atas standar. “Imbasnya besar sekali kepada ekonomi sebuah keluarga bila seorang kepala keluarga yang mencari nafkah mengalami kecelakaan yang beraikbat fatal terutama di bagian kepala.” ujarnya.

Harry Suherman

Harry Suherman, Presiden Direktur PT Mega Karya Mandiri

“Yang bisa kami lakukan adalah memproduksi sebuah helm dengan kualitas yang sangat memadai agar bila terjadi kecelakaan, cedera pada bagian kepala dapat dihindarkan dan helm berkualitas itu dijual dengan harga yang terjangkau tetapi tidak murahan. Helm Cargloss telah memenuhi standar SNI dan proses pengujian di laboratorium kami pun menggunakan parameter yang melampaui standar SNI.” beber Harry Suherman pada Jumat 12/12/14.

Keseriusan Cargloss dalam menghadirkan helm berkualitas dan terjangkau kepada masyarakat dibuktikan dengan akan melakukan studi banding ke pabrikan helm papan atas, Arai, di Jepang dalam waktu dekat ini.

“Dengan melakukan studi banding ini kami berharap dapat meningkatkan kualitas helm kami mendekati standar industri di Jepang,”.jelas Harry Suherman yang juga rider Harley-Davidson.

Ditanya apakah ada kemungkinan Cargloss memproduksi helm Arai untuk pasar Indonesia, Harry menjawab, “Helm Arai adalah helm yang sangat berkualitas dan menuntut standar produksi yang sangat tinggi.” jawabnya.

“Selama ini helm itu tidak pernah diproduksi di luar Jepang, dan jujur saja, teknologi dan infrastruktur yang kami miliki saat ini belum mampu menyamai produksi mereka. Jadi melalui gerai Cargloss Proriders, kami akan menjadi authorized distributor untuk seluruh wilayah Indonesia.” pungkasnya.

Saat awak media diajak menguji sebuah helm di laboratorium Cargloss, semua mesin penguji adalah mesin keluaran Italia dengan standar keselamatan Eropa.

Berbagai skenario kecelakaan diujikan pada sebuah helm half-face Cargloss. Mulai benturan dari atas, depan dan samping, skenario lepasnya tali pengikat dagu hingga uji benturan dengan ujung tombak logam dari ketinggian dua meter dengan beban empat kilogram. Helm itu masih utuh dan hanya lecet di lapisan luarnya saja.

Cargloss Proriders

Sejak tahun 2006, Cargloss telah memproduksi helm standar pabrikan produsen otomotif roda dua dan pangsa pasarnya lebih banyak B-to-B, atau Business to Business.

Dengan pengalaman itu, Cargloss ingin memasuki pasar helm sepeda motor yang lebih luas. Sejak pertengahan 2014 Cargloss telah mengakuisisi Proriders, sebuah chain store yang menjual apparel premium seperti Alpinestar, Arai dan VR 46.

Dengan mergernya Cargloss dan Proriders, maka toko apparel premium ini akan membuka lifestyle shop premium di FX Sudirman awal tahun depan dengan label Cargloss Proriders atau disingkat CPR.

Masih fokus pada pembukaan gerai eksklusif ini, Direktur CPR, Frans Hengky, mengaku belum berencana akan membuka cabang lagi.

“Kami masih fokus untuk memelihara brand yang kami jual di sini dan kami sebagai authorized distributor produk Arai, VR 46 dan Alpinestar siap melayani para konsumen dengan lebih baik dengan adanya lifestyle shop kami di FX Sudirman.” jawab Frans.

Dengan melebarkan sayapnya di pasar retail, Cargloss akan memproduksi helm premium yang akan segera diluncurkan pertengahan tahun depan.

“Helm premium Cargloss nanti akan menggunakan brand yang berbeda tapi saat ini kami belum bisa mengumumkannya,” kata Aries Gumbira, Direktur PT Mega Karya Mandiri, produsen helm Cargloss.

Melalui Cargloss Proriders inilah, kami akan berusaha lebih dekat dengan konsumen terutama pengguna motor premium yang menginginkan helm premium juga.” pungkas Ara, sapaan akrabnya.

ALBUM FOTOVisit Pabrik Helm Cargloss

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *