Touring Ke Paris WS3: Mengeksplore Tehran Iran

DSCF6648

Peturing asal Indonesia, Mario Iroth kembali menceritakan keberadaanya di Tehran Iran. Pasalnya ia cukup lama menunggu kiriman motor dari Mumbai India yang katanya butuh waktu 3 minggu sejak pertengahan Agustus 2015. Lalu, apakah yang dilakukan Mario Iroth selama di Iran?

Hampir sebulan kami mengeksplore negara Iran yang menjadi negara ke-7 petualangan Wheel Story season  3 dari Parijs Van Java ke Paris. Sambil menunggu tunggangan kami tiba di Pelabuhan Bandar Abbas, daerah Selatan Iran, kami menjelajah beberapa daerah mulai dari Tehran yang merupakan kota terbesar sekaligus Ibu Kota Iran, sampai kota Shiraz, kota bersejarah dan penuh cerita.

Di Tehran kami pun selalu mendengar percakapan bahasa Indonesia karena kami ikut berbaur dengan warga Indonesia yang tinggal di Tehran dan juga Mahasiswa yang ada di Iran hampir setiap hari bertemu di markas Muqaddam di pusat kota Tehran. Ya disana kami berbagi cerita, bercanda tawa dan masak masakan Indonesia bersama.

Lalu kami bergerak ke Selatan Iran, beberapa hari mengeksplore keindahan kota sejarah Shiraz dan sekitarnya, mulai keindahan Taman Eram yang menjadi tempat nongkrong warga Iran yang mengasikan dikala musim panas, sejuknya air terjun buatan di Qur’an gate, hingga kemewahan Mesjid Vakil di Shiraz. Namun semua itu belum lengkap kalau belum mengunjungi Persepolis berjarak sekitar 70 Km dari kota Shiraz, dan kita bisa melihat kota kuno bekas kekairasan Persia yang berarti kota bangsa Persia yang sudah ada sejak 2500 tahun lalu.

Berbaur dengan kehidupan warga iran yang ramah dan bersahabat pun tak kami lewatkan. Kami sempat tinggal di salah satu rumah sahabat kami di Marvdasht ,disana neneknya menunjukan bagaimana membuat karpet, lalu kami berkunjung ke perkebunan keluarga dekat Persepolis. Setiap pagi kami sarapan bersama dengan menu khas Iran, pastinya ada roti Barbari, cream keju, madu asli, telur rebus dan selai blackberry buatan sendiri sangat lezat apalagi sambil minum teh, favorit orang Iran.

Setelah motor kami tiba di Bandar Abbas dengan melewati beberapa pengecekan dokumen dan custom clearance yang cukup lama, kami pun mengirim kembali motor lewat kereta api menuju Tehran mengingat visa turis kami tidak lama lagi habis, di pantau dan di bantu oleh Bapak Sarwono (Atase Pertahanan RI di Tehran) dan kawan-kawan turut mengsukseskan petualangan Wheel Story season 3 mengeksplore Iran, mengambil landmark dekat Milad Tower di Tehran, bersama Pak ATHAN RI di Tehran diramaikan warga Indonesia yang berdomisili di Tehran dan Mahasiswa Indonesia di Iran melepas perjalanan Wheel Story menuju tujuan berikutnya yaitu Turki.

Sungguh pengalaman yang luar biasa dan akan selalu kami kenang. terima kasih juga kepada Castrol Power 1, Respiro Ridingware, Benelli Motor Indonesia, Michelin Pilot Road 4, Proman & Antis sponsorship Wheel Story season 3.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *