Tiger 1997 menjajal ban Michelin Pilot Street rute Denpasar – Jakarta

20141230_160119

Biker asal Bali ini, Bro Agus Arianto (34 tahun) ditemui Motobikerz pada hari Selasa, 30 Desember 2014 di kios Mas Bayu BAYCHII Shop di Jl. RM. Kahfi I No.18B Ciganjur Jakarta Selatan. Setelah diamati motor Honda Tiger warna hitam miliknya, ternyata sepasang pelek jari-jarinya dibungkus dengan ban Michelin Pilot Street (depan 110/70/17 dan belakang 140/70/17).

Wuih.. motor tahun 1997 ini yang tergolong sudah lawas, jadi semakin keren dengan tampilan pelek jari-jari ditambah dengan sepasang karet ban Michelin. Hal ini membuat Motobikerz.com penasaran apalagi motor berpelat Bali DK-2926-CZ secara khusus datang ke Jakarta dalam rangka menghadiri acara Jambore Bikers Nusantara 12 tahun HTML.

Agus mengatakan bahwa ia adalah salah satu member HTML Bali dengan NRA 1708, sebenarnya ia sudah pernah bertemu dengan Motobikerz a/n OTOSL.com dalam beberapa kesempatan, antara lain pada saat acara test ride Honda Revo AT pada bulan Juli 2010 (artikel referensi Weekend Bersama Honda Jalan-Jalan Ke Bali Part #1 dan Part #2).

Bicara soal sepasang ban Michelin yang sudah dipakai Bro Agus, disebutkan bahwa ia sebenarnya sudah sering mengganti ban dan baru bulan Mei 2014 yang lalu ia memilih ban Michelin Pilot Street.

“Alasan saya kali ini pilih ban Michelin karena produknya sudah tersedia di Bali, dan harganya terjangkau, apalagi kualitasnya ngga jauh beda dengan Battlax. Untuk kalangan menengah kebawah harganya masih bisa terjangkau,” kata Bro Agus yang sehari-harinya bekerja diperusahaan cargo ekspedisi di Bali.

“Ada beberapa merek lain yang mendekati tetapi karena merek Michelin ini berasal dari Perancis dan sudah terkenal, maka ngga ada salahnya saya ingin mecobanya,” tambahnya.

Kemudian obrolan berlanjut tentang pengalaman Bro Agus yang hobi menjalankan kegiatan touring, seperti yang lakoni saat ini. Agus riding ke Jakarta, selain meramaikan acara 12 tahun HTML juga ingin menyambut tahun baruan di Jakarta. Rute perjalanan turingnya dari Denpasar ke Jakarta melewati jalur selatan yang sarat dengan jalan pegunungan.

“Ngga ada masalah, baik dijalan kering, jalan basah, jalan lurus atau tikungan maupun jalan di pegunungan. So far sih bagus.. bicara soal grip dan daya cengkeram dari ban Michelin Pilot Street ini lumayan bagus. Kadang kita ragu-ragu saat menikung kalau pakai merek lain takutnya sliding, tetapi dengan ban Michelin ini saya malah bisa lebih percaya diri menikung di jalan basah. Kemarin lewat jalan selatan jalurnya kan lumayan juga, apalagi kondisi alam banyak hujan, tetapi saya tidak ada masalah,” beber Bro Agus.

Ketika ditanya tentang perkembangan tentang ban Michelin di Bali, maka iapun mengatakan, “Di Bali masih banyak yang belum pakai.. karena mungkin saja teman-teman belum aware dengan merek Michelin ini. Nah.. perjalanan turing saya ini bisa menjadi testimoni, kerena teman-teman juga menunggu cerita saya, apakah ban ini enak atau gimana. Ya.. semoga saja Michlein bisa berkembang dan diminati para bikers,” tutup Bro Agus.

2 thoughts on “Tiger 1997 menjajal ban Michelin Pilot Street rute Denpasar – Jakarta

  1. astiadi novie says:

    joossss om…

Your comment: