Sekilas Sejarah Yamaha Scorpio

The Scorpion King limited edition

“The Scorpion King Limited Edition” yang diperkenalkan di Vue Beach Club – Canggu, Bali, Sabtu 25 Januari 2014 adalah produk produk terakhir dari generasi Scorpio karena selanjutnya Yamaha Scorpio bakal tidak diproduksi lagi. Inilah sekilas sejarah Yamaha Scorpio sejak diperkenalkan tahun 2002.

Perlu diketahui bahwa setiap model Yamaha khususnya motor sport mempunyai garis keturunan. V-Ixion (R Series adalah keturunan pembalap), Byson (FZ Series – DNA petarung), Scorpio-Z Scorpio Z sangat spesial khususnya karena basic DNA-nya adalah motor legendaries Yamaha di luar negeri yaitu Yamaha Serow250 (XT250) Mountain Trail.

Motor ini merupakan garis keturunan penjelajah (Enduro Adventure Bike) dan bisa disebut juga SUV Sports Bike atau motor yang tangguh di berbagai medan. Mesin Scorpio sangat spesial karena basisnya Yamaha Serow XT250 yang memang didesain untuk motor penjelajah sehingga memiliki torsi dan power yang luar biasa.

Monocross suspension yang terdapat pada Scorpio dilahirkan dari dunia motor offroad, mampu meredam getaran dengan sangat baik, nyaman dan empuk baik dalam keseharian maupun petualangan.

Yamaha merupakan pionir pertama di dunia yang melahirkan ide tentang konsep suspensi tunggal. Seperti yang diaplikasikan pertama kali pada Yamaha YZ250 dan motor ini langsung jadi juara dunia di kompetisi internasional. Setelah itu kompetitior mengikuti ide suspensi tunggal Yamaha ini dengan lahirnya sistem Uni-Trak Kawasaki tahun 1979, sistem Pro-Link Honda di tahun 1981 dan sistem Full-Floater Suzuki tahun 1981.

Keistimewaan Scorpio lainnya adalah penggunaan Double Cradle Chassis dimana ide dasarnya adalah menciptakan motor dengan handling yang superior di segala medan dengan cara menggabungkan konstruksi sasis legendaris RX-King yang terbukti tangguh dan lincah di jalan raya, dengan suspensi Monocross yang terbukti tangguh di medan offroad serta mesin berbasis Yamaha Serow250.

Cirinya konstruksi rangkanya seperti memeluk mesin yang membuatnya lebih kokoh dalam menahan guncangan sehingga dengan segala keunggulan itu membuat Scorpio jadi kendaraan yang dapat diandalkan untuk aktivitas keseharian dan petualangan. Serta saat ini jadi favorit para modifikator karena konstruksi, sasis, monokrom dan mesinya yang mudah untuk dimodifikasi dan juga tampil gagah contohnya bisa jadi supermoto dan klasik (Deus ex Machina Indonesia).

Tiga Generasi Scorpio

Scorpio-G (2002-2004) : Merupakan RX-King versi 4 tak yang tenaganya bengis dan responsif seperti RX-King. Ciri khasnya lampu depannya model kotak dan tangkinya kotak seperti RX-King. Adapun mesin Scorpio-G masih diimpor utuh dari Jepang. Saat ini menjadi model yang langka karena jumlahnya hanya sebesar 4% dari total motor Scorpio yang pernah diproduksi.

Scorpio Z (2005-2010) : Ada perubahan dimana tangkinya jadi modern dan revolusi bentuknya lebih berotot, bentuk lampunya jadi bulat. Perubahan ini diminati konsumen sehingga penjualannya naik 400 %.

New Scorpio Z (2010-2013) : Perombakan total desain bodi dimana desainnya lebih gagah dan berotot dengan desain lampu yang iconic yang dicirikan dengan adanya mahkota (visor) juga tanda layaknya Raja dimana ada logo Yamaha di lampu senjanya yang terinspirasi dari motor besar Yamaha FZ8.

SPESIFIKASI

Tipe Mesin : 4 Langkah, 2 Valve SOHC, Berpendingin Udara
Diameter Langkah : 70,0 x 58,0 mm
Volume Silinder : 223 cm
Susunan Silinder : Cylinder Tunggal / Tegak
Perbandingan Kompresi : 9,50 : 1
Power Max : 13.4 kW@8.000 r/min (18.2 PS@8.000 r/min)
Torsi Max : 17.5 Nm@6.500 r/min (1.78 kgf-m@6500 r/min)
Sistem Pelumasan : Basah
Oli Mesin : Total : 1,4 Liter / Penggantian Berkala : 1,2 Liter
Karburator : (MIKUNI) BS30 x 1
Putaran Langsam : 13.4 kW@8.000 r/min (18.2 PS@8.000 r/min)
Transmisi : 5 Kecepatan (1-N-2-3-4-5)
Kopling : Basah, Kopling manual, Multiplat
Sistem Starter : Electric Starter dan Kick Starter

CHASIS

Tipe Rangka : Double Cradle
Suspensi Depan : Teleskopik
Suspensi Belakang : Lengan Ayun, Suspensi Monocross
Rem Depan : Cakram
Rem Belakang : Tromol
Ban Depan : 80/100-18 47P
Ban Belakang : 100/90-18 56P

ELECTRICITY

Beterai : GM7B-4B
Busi : NGK/DP8EA-9
Sistem Pengapian : C.D.I.

DIMENSION

Panjang x Lebar x Tinggi : 2.025 mm x 765 mm x 1.095 mm
Tinggi Tempat Duduk : 770 mm
Jarak Antar Roda : 1.295 mm
Jarak Ke Tanah : 165 mm
Kapasitas Tangki : 13 Liter
Berat Isi : 141 kg

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *