Solo Touring BORNEO hari ke-28, finish di Banjarmasin setelah 24 hari

Solo Rider Stephen Langitan (SL) akhirnya tiba di Banjarmasin setelah menyelesaikan satu putaran penuh (searah jarum jam) perjalanan Solo Riding BORNEO Lintas 3 Negara (Indonesia Malaysia dan Brunei). Start dari Banjarmasin tanggal 5 Januari dan finis di Banjarmasin 29 Januari 2017.

Dalam hal ini saya hanya menghabiskan waktu 24 hari hari perjalanan selama di Borneo tanpa ada kendala sedikitpun kecuali pengalaman seru saat masuk hutan perbatasan Malaysia – RI, dan juga saat melewati jalan mendebarkan di Kalimantan Utara. Ada banyak pengalamn dan teman baru yang dijumpai selama 24 hari, dan yang pasti semuanya tidak akan telupakan.

Perjalanan hari terakhir di Borneo di hari Minggu 29 Januari 2017 yang dimulai dari Simpang Kuaro Kab. Paser Kaltim dengan tujuan ke pelabuhan Trisakti Banjarmasin Kalsel via Tanjung Kab. Tabalong Kalsel.

Jam 08.00 setelah sarapan pagi di Warung Gandul, motor Suzuki Inazuma berjalan sangat pelan sebab melewati kawasan jalan rusak sampai ke perbatasan Kaltim. Hujan deras tadi malam masih menyisakan genangan air dan jalan tanah liat alias becek, bahkan ada banyak titik jalan yang sudah menjadi lumpur. Inazuma hanya bisa berjalan pelan dengan sabar, sampai saya sendiri harus buang air kecil di tempat yang sepi.

Jam 10.30 saya tiba di gerbang perbatasan antara Provinsi Kalimantan Timur dengan Kalimantan Selatan. Inazuma diparkir untuk berfoto sekaligus saya istirahat minum kopi, dan tidak lupa menempelkan stiker StephenLangitan.com di etalase kaca yang ada di warung. Beberapa orang di warung bertanya, dari mana mau kemana. Saya hanya menjawab bahwa tadi pagi saya dari Simpang Kuaro mau ke Tanjung.

Dalam waktu 30 menit di warung, saya juga sempatkan menelpon Kantor Cabang DLU di Banjarmasin untuk mendapat kepastian soal jadwal kapal laut menuju Pel. Tanjung Perak Surabaya dan jawabannya adalah ada, dan silahkan datang ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pukul 18.00. Hm.. saya langsung membuka Google Map, jarak dari perbatasan tempat saya berada saat itu sampai ke pelabuhan Trisakti tertulis 290 Km dengan waktu 6 h 30 min (6.5 jam). Bisa ngga ya?

Pukul 12.00 saya masuk Tanjung Kab. Tabalong Kalsel dan 4 orang anak muda biker Tabalong telah menunggu saya. Tanpa banyak bicara saya minta diantar ke warung makan untuk makan siang, dan mereka mengantarkan saya ke Warung Pelangi Soto Lamongan dekat bundaran Monumen Obor Tanjung Tabalong. Kali ini saya yang membayar makanan untuk anak muda biker Tabalong, karena sebelum-sebelumnya saya sering ditraktir makan. Jadi prinsipnya saya ingin berbagi rejeki.

Setelah satu jam lebih makan siang dan ngobrol santai, akhirnya saya harus meninggalkan Tanjung melanjutkan perjalanan. Tak lama kemudian saya kembali istirahat minum kopi sekitar pukul 15.00 untuk mengurangi rasa ngantuk.

Usai ngopi saya kembali melanjutkan perjalanan Solo Touring Borneo yang sudah mencapai rute akhir, Kota Kandangan saya lewati begitu saja padahal saya punya kontak yang bisa dihubungi. Setelah Kandangan keramaian lalu-lintas  terasa lebih ramai, dan saya sadar bahwa hari itu adalah Minggu dan banyak orang yang berlibur dan berpergian keluar kota membawa anak-anak.

Keramaian lalulintas ini semakin lama semakin ramai, saya harus ekstra hati-hati pasalnya dari arah lawan juga banyak kendaraan. Apalagi jumlah pemotor semakin banyak dengan jarak yang berdekatan. Rute ini mirip dengan jalan Cikampek – Bekasi yang ramai, disana-sini ada saja kendaraan roda dua. Kota Rantau dan Binuang saya lewati tanpa hambatan, kemudian masuk Martapura jalan mulai pelan bahkan sempat macet.

Di Bundaran Simpang Empat Banjar Baru saya kembali berhenti di SPBU Simpang 4BB untuk buang air kecil sekaligus mengontak Bro Iwan Banjarmasin untuk update lokasi. Pukul 16.00 di SPBU Simpang 4BB ini saya sempat membuat postingan untuk Group WA Bikers Borneo, agar kiranya bikers Banjarmasin dapat menjumpai saya di Pelabuhan Trisakti pukul 18.00 karena saya akan langsung membeli tiket kapal dan langsung naik.

Setelah itu saya bergerak dari SPBU Simpang 4BB menuju ke Trisakti Port Banjarmasin tapi sebelumnya saya isi bensin dulu di SPBU COCO Pertamina 61.707.01 tepatnya di Jl. A. Yani, Loktabat Utara, Banjar Baru Utara, Kota Banjar Baru (2.5 km dari Bundaran Simpang Empat Banjar Baru).

Kota Banjar Baru kemudian saya tinggalkan dan saya mengikuti GPS Google Maps melewati jalan baru lurus panjang yaitu Jl. Lingkar Selatan sejauh 25 Km sampai ke pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Puji Syukur kepada Tuhan Yang Maha Pengasih, akhirnya saya tiba dengan aman tanpa ada kendala apapun di pentu gerbang Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada pukul 17.45.

Tak lama kemudian datang bikers Banjarmasin, yiatu Bro Yuco dan Bro Iwan. Kemudian sahabat lama teman sekolah semasa SMA Immanuel Medan, Bro Anggara Butar-Butar yang lagi dinas di Banjarmasin juga datang menghampiri saya di pelabuhan Trisakti. Sebelumnya sewaktu di Banjar Baru saya sudah kirim pesan WA kepada Bro Anggara agar bisa bertemu di Pelabuhan Trisakti pukul 18.00.

Bro Iwan kemudian mengarahkan saya membeli tiket kapal di kantor PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Banjarmasin di Jl. Yos Sudarso Blok C No.4, Telaga Biru, Banjarmasin. Ternyata kapal KM Kirana baru datang dari Surabaya dan saya sudah bisa naik kapal pukul 20.00. Harga tiket untuk motor Inazuma masuk gol. 2.A Rp. 350 ribu dan penumpang kelas ekonomi Rp. 260 ribu.

Sementara menunggu waktu jam 20.00, Bro Anggra teman SMA Immanuel Medan mengajak saya makan malam. Setelah itu kembali mengantarkan saya ke kantor DLU Banjarmasin dimana motor Inazuma sedang diparkir dan saya berpisah dengan Bro Anggara karena ia harus bertugas menuju Palangkaraya. Terima kasih kepada Bro Anggara untuk jamuan makan malamnya.

Jam 20.15 sahabat bikers Banjarmasin, Bro Iwan dan Yuco datang menjemput saya di Kantor DLU Banjarmasin dan selanjutnya saya diantar ke pelabuhan Trisakti dengan jarak hanya 1 km. Tak lama kemudian motor Inazuma naik KM Kirana dan sayapun berpamitan dengan kedua rekan bikers Banjarmasin yang telah banyak-banyak membantu serta memonitor perjalanan Solo Touring Borneo Lintas 3 Negara selama 24 hari. Baca juga artikel ini pada saat saya baru tiba di Banjarmasin.

Terima kasih bro.. untuk semuanya. Kalian memang telah banyak membantu sejak saya start sampai finish. Pukul 21.00 kamipun berpisah dan saya masuk kamar VIP KM Kirana (dengan tambahan biaya Rp. 80 ribu yang dibayar di ruang informasi KM Kirana). Setelah mandi, saya rebahan dan seketika itu juga tertidur pulas sendirian di kamar VIP sampai pagi harinya.

Artikel berikutnya adalah artikel penutup perjalanan Solo Touring Borneo dihari ke-29-30-31 khususnya di daratan Pulau Jawa sampai finish di markas MotoBikerz.com di Cinere Depok hari Rabu, 1 Februari 2017.

SPONSORED BY:
SUZUKI – PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS)
FEDERAL OIL – PT Federal Karyatama
BOSCH – PT Robert Bosch
CST – CST Tire
SINNOB – Sinnob Gear

SUPPORTED BY:
KYT, 7GEAR, RESPIRO, IMI (Ikatan Motor Indonesia)

One thought on “Solo Touring BORNEO hari ke-28, finish di Banjarmasin setelah 24 hari

  1. […] Solo Touring BORNEO hari ke-28, finish di Banjarmasin setelah 24 hari (Simpang Kuaro – Pel. Trisakti Banjarmasin 360 Km) https://motobikerz.com/archives/20224 […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *